PENGARUH PUPUK NPK MUTIARA DAN PUPUK PLANT CATALYST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH KERITING (Capsicum annuum L.) VARIETAS LADO F1

Dedi Purwanto

Abstract


Tujuan penelitian adalah untuk : (1) mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK Mutiara dan pupuk Plant Catalyst serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil  tanaman cabai keriting varietas Lado F1; dan (2) memperoleh dosis pupuk NPK Mutiara dan konsentrasi pupuk Plant Catalyst yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanamam cabai keriting, sehingga diperoleh hasil yang tinggi.

Penelitian menggunakan percobaan faktorial 4 x 4 dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak5 kali.   Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK Mutiara (M) yang terdiri atas4 taraf : tanpa pupuk NPK Mutiara (m0), 1g polibag-1(m1). 1,5g polibag-1(m2); dan 2g polibag-1(m3).   Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk Plant Catalyst (P) terdiri atas 4 taraf :tanpa pupuk Plant Catalyst (p0), 1 g l-1 air (p1), 1,5g l-1 air (p2), dan 2 g l-1 air (p3).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) perlakuan pupuk NPK Mutiara berpengaruh sangat nyata dan nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 dan 6 minggu setelah tanam, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 4 minggu setelah tanam, umur tanaman saat berbunga, umur tanaman saat panen, jumlah buah dan berat buah per tanaman; (2) perlakuan pupuk Plant Catalyst berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 minggu setelah tanam, tetapi berpengaruh tidak nyata tinggi tanaman pada umur 4 dan 6 minggu setelah tanam, umur tanaman saat berbunga, umur tanaman saat panen, jumlah buah dan berat buah per tanaman; (3) interaksi antara perlakuan dosis pupuk NPK Mutiara dan perlakuan konsentrasi pupuk Plant Catalyst berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 minggu setelah tanam, tetapi berpengaruh tidak nyata tinggi tanaman pada umur 4 dan 6 minggu setelah tanam.


Keywords


Cabai Keriting, Pertumbuhan, Pupuk NPK Mutiara, Pupuk Plant Catalyst

Full Text:

DOC PDF

References


Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. (2015). Produksi Tanaman Hortikultura Tahun 2015. Samarinda.

CNI. (2011). Plant Catalyst 2006, Meningkatkan Produktivitas Tanaman. Diakses 8 Maret 2018, dari https://www.cni.co.id/index.php/products-info/productcategory/products-categories/farming/2-plant-catalyst-2006- meningkatkan-produktivitas-tanaman.html.

Dwidjoseputro, D. (1998). Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Gramedia.

Gomez, K.A dan A.A. Gomez . (1995). Prosedur Statistik untuk Penelitian Pertanian Terjemahan A. Sjamsuddin dan J.S Baharsyah). Edisi Kedua. Jakarta: UI Press.

Lakitan, B.(1996). Dasar-dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: PT Raja Grafindo persada.

Lingga, P dan Marsono. (2013). Petunjuk penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Mulyani Sutejo, M. dan A.G. Kartasapoetra. (2003). Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: Rineka Cipta.

Munawar, A. (2011). Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman. Bogor: IPB Press.

Novizan. (2007). Petunjuk Pemupukan Yang Efektif. Jakarta: Agro Media Pustaka.

Prihmantoro , H. (2003). Memupuk Tanaman Sayuran. Jakarta: Penebar Swadaya.

Steel, R.G.D dan J. H. Torrie. (1991). Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Winarso, S. (2005). Kesuburan Tanah, Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Yogyakarta: Gava Media.




DOI: https://doi.org/10.31293/af.v19i1.4621

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 AGRIFOR

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.