PENGARUH PUPUK NPK DGW COMPACTION DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH BESAR (Capsicum annuum L.) VARIETAS ARIMBI

Jukran Edy, Noor Jannah, dan Helda Syahfari

Abstract


Pengaruh Pupuk NPK DGW Compaction Dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah Besar Varietas Arimbi (Capsicum annum L.) Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk NPK DGW Compaction dan pupuk kandang sapi serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah besar varietas Arimbi.Penelitian dilaksanakan mulai bulan Agustus 2014 sampai dengan bulan Nopember 2014, di Unit Pelaksana Teknis Agrobisnis Empas, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat, Propinsi Kalimantan Timur.

Rancangan penelitian menggunakan percobaan faktorial 4x4 dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan ulangan sebanyak 4 kali. Faktor perlakuan pertama adalah Pupuk NPK DGW Compaction (D), terdiri atas 4 taraf, yaitu : (d0) tanpa pupuk NPK DGW Compaction, (dl) dosis pupuk NPK DGW Compaction 200 kg ha-1 atau 2,00 g polibag-1, (d2) dosis pupuk NPK DGW Compaction 300 kg ha-1 atau 3,00 g polibag1 dan (d3) dosis pupuk NPK DGW Compaction 400 kg ha-1 atau 4,00 g polibag -1. Faktor perlakuan kedua adalah Pupuk Kandang Sapi (K), terdiri atas 4 taraf, yaitu : tanpa pupuk kandang sapi (k0), dosis pupuk kandang sapi 5 Mg ha-1 atau 50 g polibag-1 (k1), 10 Mg Ha-1 atau 100 g polibag-1 (k2) dan 15 Mg ha-1 atau 150 g polibag-1 (d3).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberian pupuk NPK DGW Compaction (D) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanam, jumlah cabang pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanaman, umur tanaman saat berbunga, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman.

Pemberian pupuk kandang sapi (K) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanam, jumlah cabang pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap umur tanaman saat berbunga.

Interaksi antara pupuk NPK DGW Compaction dengan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanam, jumlah cabang pada umur 20, 40 dan 60 hari setelah tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap umur tanaman saat berbunga.

Pemberian kombinasi 400 kg ha-1 NPK DGW Compaction dan 15 Mg ha-1 pupuk kandang sapi (d3k3) menghasilkan berat buah per tanaman yang paling tinggi yaitu 714,50 g tanaman-1.


Keywords


Pupuk NPK DGW, Pupuk Kandang, Pertumbuhan, Cabai merah

Full Text:

PDF DOC

References


Agromedia. 2008. Petunjuk Pemupukan. Agromedia. Jakarta.

Harjowigeno, S.1993. Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis. Aksdemika Pressindo, Jakarta.

Musnamar, E.I. 2003. Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik Padat. Penebar Swadaya, Jakarta.

Steel, R.G.D dan J. H. Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v16i1.2590

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.