Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Danzpthantu Terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Buah Naga Daging Super Merah (Hylocereus costaricencis)

Asari dan Marisi Napitupulu

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan ZPT Hantu serta interaksinya terhadap pertumbuhan stek batang tanaman buah naga daging  super merah.

Penelitian dilaksanakan di Kampung Empas Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat, provinsi Kalimantan Timur selama 3 bulan dari bulan Maret sampai dengan Mei 2014.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan percobaan faktorial 4 x 4 yang diulang sebanyak 6 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang sapi (P) terdiri atas empat taraf yaitu : tanpa pupuk kandang sapi (p0), 15 g polibag-1 (p1), 25 g polibag-1 (p2), dan 35 g polibag-1 (p3). Faktor kedua adalah konsentrasi ZPT Hantu (H) terdiri atas empat taraf yaitu :tanpa ZPT Hantu (h0), 1 ml 1-1 air (h1), 2 ml 1-1 air (h2), dan 3 ml 1-1 air ( h3).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pengaruh pemberian pupuk kandang sapi berbeda sangat nyata terhadap muncul tunas,  panjang tunas pada umur 25, 50 dan 75 hari setelah tanam, lingkar tunas pada umur 25, 50 dan 75 hari setelah tanam, berat akar pada umur 75 hari setelah tanam dan panjang akar pada umur 75 hari setelah tanam. Pemberian pupuk kandang sapi dengan dosis 35 g polibag-1 (p3) menghasilkan pertumbuhan stek batang tanaman buah naga daging super merah yang paling baik. (2) Pengaruh pemberian ZPT Hantu berbeda sangat nyata terhadap muncul tunas, panjang tunas pada umur 25, 50 dan 75 hari setelah tanam, lingkar tunas pada umur 25, 50 dan 75 hari setelah tanam, berat akar pada umur 75 hari setelah tanam dan panjang akar pada umur 75 hari setelah tanam. Pemberian ZPT Hantu dengan konsentrasi 3 ml 1-1 air (h3) menghasilkan pertumbuhan stek batang tanaman buah naga daging super merah yang paling baik.dan (3) Pengaruh interaksi antara pupuk kandang sapi dan ZPT Hantu berbeda sangat nyata terhadap panjang tunas pada umur 50 hari setelah tanam. Pemberian pupuk kandang sapi  dengan dosis 35 g polibag-1 dan ZPT Hantu dengan konsentrasi 3 ml 1-1 air (p3h3) menghasilkan panjang tunas stek batang tanaman buah naga daging super merah yang paling baik. dan berbeda sangat nyata terhadap lingkar tunas pada umur 75 hari setelah tanam.Pemberian pupuk kandang sapi dosis 25 g polibag-1 dan ZPT Hantu dengan konsentrasi 3 ml 1-1 air (p2h3) menghasilkan lingkar  tunas stek batang tanaman buah naga daging super merah yang paling baik. tetapi  berbeda tidak nyata terhadap muncul tunas hari setelah tanam, panjang tunas pada umur 25 dan 75 hari setelah tanam, lingkar tunas pada umur 25 dan 50 hari setelah tanam, berat akar dan panjang akar pada umur 75 hari setelah tanam.


Keywords


Pupuk kandang sapi, ZPT Hantu, Buah Naga

Full Text:

PDF DOC

References


Abidin, Z. 1985. Dasar Pengetahuan Ilmu Tanaman. Angkasa, Bandung.

Health Secret of Fruit Dragon. Elex Metha Komputindo Kompas Gramedia, Jakarta. 2009.

Heryanto, C. 2010. Permintaan buah-buahan. http://www.bataviase.co.id (29 April 2010).

Kristianto, D. 2008. Buah Naga Pembudidayaan di Pot dan di Kebun. Jakarta. Penebar Swadaya.

Lingga, P. Dan Marsono.2002. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta.

Muhadianto, N. 2007.Budidaya Buah Naga (Dragon Fruit) http://www.toplanet.blogspot.com [8 September 2008].

Mulyani Sutejo, M. dan A.G. Kartasapoetra. 1998. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.

Prihmantoro, H. 1999. Memupuk Tanaman Sayuran. Penebar Swadaya, Jakarta.

Setyati Harjadi, M.M.S. 1991 Pengantar Agronomi. Gramedia, Jakarta.

Winarsih, S. 2007. MengenaldanMembudidayakanBuah Naga. Semarang, Aneka Ilmu. 58 hal




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v15i2.2074

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.