PENGELOLAAN KONFLIK DAN PEMETAAN BLOK PEMANFAATAN BERSAMA MASYARAKAT DI KHDTK LOA HAUR, KALIMANTAN TIMUR

ELfa Rifadi, Muhammad Sumaryono, Rujehan Rujehan

Abstract


Sebagai bagian kawasan yang terletak di KPA Taman Hutan Raya Bukit Soeharto, KHDTK Hutan Pendidikan dan Pelatihan (HPP) Loa Haur memiliki potensi dan ancaman yang sama dalam hal penebangan liar, penambangan liar, kebakaran dan perambahan. Perambahan diantaranya telah menimbulkan konflik kepentingan dalam pemanfaatan ruang di KHDTK Loa haur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi pengelolaan konflik dan menyediakan strategi pengelolaan bersama masyarakat dalam KHDTK Loa HPP Loa Haur. Penelitian dilakukan dalam 5 (lima) tahapan, yaitu pengumpulan peta dasar dan citra SPOT 6 interpretasi citra, pendataan perambahan, identifikasi kebijakan pengelolaan, pengelolaan konflik dan kelembagaan KTH. Pengelolaan konflik diantara dilakukan melalui grup diskusi yang terarah yang dilengkapi dengan analisis terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang tersedia.  Dihipotesakan bahwa konflik dapat diubah menjadi satu kesepakatan yang dapat dipetakan dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam bentuk peta blok pemanfaatan ruang bersama masyarakat.  Penelitian ini memberi hasil bahwa jumlah lahan yang dimanfaatkan sebanyak 20 lokasi lahan, dengan luas 43,58 ha dan rata-rata 2,18 ha. Jumlah lahan yang teridentifkasi pernah dimanfaatkan dan lalu ditelantarkan dan tanpa identitas adalah lebih banyak. Diindikasikan lahan-lahan tersebut disimpan (land bank) untuk motif ekonomi dari isu kandungan batubara di KHDTK HPP Loa Haur. Komoditi tanaman yang diusahakan adalah dari jenis karet dan buah-buahan (durian, lai dan rambutan). Jenis  potensial untuk dapat dikembangkan dalam pemanfaatan ruang bersama masyarakat adalah Gaharu, Kopi dan Kakao. Jenis kelembagaan yang diperlukan untuk mendukung program Kemitraan Kehutanan adalah Kelompok Tani Hutan. Disamping itu, Forum Komunikasi KTH perlu diinisiasikan untuk membuka ruang komunikasi antara petani dengan pengelola sehingga menstimulasi kemajuan program ke depan.

Keywords


Tahura Bukit Soeharto, KHDTK HPP Loa Haur, Resolusi Konflik, Pemetaan Partisipatif, KTH.

Full Text:

DOC PDF

References


Anonim, 2007. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2007 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan. Website: http://www.cifor.org/ilea/Database/ dataijin/PP_6_2007.pdf . Di download April 2018.

Anonim, 2007. Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM), Kolaborasi antara Masyarakat Desa Hutan dengan Perum Perhutani. Perhutan bekerja sama dengan Uni Eropa, CIRAD, CIFOR dan Universitas Gajah Mada. Website: http://www.cifor.org/lpf/docs/java/ LPF_Flyer_PHBM.pdf. Di download April 2018.

Anonim, 2009. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: SK.577/Menhut-II/2009 tanggal 29 September 2009 tentang Penetapan taman hutan raya bukit Soeharto yang terletak di kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur seluas 67.766 ha. Website : http://katalog.hukum.menlhk.go.id/ . Di download April 2018.

Anonim, 2015. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. P. 76/Menlhk-Setjen/2015 tentang Kriteria Zona Pengelolaan Taman Nasional dan Blok Pengelolaan Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam.

Anonim, 2015. Data Curah Hujan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Kecamatan dalam angka. (Badan Pusat Statistik, Propivinsi Kalimantan Timur).

Boer, C. D; T. Sudarmadji; E. Iskandar; D. Aksa; Rustam dan Y. B. Sulistyoadi. 2007. Studi Pemetaan Beberapa Habitat Jenis Spesifik Hutan Dataran Rendah di Hutan Penelitian dan Pendidikan Bukit Soeharto, Laporan Penelitian PPHT Unmul, Samarinda.

Hendar, 2014. Korupsi Tambang di Bukit Suharto, Potensi Kerugian Negara 18,2 Triliun. Mongabay Situs Berita Lingkungan. Website : www.mongabay.co.id/2014/05/29. Download : 22 April 2018.

Moeliono,M. and Purwanto, E. 2008. A Park in Crisis: Local Governance and National Policy. Paper presented at “Governing shared resources: connecting local experience to global challenges” 12th Biennial Conference of the International Association for the Study of The Commons, Cheltenham, England, July 14-18 2008.

Nurdiani, N. 2014. Teknik Sampling Snowball dalam Penelitian Lapangan. ComTech Vol. 5 No. 2 Desember 2014: 1110-1118

Prahasta, Eddy. 2002. Sistem Informasi Geografis Konsep-konsep Dasar. Bandung: Informatika

Purwadhi, F., dan S. Hardiyanti. 1999. Sistem Informasi Geografis. Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. Jakarta.

Rangkuti, Freddy, (2000), Analisis SWOT : Teknik Membedah Kasus Bisnis, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Sudiana, D dan Diasmara, E. 2008. Analisis Indeks Vegetasi menggunakan Data Satelit NOAA/AVHRR dan TERRA/AQUA-MODIS. Seminar on Intelligent Technology and Its Applications 2008. ISBN 978-979-8897-24-5

Sumaryono, Sutedjo, S. Hardwinarto, A. Suhardiman, 2009. Studi Degradasi Hutan Terhadap Penyerapan Karbon dan Perubahan Iklim Mikro Tegakan Hutan Alam Di Hutan Pendidikan dan Penelitian Unmul Bukit Soeharto. Penelitian Strategis Nasional, 2009.

Suryadi, Aipassa, Ruchaemi & Matius, 2017. Studi Tata Guna Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Soeharto. Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Vol. 3 No.1, Juli 2017: 43-48. DOI: http://dx.doi.org/ 10.20886/jped.2017.3.1.43-48

Vaiphasa, C. S. Ongsomwang; T. Vaiphasa and A.K. Skidmore. 2005. Tropical Mangrove Species Discrimination Using Hyperspectral Data: A laboratory Study. Estuarine, Coastal and Shelf Science 65: 371-379




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v18i2.4359

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Agrifor (Budidaya Agronomi dan Kehutanan) ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960