PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea Mays L.) TERHADAP PEMBERIAN BEBERAPA KOMPOSISI PUPUK MAJEMUK PADA LAHAN PASCA TAMBANG BATUBARA

Syamad Ramayana, Suria Darma Idris, Rusdiansyah Rusdiansyah, Krisna Fajar Madjid

Abstract


Penelitian ini   bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) terhadap pemberian beberapa jenis kandungan pupuk majemuk pada lahan pasca tambang batubara dan mengetahui jenis kandungan pupuk majemuk terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.) pada lahan pasca tambang batubara. Penelitian dilaksanakan di lahan pasca tambang batubara Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu pemberian beberapa pupuk majemuk (P), terdiri dari 5taraf dan 5 ulangan yaitu p0= Tanpa Pupuk; p1= 500 kg.ha-1NPK 20:10:10 setara 4,2 kg.petak-1;p2= 500 kg.ha-1 NPK 17:9:11 setara 4,2 kg.petak-1; p3= 500 kg.ha-116:16:16 setara 4,2 kg.petak-1 dan p4 = 500 kg.ha-1 setara 4,2 kg.petak-115:20:13 setara 4,2 kg.petak-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa komposisi pupuk majemuk berbeda tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris biji, jumlah biji dalam baris, berat biji per tongkol, berat biji per 100 butir, dan potensi hasil.


Keywords


Hasil, Jagung, Lahan Pasca Tambang Batubara, Pertumbuhan, Pupuk majemuk

Full Text:

PDF

References


Ademiluyi BO, Fabiyi EP. (2015). Response of Hybrid Maize (Zea mays L.) to Organic and Inorganic Fertilizers in Soils of South-West and North-Central Nigeria. Journal Plant Soil Sci 7(2): 121-127.

Asghar A, Ali A, Syed W.H, Asif M.T, Khaliq, Abid A.A. (2010). Growth and Yield of Maize Cultivars Affected by NPK Application in Different Proportion. Pakistan Journal Sci 62(4): 211-216

Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, (2016). Rencana Tata Ruang dan Wilayah Propinsi Kalimantan Timur.

Dariah, A., A. Abdurachman dan D. Subardja. (2010). Reklamasi Lahan Pasca Penambangan untuk Perluasan Areal Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan 4(1):1-12. ISSN 1907-0799.

Cooke, G.W. (2015). Fertilizing for Maximum Yield. Granada Publishing Limited. London. P. 75-87.

Fadwiwati, A,Y dan A.G.Tahir (2013). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Provinsi Gorontalo. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pengkajian 16 (2) : 92-101

Hadijah, A.D. (2010). Peningkayan Produksi Jagung Melalui Penerapan Inovasi Pengelolaan Tanaman terpadu. Jurnal Iptek Tanaman Pangan 5 (1): 64-73

Iskandar, D. (2013). Pengaruh Dosis Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis di Lahan Kering. Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, 2: 1 – 5

Kasno A. dan Tia Rostaman. (2013). Serapan Hara dan Peningkatan Produkstivitas Jagung dengan Aplikasi Pupuk NPK Majemuk. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 32 (3): 176-186.

Kumar, A., and A. Ch. Pandey. (2013). Evaluating Impact of Coal Mining Activity Landuse/ Landcover Using Temporal Satellite Images in South Karanpura Coalfields and Environs, Jharkhand State, India. IJARSG–An Open Access International Journal. ISSN 2320 – 0243.

Kumar, B. M. (2013). Mining Waste Contaminated Lands: an Up Hill Battle for Improving Crop Productivity. College of Forestry, Kerala Agricultural University, Thrissur, Kerala. Journal of Degraded and Mining Lands Management 1 (1): 4350. ISSN: 2339-076X.

Lingga, P dan Marsono. (2010). Petunjuk penggunaan pupuk. PT. Penebar Swadaya, Jakarta. 150 hlm

Mamonto, R. (2015). Pengaruh Penggunaan Dosis Pupuk Majemuk NPK Phonska terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Icshan, Gorontalo.

Mapegau. (2010). Pengaruh Pemupukan N dan P terhadap Hasil Jagung Kultivar Arjuna pada Tanah Ultisol Batanghari Jambi. Jurnal Agronomi. 4 (1): 17-18.

