PENGARUH PUPUK GREEN TONIK DAN PUPUK NPK MUTIARA TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) VARIETAS BONANZA

Simon Savang Huvat

Abstract


Pengaruh Pupuk Green Tonik dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) Varietas Bonanza. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Green Tonik dan pupuk NPK Mutiara serta interaksinya, serta untuk mengetahui konsentrasi pupuk Green Tonik dosis dan pupuk NPK Mutiara yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang terbaik.

Penelitian menggunakan percobaan faktorial 3 x 4 dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 (tiga) kelompok. Faktor I adalah Jenis Konsentrasi Pupuk Green Tonik (G), terdiri atas 3 taraf, yaitu : tanpa pupuk Green Tonik (g0), konsentrasi pupuk Green Tonik 2 ml/l.air (g1),  dan konsentrasi pupuk Green Tonik 4 ml/l.air (g3). Faktor II adalah Dosis Pupuk NPK Mutiara (M), terdiri atas 4 taraf, yaitu : tanpa pupuk NPK Mutiara atau kontrol (m0),  dosis pupuk NPK Mutiara 100 kg/ha setara 48 g/petak (m1), dosis pupuk NPK Mutiara 200 kg/ha setara 96 g/petak (d3), dan dosis pupuk 300 kg/ha setara 144 g/petak (m3)  

Perlakuan pupuk Green Tonik tidak berpengaruh nyata terhadap parameter umur keluar bunga jantan, umur keluar bunga betina, umur panen, panjang tongkol dan diameter tongkol. Berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 4 minggu dan umur 6 minggu setelah tanam serta produksi tongkol.  Produksi tongkol tertinggi terdapat pada perlakuan g2 (konsentrasi pupuk Green Tonik 4 ml/l.air), yaitu 16,60 ton/ha, sedangkan produksi tongkol terendah terdapat pada perlakuan g0 (tanpa pupuk Green Tonik atau kontrol), yaitu 16,14 ton/ha.

Perlakuan pupuk NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tongkol. Produksi tongkol tertinggi terdapat pada perlakuan m3 (dosis pupuk NPK Mutiara 300 kg/ha), yaitu 17,23 ton/ha.


Keywords


Jagung manis, Pertumbuhan, Pupuk green tonik, Pupuk NPK Mutiara

Full Text:

DOC PDF

References


Gardner, F.P., R.B. Pearce dan R.L. Mitchell. (1991). Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: Universitas Indonesia.

Novizan. (2002). Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Jakarta: Agro Media Pustaka.

Purwono dan Hartono, R. (2007). Bertanam Jagung Unggul. Jakarta: Penebar Swadaya.

Suprapto, H. S. (2004). Bertanam Jagung, Jakarta: Penebar Swadaya,

Sutedjo, M.M. dan Kartasapoetra, A.G. (1990). Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sutedjo, M. M. (2002). Pengantar Ilmu Tanah. Terbentuknya Tanah dan Tanah Pertanian. Jakarta: Rineka Cipta.

Sutedjo, M.M. (2008). Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.

Syukur, M. dan Rifianto, A. (2013). Jagung Manis. Jakarta: Penebar Swadaya.

Yitnosumarto, S. (1993). Percobaan, Perancangan, Analisis dan Interpretasinya. Jakarta: Gramedia.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v19i1.4619

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.