ANALISIS BEBAN KERJA PADA AREA TEMPAT PENIMBUNAN KAYU(TPK) KPH MALANG

Tatag Mutaqin, Galit Gatut Prakosa, Darianto Darianto

Abstract



 

Beban kerja merupakan suatu tuntutan pekerjaan yang harus diselesaikan oleh seorang pegawai dalam waktu tertentu, setiap pegawai memiliki beban kerja masing masing tergantung penempatan dan juga posisi pekerja. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui beban kerja di areal TPK saat pemanenan dan tidak ada pemanenan kemudian menganaisis beban kerja.Penelitian ini dilakukan di TPK Rejosari kecamatan Pagak, TPKH Dengkol kecamatan Jabung dan TPK karangan kecamatan Karangploso kabupaten Malang. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali saat pemanenan untuk mengetahui rata-rata beban kerja dan 1 kali saat tidak ada kegiatan pemanenan. Pengambilan data dilakuakan mengguanakn metode perhitungan beban kerja menurut kementrian ketenagakerjaan tahun 2016. Rata-rata pemanenan di TPK Rejosari sebesar 23714,2 detik. Rata-rata beban kerja saat pemanenan di TPKH Dengkol yaitu sebesar 82963,2 detik. Perbedaan beban kerja saat pemanenan sangat tinggi antara TPK Rejosari dan TPKH Dengkol dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor external seperti, faktor internal yang mempengaruhi yaitu penempatan pegawai yang tidak sesuai di TPKH Dengkol sehingga membuat penyelesaian pekerjaan lama. Faktor eksternal yang mempengaruhi antara lain kecepatan internet yang kurang memadai di TPKH Dengkol sehingga membuat pekerjaan upload data kayu lambat, serta jumlah pekerja lepas yang berbeda membuat kegiatan penaikan kayu dan pengkaplingan kayu lama. Beban kerja saat tidak ada pemanena disetiap TPK memiliki nilai yang sama yaitu sebesar 100800 detik. Persamaan beban kerja tersebut terjadi karena kegiatan yang dilakukan pekerja sama dan waktu kerja yang sama.                                                            

 


 


Keywords


Analisis Beban Kerja, TPK Rejosari, TPKH Dengkol, TPK karangan.

Full Text:

PDF

References


Aisyah, M. F., and Utami, W. (2017). Kualitas Sumber Daya Manusia , Profesionalisme Kerja , Dan Komitmen Sebagai Faktor Pendukung Peningkatan Kinerja Karyawan PDAM Kabupaten Jember (Quality of Human Resources , Labour profesionalisme , and commitment as a factor Supporting Employee Performa). e-jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntasi IV(1): 131–135.

Arif, A. (2016). Analisis yuridis pengrusakan hutan (deforestasi) dan degradasi hutan terhadap lingkungan. Jurisprudentie: Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum, 3(1), 33-41.

Balbeid, S. (2017). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Job Stress Pada Karyawan. Universitas Muhamadiyah Malang.

Hardono, I., Nasrul, H. W., & Hartati, Y. (2019). PENGARUH PENEMPATAN DAN BEBAN KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN DAMPAKNYA PADA PRESTASI KERJA PEGAWAI. JURNAL DIMENSI, 8(1), 28-43.

Juniati, S. F. (2018). Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening Studi kasus Pada PT Sinar Sosro KPB Mojokerto. Jurusan Manajemen 6(3): 148–156.

Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan. (2015). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.42/Menlhk-Setjen/2015.

Keputusan Mentri Ketenagakerjaan. (2016). Pedoman Analisis Beban Kerja Di Kementrian Ketenagakerjaan. Indonesia 1–25.

Kurniawati, T., and Mubarak, A. (2015). Hubungan antara Beban Kerja dan Motivasi Kerja Pada Pegawai Departemen Alat Peralatan Kapal Laut (APKL) PT. Pindad (Persero). 355–363.

Kusuma, L. N. N. A. (2018). Perbaikan Metode Kerja Untuk Mengurangi Beban Kerja Fisik Dan Mental Operator Di CV “ED” Alumunium. Universitas Atmajaya Yogyakarta.

Octavia, K. M., Adolfina, and Lucky.O.H. (2017). Pengaruh Penempatan Kerja Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Bank Sulutgo Kantor Cabang Utama Manado. Jurnal EMBA 5(2): 2211–2220.

Qustolani, A. (2017). Pengaruh Kepuasan Kerja, Keadilan Prosedural dan Kompensasi Terhadap Kinerja karyawan. jurnal ilmiah managemen dan akutansi 4: 78–86.

Rachmat, R., Mardiyanto, R., and Budiman, F. (2015). Pengolahan Citra untuk Mengukur Diameter Terkecil Kayu guna Mengatasi Rugi akibat Kesalahan Pengukuran pada Industri Kayu. 4(2): 223–228.

Rocky, A., and Nurisani, P. N. (2018). Pengaruh Beban Kerja Teradap Kinerja Tenaga Kependidikan Pada Kantor Rektorat Universitas Nusa Cendana Kupang. Jourbal Of Management 7(2): 225–246.

Setiawan, B. V., and Wulandari, D. R. (2016). Beban Kerja Subjektif Dan Obyektif Tenaga Farmasi Rawat Jalan Di Rumah Sakit. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia 4: 28–36.

Subagja, M. G. (2015). Analisis Beban Kerja Dan Kebutuhan Karyawan Pada Divisi Produksi CV Eliman Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Susanti. (2016). Faktor Penyebab Kelelahan dan Stres Kerja Terhadap Personel Air Traffic Controller ( ATC ) di Bandar Udara “ X ” Air Traffic Controller ’ s Fatigue and Job Stress at “ X ” Airport. 123–138.

Thabaran, T. (2015). Analisis beban Tenaga Kerja Filing Rekam Medis (Studi Kasus Rumah Sakit Ibu Dan Anak Bahagia Makasar). Jurnal Managemen Informasi Kesehatan Idonesia 6: 123–128.

Zulfiqar, M., Rizqiansyah, A., Hanurawan, F., and Setiyowati, N. (2017). Hubungan Antara Beban Kerja Fisik Dan Beban Kerja Mental Berbasis Ergonomi Terhadap Tingkat Kejenuhan Kerja Pada Karyawan PT Jasa Marga (PERSERO) Tbk Cabang Surabaya Gempol. 37–42.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i1.4910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.