Maqsood MA, Abid MA, Iqbal, Hussain MI. (2001). Effect of Variable Rate of N and P on Growth and Yield of Maize ((Zea mays L.). Journal Biology Science 1: 19-20.

Marvelia, A., S. Darmanti, dan S. Parman. (2016). Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata) yang Diperlakukan dengan Kompos Kascing dengan Dosis yang Berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi 14(2): 7-18.

Mulyani SM. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Noviana I, Ishaq I. (2011). Karakter Hasil Galur dan Varietas Jagung pada MK II di Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Pengkajian dan Diseminasi Inovasi Pertanian Mendukung Program Strategis Kementrian Pertanian. Cisarua 9-11.

Novriani. (2010). Alternatif Pengelolaan Unsur Hara P (Fosfor) Pada Budidaya Jagung. Jurnal Agronobis 2(2) : 42-49

Nurdin, Maspeke P., Illahude Z., dan F. Zakaria. 2010. Pertumbuhan dan Hasil Jagung yang Dipupuk N, P, dan K pada Tanah Vertisol Isimu Utara Kabupaten Gorontalo. Jurnal Tanah Tropika. 14(1): 49-56.

Purba, R. (2017). Pengkajian Pemupukan pada Usahatani Jagung di Lahan Kering dan Lahan Sawah di Kabupaten Pandeglang Banten. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian 2 (1): 205-290

Rahni NM. (2012). Efek Fitohormon PGPR terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Agribisnis Pengembangan Wilayah 3(2): 27-35.

Raihan, H.S. (2010). Pemupukan NPK dan Ameliorasi Lahan Pasang Surut Sulfat Masam Berdasarkan Nilai Uji Tanah Untuk Tanaman Jagung. Jurnal Ilmu Pertanian 9 (1): 20-28

Ramayana, A.S. (2015). Studi Kondisi Biogeofisik Lahan untuk Desain Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang Batubara. Disertasi Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.

Ruchjaniningsih, M. Thamrin dan M. Taufik. (2013). Respon varietas jagung terhadap nitogen di lahan sawah dan lahan kering. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pengkajian 16 (3):183-189.

Sharer MS, Ayub M, Nadeem MA, Ahmad N. (2013). Effect of Different rates of N and P on Growth and Grain Yield of Maize. Journal Asian Plant Science 2(3): 347-349.

Sirajuddin, M. (2010). Komponen Hasil dan Kadar Gula Jagung Manis (Zea mays L. Sacharata) Terhadap Pemberian Nitrogen dan Zat Tumbuh Hidrasil. Fakultas Pertanian UNTAD, Palu.

Subekti NA, Syafiruddin, Efendi R, Sunarti S. (2017). Morfologi Tanaman dan Fase Pertumbuhan Jagung. Balai Penelitian Tanaman Serealia Sulawesi Selatan. URL: http://balitsereallitbang.deptan.co.id

Sulaiman, A.A., I.K Kariyasa, Hoerudin, K. Subagyono, F.A. Bahar. (2018). Cara Cepat Swasembada Jagung. IAARD Press. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta. 140 hlm

Syafruddin. (2011). Modifikasi Sistim Pertanaman Jagung dan Pengolahan Brangkasan untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Lahan Kering. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 30 (1): 263-272

Syarifuddin, M, Suwarti. (2012). Pengembangan Jagung Toleran Naungan dan N rendah pada Lahan Diantara Tanaman Perkebunan. Jurnal Ilmu Pertanian 9 (1): 20-28

Taufiq, M., Kuntyastuti H, A.G. Manshuri. (2014). Pemupukan dan Ameliorasi Lahan Kering untuk Peningkatan Produktivitas Kedelai. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kedelai Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Lahan Kering. Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi.

Taufik, M., Maintang, M.B. Nappu. (2015). Kelayakan Usaha Tani Jagung di Sulawesi Selatan. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 18 (1) : 67-80.

Weith, M,. L. Asplund, and G. Bergkvist. (2011). Assesment of Nutrient use in Annual and Perennial Crops : A Functional Concept for Analizing Nitrogen Use Eficiency. Journal Plant Soil 339 : 513-520.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i1.4877

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.