STUDI PEMANFAATAN LEMBO RUMAH UNTUK PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MENCIMAI KECAMATAN BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT

Katarina Hutiq, Ismail, Zuhdi Yahya

Abstract


The average total income of Respondents. Rp 3.080.000. Every month from the average income of Primary Works Rp. 2.070.000. and the average income of part time job. Rp 1.165.384. Every month. Income from  Lembo Rumah can increase the average income of Rp. 1.097.200. Every month with 35.62% percent / household / month. This shows that Lembo Rumah can increase economic income of family in the village of Mencimai.


Keywords


coordination, effective.

Full Text:

PDF DOC

References


Anonim, 1990. Manual Kehutanan. Direktorat Jendral Kehutanan. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.

Anonim, 2013. Upah Minimal Regional (UMR). Provinsi Kalimantan Timur. 4: 16 pm, Sabtu 20 juli 2013. http://memantau.blogspot.com/2012/11/daftar-umrump-tahun-2013.html.

Anonim. 2013. Upah Minimum Kabupaten (UMK). Kutai Barat, 4:11 pm Sabtu 20 juli 2013, http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/5789/umk-dan-umsk-naik.htm.

Hutapea, A.L.P. 1992. Studi Kebijaksanaan dan Hukum tentang Kehutanan dan Pengaruhnya terhadap Degradasi Kualitas Kawasan Hutan di Indonesia, Jakarta.

Moniaga, S. 1995. Pengetahuan Masyarakat Dayak sebagai Alternatif dalam Penanganan Permasalahan Kerusakan Sumber Daya Alam di Kaltim. Pembangunan Indonesia, Jakarta.

Mubyarto, 1992. Desa dan Perhutanan Sosial. Kajian Sosial Antropologis di Propinsi Jambi. P3PK-Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Marsono, D. 1977. Deskripsi Vegetasi dan Tipe-tipe Vegetasi Tropika. Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Noor, S. 2000. Komposisi Flosristik Vegetasi Lembo Lamin Pada Tingkat Sapihan Dan Semai Serta Pemanfaatannya Di Desa Sekolaq,Kecamatan Melak,Kutai Barat. Skripsi Sarjana Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda. (Tidak dipublikasikan).

Sardjono, M. A. 1995. Dudidaya Lembo di Kaltim: Satu Model untuk Pembangunan Pemanfaatan Lahan Agroforestri di Daerah Tropis Lembab. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v12i2.345

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrifor (Budidaya Agronomi dan Kehutanan) ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960