PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERONG (Solanum melongena L.) VARIETAS MILANO

Muhammad Fadil, Hery Sutejo

Abstract


Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk organik serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong, serta untuk mengetahui jenis dan dosis pupuk organik yang tepat untuk menghasilkan tanaman terung yang tinggi.

Penelitian dilaksanakan selama ± 4 bulan, yaitu mulai akhir bulan Februari 2017 sampai dengan bulan Mei 2017, di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dalam percobaan faktorial 3 x 3, dengan 4 ulangan. Terdiri atas 2 faktor perlakuan. Faktor I adalah jenis pupuk organik (K), terdiri atas 3 taraf, yaitu : pupuk kompos (k1), pupuk kandang sapi (k2), dan pupuk kandang ayam (k3). Faktor II adalah dosis pupuk organik (D), terdiri atas 3 taraf, yaitu : dosis pupuk 5 ton/ha setara 50 g/tanaman (d1), dosis pupuk 10 ton/ha setara 100 g/tanaman (d2), dan dosis pupuk 15 ton/ha setara 150 g/tanaman (d3).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis pupuk organik (K) tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 dan 30 hari setelah tanam, dan umur saat berbunga.  Berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 hari setelah tanam, Berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Berat buah terung tertinggi terdapat pada perlakuan k3 (pupuk kandang ayam), yaitu 1,62 kg/tanaman, sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan k1 (pupuk kompos), yaitu 1,14 kg/tanaman.


Keywords


Pertumbuhan, Pupuk organik, Tanaman terong

Full Text:

DOC PDF

References


Biro Pusat Statistik. (2015). Kaliamantan Timur Dalam Angka. Samarinda.

EB, I. G., & Jumani. (2017). Evaluation of Soil Revegetation Success Rate Ex-Pit Coal Mine in Kitadin site Embalut Kutai in East Kalimantan. Agrifor, 16(2), 195-208.

Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A,M., Nugroho, S.T., Saul, M.R., Diha, M.A., Hong, G.B., dan Bailey. H.H. (1986). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Lampung: Penerbit Universitas Lampung.

Hardjowigeno, S. (2010). Ilmu Tanah. Jakarta: Akademika Pressindo.

Lingga, P.,dan Marsono. (2009). Petunjuk Pengunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Lingga, P. (1995). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Marsono dan Sigit, P. (2008). Pupuk Akar, Jenis dan Aplikasi. Jakarta: Penebar Sawdaya.

Musnamar, A. (2009). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor: IPB Press.

Pramana, D. B. (2013). Pertumbuhan Tanaman Gaharu (Aquilaria sp.) di Desa Giri Agung Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Agrifor, 11(2), 110-114.

Rukmana.(1994). Budidaya Terong. Yogyakarta: Kanisius.

Winarso, S. (2005). Kesuburan Tanah, Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Yogyakarta: Gaya Media.

Yitnosumarto, S. (1993). Percobaan, Perancangan, Analisis dan Interpretasinya. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v19i1.4617

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.