PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii PADA TINGKAT KEDALAMAN BERBEDA DI PERAIRAN TELUK PERANCIS, SANGATTA SELATAN KABUPATEN KUTAI TIMUR

Anshar Haryasakti

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produksi rumput laut (Kapphaphycus alvareziii) pada tingkat kedalaman yang berbeda di Perairan Teluk Perancis Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Teluk Lombok Desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur selama 42 hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa pertambahan berat rumput laut (Kapphaphycus alvareziii) terbesar diperoleh pada kedalaman 100 cm yaitu sebesar 10.870 gr, kedalaman 150 cm yaitu sebesar 9.240 gr, dan terkecil diperoleh pada kedalaman 200 cm sebesar 7.724 gr.


Keywords


Rumput laut (Kapphaphycus alvareziii), Kedalaman, Produksi

Full Text:

PDF DOC

References


Laporan TEPPA APBD Dinas Perkebunan Kalimantan Timur. http:/disbun.kaltimprov.go.id/statis-33-komodit-karet.html.Diakses tanggal 23 Januari 2014.

BPS Kutai Barat 2014. Kutai Barat Dalam Angka 2014.

Hardjowigeno, S. 2010. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Janudianto, Prahmono A, Napitupulu H, Rahayu S. 2013. Panduan Budidaya Karet Untuk Petani Skala Kecil. Rubber cultivation guide for small-scale farmers. Lembar Informasi AgFor 5. Bogor, Indonesia: World Agroforestry Centre (ICRAF) Southeast Asia Regional Program.

Lingga, P. dan Marsono. 2009. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Setyamidjaja, D. 1993. Karet Budidaya Dan Pengolahan.Kanisius, Yogyakarta

Yitnosumarto, S. 1993. Percobaan Perancangan, Analisis dan Interpretasinya. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v16i1.2583

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

 

 

 

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.