POTENSI BEBERAPA LARUTAN ORGANIK DALAM MENDUKUNG PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum)

Milawati Lalla, Suwandi Said

Abstract


Red unions are one type of plant that is widely used as a  spice ini cooking and cannot be replaced with other types of plants so it is needed every time.   The research objective was to obtain one type of organic solution that produced the highest production of shallots and to calculate the potential production of each given organic  solution.  The research was carried out at the Kebun Percontohan Balai Penyuluhan Pertanian Bulango Timur in January-April 2020.  The research was conducted in the form of Randomized Bloc design consisting of 8 treatments including control namely without the use of organic solutions, POC, MOL Rice, MOL Banana, ZPT red union, ZPT Tauge, PGPR Root Bamboo and PGPR Elephan Grass Root.  Repeat 3 times with a plot size 1 m x 1 m.  The parameters observed were fresh weight and dry weight of red union bulbs.  The results showed that the highest fresh weight was obtained from the treatment of ZPT red union  14,22 ton haˉ¹) and MOL banana (14,06 ton haˉ¹).  The highest dry weight of bulbs resulted from the MOL treatment of banana (9,93 ton haˉ¹) and ZPT red union (9,87 ton haˉ¹).

Keywords


Local Microorganism ; Fresh Bulb ; Dry Bulb

Full Text:

PDF

References


Ardi, E. (2018). Bawang merah teknik budidaya dan peluang usahanya. Yogyakarta: Trans Idea Publishing.

Cahyani, Putrayani, Hasrullah, Ersyan, A. & J. (2017). Teknologi formulasi rhizobakteria berbasis bahan lokal dalam menunjang bioindustri pertanian berkelanjutan. Hasanuddin Student Journal, 1(1), 16–21.

Djufry, F. & R. (2013). Uji efektivitas pupuk organik Hi-Tech 19 pada tanaman sawi hijau. 408–416. Makassar: Balai Pengkajian Teknologi Sul-Sel.

Fitriani, M. S. ; E. ; J. (2015). Uji efektivitas beberapa mikroorganisme lokal terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains, 17(2), 68–74.

Handayani ; S.H, Yunus, A. & S. (2015). Uji kualitas pupuk organik dari berbagai macam mikroorganisme lokal (MOL). El Vivo, 3(1), 54–60.

Julita, S. ; G. H. & M. (2013). Pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) nasi dan hormon tanaman unggul terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai ( Capsicum annum L .). Dinamika Pertanian, XXVIII(3), 167–174.

Khoiratun, D., Shofiah, R., & Tyasmoro, S. Y. (2018). Aplikasi PGPR (plant growth promoting rhizobacteria) dan pupuk kotoran kambing pada pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas manjung. Produksi Tanaman, 6(1), 76–82.

Kurniati, Hodiyah, H. & N. (2018). Respons labu madu (Cucurbita moshata) terhadap zat pengatur tumbuh alami dengan berbagai dosis. Agricultural Research & Technology Journal, 2(1), 16–21.

Kurniati, F., Sudartini, T. &, & Hidayat, D. (2017). Aplikasi berbagai bahan ZPT alami untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kemiri sunan (Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw). Jurnal Agro, 4(1), 40–49. https://doi.org/10.15575/1307

Muslimah, Y., Jalil, M., Hadianto, W., Sarwanidas, T., & Hasan, A. (2015). Pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah dan media tanam terhadap stek mucuna ( Mucunabracteata ) The Effect of Onion Extract and Media TowardsGrowth Cuttings on Mucunabracteata. Agrotek Lestari, 1(1), 47–54.

Parawansa & Ramli. (2014). Mikroorganisme lokal (MOL) buah pisang dan pepaya terhadap pertumbuhan tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas). Agrisistem, 10(1), 10–15.

Permentan No. 01 tahun 2019 tentang Pendaftara Pupuk Organik, Pupuk hayati dan Pembenah Tanah. (2019).

Rahayu,E., & Berlian, N. (2004). Bawang merah. Jakarta:Indonesia: Penebar Swadaya.

Rajiman, R. (2018). Pengaruh zat pengatur tumbuh (ZPT) alami terhadap hasil dan kualitas bawang merah. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS, 2(1), A--327-335. Retrieved from http://jurnal.fp.uns.ac.id/index.php/semnas/article/view/1068/839

Sofwan, N., D, O. F. K., Triatmoko, A. H., & Iftitah, S. N. (2018). Optimasi ZPT (Zat Pengatur Tumbuhan) alami ekstrak bawang merah (Allium cepa fa. ascalonicum) sebagai pemacu pertumbuhan akar stek tanaman buah tin (Ficus carica). VIGOR: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika Dan Subtropika, 3(2), 46–48. Retrieved from http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/vigor/article/view/1000/658

Suhastyo, A. A., & Raditya, F. T. (2019). Respon pertumbuhan dan hasil Sawi pagoda ( Brassica narinosa ) terhadap pemberian MOL daun kelor. Agrotech Research Journal, 3(June), 56–60. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v3i1.29064

Surat keputusan menteri pertanian. (2000). Pelepasan Varietas Bawang Merah Bauji Sebagai Varietas Unggul Dengan Nama Bauji (p. No.65/Kpts/TP.240/2/2000). p. No.65/Kpts/TP.240/2/2000.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2.5567

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.