PENILAIAN EFEKTIVITAS PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI DI KAWASAN CAGAR ALAM PADANG LUWAY KABUPATEN KUTAI BARAT

Hasrul Nordiansyah, Ismail, dan Ismail Bakrie

Abstract


Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Kawasan Cagar Alam Padang Luway Kabupaten Kutai Barat.  Kawasan Konservasi memiliki fungsi yang sangat penting yaitu sebagai sebuah sistem penyangga kehidupan. Meski demikian, karakteristik biologis dan kepentingan pengelolaannya yang kompleks menyebabkan selama ini kawasan konservasi belum dikelola secara efektif sehingga mengalami kerusakan secara terus menerus. Hal tersebut mendorong dilakukannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi Cagar Alam Padang Luway berdasarkan nilai penting pada setiap siklus pengelolaan yaitu perencanaan, masukan, proses, dan keluaran dan mengetahui nilai komponen yang kurang pada setiap siklus pengelolaan yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan kawasan Cagar Alam Padang Luway.

Penelitian dilakukan pada kawasan Cagar Alam Padang Luway dengan menggunakan pendekatan Rapid Assessment and Prioritization of Protected Area Management (RAPPAM). Sebagai kawasan suaka alam, Cagar Alam Padang Luway merupakan kawasan yang memiliki fungsi sebagai lokasi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kondisi dan realitas objektif kawasan Cagar Alam Padang Luway menuntut upaya pengelolaan yang lebih terarah dan berkesinambungan serta lebih mendayagunakan potensi sumberdaya alam yang ada untuk kepentingan pendidikan dan kelestarian ekologis kawasan tersebut sehingga untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Cagar Alam Padang Luway perlu dilakukan penilaian dengan menggunakan metode RAPPAM. Hasil penelitian dengan menggunakan metode RAPPAM menunjukkan bahwa kawasan Cagar Alam Padang Luway memiliki nilai biologis maupun ekonomis tinggi tetapi kawasan ini belum dikelola secara efektif. Strategi yang dihasilkan RAPPAM lebih sesuai untuk kebijakan nasional, Untuk dapat diaplikasikan di tingkat kawasan konservasi masih dibutuhkan analisis lanjutan berdasarkan kondisi masing-masing kawasan sehingga diperoleh suatu strategi yang menjawab kebutuhan lokal kawasan tapi tetap dalam kerangka kebijakan nasional.

Pengelolaan Cagar Alam Padang Luway mempunyai potensi alam yang besar untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan konservasi alam, penyerapan dan penyimpanan karbon, serta pemanfaatan sumber plasma nutfah untuk penunjang budidaya,  akan tetapi belum termanfaatkan secara optimal.  Kegiatan prioritas tersebut adalah memberikan kesempatan kepada semua pihak (stakeholders) di dalam menjaga keberadaan Cagar Alam Padang Luway untuk kepentingan semua pihak serta meningkatkan keterpaduan pengelolaan dengan kerjasama kemitraan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya konservasi sumber daya alam.


Keywords


Pengelolaan, konservasi, dan cagar alam.

Full Text:

Pdf doc

References


Belokurov, A. 2008. Menilai Kawasan Lindung Dengan RAPPAM. Paper, disampaikan pada acara Training-Workshop RAPPAM Lingkup Kalimantan. Balikpapan, 22 Oktober 2008

Belokurov, A. Dan J. Ervin. 2008. Efektivitas Pengelolaan Kawasan Lindung; Review Alat dan Langkah Kritis. Paper, disampaikan pada acara Training-Workshop RAPPAM Lingkup Kalimantan. Balikpapan, 22 Oktober 2008

[BKSDA KALTIM] Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur. 2014. Rencana Pengelolaan Cagar Alam Padang Luway. Samarinda. Kalimantan Timur.

Ervin J. 2003. Rapid Assesment and Prioritization of Protected Area Management (RAPPAM) Methodology. World Wild Fund for Nature. Gland, Switzerland.

Ministry of Natural Resources and The Environment. 2006. Management Effectiveness of National and State Parks in Malaysia. Ministry of Natural Resources and The Environment. Putrajaya. Malaysia

Stolton, S. et.al. 2003. Panduan Sederhana Pemantauan Efektifitas Pengelolaan Kawasan Lindung. World Wildlife Fund. Indonesia

Sutedja, IGNN. 2008. Mengukur Efeftivitas Pengelolaan Kawasan Lindung. Paper, disampaikan pada acara Training-Workshop RAPPAM Lingkup Kalimantan. Balikpapan, 22 Oktober 2008

[WWF]. World Wildlife Fund. 2004. Management Effectiveness Assessment of National Parks Using WWF’s RAPPAM Methodology. Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v15i1.1780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrifor (Budidaya Agronomi dan Kehutanan) ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960