KOMPOSISI FLORISTIK TINGKAT POHON PADA BAGIAN TIMUR KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) HUTAN DIKLAT LOA HAUR TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) BUKIT SOEHARTO

Sugeng Jinarto

Abstract


Setelah beberapa dekade mengalami berbagai gangguan baik oleh kebakaran hutan dan gangguan kerusakan lainnya, diduga bahwa KHDTK Hutan DiklatLoa Haur telah mengalami berbagai perubahan dalam komposisi floristik tingkat pohon. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang mengarah pada komposisi dan dominasi spesies untuk menentukan tingkat perubahan masyarakat tumbuhan yang terjadi. Suksesi primer adalah perkembangan vegetasi mulai dari habitat yang tidak bervegetasi hingga mencapai komunitas yang stabil atau klimaks, suksesi sekunder adalah suksesi yang terjadi apabila komunitas stabil atau klimaks terganggu atau dirusak baik karena perladangan, kebakaran dan karena bentuk-bentuk kerusakan lainnya

Penelitian ini dilakukan pada tanggal 20-24 Juni 2019 dengan objek penelitian vegetasi tingkat pohon (diameter ≥ 20 cm) di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur. Alat Penelitian: Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) / GPS), Parang, Kompas, Roll Meters, Phi Band, Alat Tulis, haga meter, dan Kamera untuk dokumentasi. Metode penelitian dilakukan dengan Analisis Vegetasi tanpa Plot dengan Metode Kuadran (Point Quarter Method).

Hasil analisis vegetasi menunjukkan: dari 50 plot/stasiun diperoleh data 157 individu dan 16 spesies tegakan tingkat pohon yang didominasi oleh Acacia mangium, hal ini menunjukkan bahwa jalur penelitian yang diambil adalah pada jalur yang telah ditanam atau reboisasi setelah Bukit Soeharto mengalami kebakaran. Nilai kedua dari Indeks Nilai Penting (INP) adalah jenis lokal dan pioner yang mampu bertahan hidup dan memiliki umur panjang, yaitu dari Genus Litsea, sedangkan INP ketiga dari spesies non-lokal, kemudian INP keempat dan seterusnya adalah spesies lokal lagi yaitu Genus Vitex dan Syzigium. Perlu pengayaan jenis-jenis lokal danperlu penelitian lanjutan untuk mengetahui berapa lama spesies lokal dapat mendominasi lagi di lokasi tersebut.


Keywords


Suksesi, dominanansi, tingkat pohon

Full Text:

DOC PDF

References


Arrijani, Setiadi Dede , Guhardja Edi, Qayim Ibnul. 2006. Analisis Vegetasi Hulu DAS Cianjur Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. BIODIVERSITAS ISSN: 1412-033X Volume 7, Nomor 2,April 2006 Halaman: 147-153

Jayadi, E.M. 2015. Ekologi Tumbuhan. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram

Kuspradini, H. Putri, A.S, Diana, R. 2018. Potensi Tumbuhan Genus Litsea. Mulawarman University Press. Samarinda

Sutedjo dan Warsudi, 2017. Menakar Sifat Invasif Spesies Akasia Mangium (Acacia mangium Willd.) di Hutan Penelitian dan Pendidikan Bukit Soeharto. Ulin. Jurnal Hutan Tropis Vol (1) No (1): 82-89 pISSN 2599 1205, eISSN 2599 1183 Maret 2017. http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/UJHT/article/view/795 diunduh 1 Agustus 2019

Bratawinata, A.A 1982. Penelitian Mengenai Komposisi Jenis Vegetasi Dari Type Hutan Primer, Hutan Bekas Tebangan, Hutan Sekunder Muda, Hutan Bekas Ladang (belukar) Di Hutan Lindung Bukit Soeharto Samboja, Universitas Mulawarman, Samarinda.

Bratawinata, A.A 1987. Komposisi dan Dominasi Jenis Pada Hutan Primer Bekas Kebakaran Di Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman, Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, Univesitas Mulawarman, Samarinda.

Bratawinata,A.A 1994. Diktat Dasar Ekologi dan Ekologi Hutan Tropis Universitas Mulawarman, Samarinda.

Bratawinata, A.A 1998. Ekologi Hutan Hujan Tropis Dan Metoda Analisis Hutan, Universitas Mulawarman, Samarinda.

Kartawinata, K 1975. Suksesi Sekunder dan Perubahan Ekologi Lainnya di Hutan Tropika Setelah Perusakan Oleh Manusia di Kalimantan Timur Universitas Mulawarman, Samarinda.

Richrds, P.W 1964. The Trofical Rain Forest An Ecologycal Study Cambrige Universitas Press Cambrige.

Samingan, 1971. Type-type Vegetasi Bagian Ekologi Tumbuh-tumbuhan Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Soemarwoto, O 1983. EkologiLingkungan Hidup dan Pembangunan, Djambatan Jakarta.

Soerianegara dan Indrawan 1976. Ekologi Hutan Indonesia, Lembaga Kerjasama Fakultas Kehutanan IPB, Bogor.

Soerianegara dan Indrawan 1978. Pengelolaan Sumber Daya Alam Bagian I Sekolah Pasca Sarjana Pengelolaan Sumber Daya Alam Lingkungan Hidup IPB, Bogor.

Simon, H. 1993. Metode Inventore Hutan. Fakultas Kehutanan. Universitas Gajah Mada.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v18i2.4350

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrifor (Budidaya Agronomi dan Kehutanan) ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960