ANALISIS POTENSI KAYU BULAT Shorea leprosula DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Mus Muliadi, Yosep Ruslim, Rochadi Kristiningrum

Abstract


Analisis Potensi Kayu Bulat Shorea leprosula  di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Kerusakan hutan alam dan semakin menurunnya pasokan kayu untuk bahan industri olahan kayu perlu kiranya peningkatan produktivitas hutan diantaranya dengan melaksanakan pembangunan hutan tanaman dipterokarpa dengan jenis Shorea leprosula. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui potensi kayu bulat dan (2) mengetahui hubungan antar variabel berdasarkan analisis bioekonomi Shorea leprosula  dengan jarak tanam 3m x 2m yang berlokasi di Kabupatn Kutai Kartanegara dengan luasan plot penelitian seluas 1 ha dengan metode pengambilan sampel tegakan secara systematic random sampling. Analisis data yang digunakan dengan mengukur diameter, tinggi dan volume tegakan setelah itu di analisis secara matematis menggunakan regresi liner sederhana untuk mengetahui hubungan berbagai variabel dengan melihat nilai koefisiensi determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume dan riap S. leprosula  jarak tanam 3m x 2m maksimal dicapai pada umur 47 tahun sebesar 470,09 m3/ha dan riap  MAI dan CAI berturut-turut sebesar 10,00 dan 10,31 m3/ha/thn. Terdapat hubungan keeratan yang tinggi antar variabel bioekonomi umur, diameter, tinggi dan riap dengan koefisien determinasi (R2) lebih besar dari 94%.


Keywords


Potensi, riap, Shorea leprosula

Full Text:

PDF

References


Anjasari, R. 2009. Pengaruh Hutan Tanaman Industri (HTI) terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Kampar Ilir.Tugas Akhir Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota. Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Semarang.

Arezoo S, Sankhayan PL, Hofstad O. (2014). A Dynamic Bio-Economic Model for Community Management of Goat and Oak Forests in Zagros, Iran. Journal Ecology Economy, 106: 174-185.

Dinga, E. (2014). On a Possible Predictor of The Cyclical Position of The Economy. Procedia Econ Finance , 254-261.

Gardingen V, McLeish, Philips P, Fadilah D, Tyrie G,Yasman I. (2003). Financial and Ecological Analysis of Management Options for Logged-over Dipterocarp Forest in Indonesia Borneo. Forest Ecology Management: 1-29.

Harsono, B. (2014). Simulasi Produksi Kayu Bulat dan Aspek Ekonomi Usaha Tanaman Jenis Shorea parvifolia Dan Dryobalanops lanceolata di PT Kutai Timber Indonesia (PT KTI). Skripsi. Samarinda : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Winarni B, Lahjie A.M., B.D.A.S. Simarangkir, Ruslim, Y. (2017). Tengkawang Cultivation Model in Community Forest Using Agroforestry System in West Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas , 765-772.

Kristiningrum R, Lahjie A, Masjaya, Yusuf S., Ruslim Y. (2019). Species Diversity, Stand Productivity, Aboveground Biomass and Economic Value of Mangrove Ecosystem in Mentawir Village, East Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas. 20 (10): 2848-2857

Kristiningrum, R. (2013). Simulasi Pertumbuhan Dan Finansial Hutan Tanaman Dipterokarpa Dengan Teknik Silvikultur Intensif (Silin) di PT Balikpapan Forest Industries (PT BFI). Tesis. Samarinda: Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Kusumaningrum. (2015). Analisis Kelayakan Finansial dan Ekonomi Pada Hutan Tanaman Industri PT Silva Nusantara Investama. Jogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Lahjie A.M., Lepong A., B.D.A.S. Simarangkir, R. Kristiningrum, Ruslim, Y. (2016). Financial analysis of dipterocarp log production and rubber production in the forest and lang rehabilitation program of Sekolaq Muliaq, West Kutai District, Indonesia. Biodiversitas 19 (3): 677-686.

Muluk, Abdul. (2014). Simulasi Kayu Bulat Dan Investasi Shore leprosula di PT. Kutai Timber Indonesia. Tesis. Samarinda: Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Muliadi, M., Lahjie A.M., B.D.A.S. Simarangkir, Ruslim, Y. (2016). Bioeconomic and enviromental valuation of dipterocarp estate forest based on local wisdom in Kutai Kertanegara, Indonesia. Biodiversitas 19 (1): 401-408.

Noor, R., Lahjie, A.M., Simarangkir., Ruslim, Y. (2019). Analisis Peluang Usaha Bagi Hasil Hutan Tanaman Jenis Eucalyptus pellita F Muel dan Accacia mangium di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.Agrifor, 18(2), 313-324.

Pamoengkas, P dan Juniar. 2011. Pertumbuhan Meranti Merah (Shorea leprosula Miq) dalam Sistem Silvikultur Tebang Pilih Tanam Jalur (Studi Kasus di Areal IUPHHK-HA PT Sari Bumi Kusuma, Kalimantan Tengah. Jurnal Silvikultur Tropika 2(1), 9 – 13.

Ruchaemi, A. (2013). Ilmu Pertumbuhan Hutan. Samarinda: Mulawarman University Press.

Salinding, Y. 2014. Simulasi Produksi Kayu Bulat dan Aspek Ekonomi Usaha Tanaman Jenis Shorea leprosula Dan Shorea siminis Di PT Kutai Timber Indonesia (PT KTI). Skripsi. Samarinda : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Sawada, M. 2014. Analisis Pertumbuhan dan Kelayakan Finansial Hutan Tanaman Jenis Dipterokarpa dengan RSSI Sebagai Model Pengelolaan Hutan Alam Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Timur. Disertasi. Samarinda: Program Doktor Ilmu Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.

Soares, M., Lahjie A.M., Simarangkir., Ruslim Y. (2019). Analisis Produksi Kayu Bulat dan Peluang Usaha Bagi Hasil Jenis Shorea leprosula Dan Shorea smithiana di PT Inhutani I Bukit Bangkirai Balikpapan. Agrifor, 18(1), 1-12.

Winarni B, Lahjie AM, Simarangkir BDAS, Yusuf S, Ruslim Y. (2017). Tengkawang Cultivation Model in Community Forest Using Agroforestry System in West Kalimantan, Indonesia. Biodiversitas 18 (2):765-772




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i1.5021

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.