EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.)

Junaidi Pangeran Saputra

Abstract


ABSTRAK

Air cucian beras sering dibuang dan dianggap limbah rumah tangga padahal air cucian beras dapat dimanfaatkan dan memiliki potensi sebagai pupuk organik cair pada tanaman untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan efektivitas pemberian air cucian beras dan gula yang diperbanyak dengan air bersih terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman seledri. Metode menggunakan RAL satu faktor; 4 perlakuan dan 4 ulangan, tiap ulangan terdapat 4 polybag sampel tanaman. Perlakuan A; 1 liter air cucian beras + 1 liter air bersih, B; 1 liter air cucian beras + 1 liter air bersih, C; 1 liter air cucian beras beras + 1 liter air bersih + 2 gr gula pasir, D; 1 liter air cucian beras + 2 liter air bersih + 2 gr gula pasir. Pengambilan data umur 6 MST dan parameter diamati: tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), jumlah batang (helai), bobot segar brangkasan tanaman (gr) dan bobot segar tanaman (gr). Data hasil pengamatan dianalisis one-way MANOVA dan dilanjutkan Tukey. Hasil penelitian efektivitas pemberian air cucian beras dan gula berbeda nyata pada perlakuan A, B, C dan D terhadap jumlah batang tanaman tetapi tidak berbeda nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar brangkasan dan bobot segar tanaman. Perlakuan A lebih efektif pada tinggi tanaman (23 cm), bobot segar brangkasan (7,31 gr) dan bobot segar tanaman (6,38 gr). Perlakuan C lebih efektif pada jumlah daun (31,63 helai) dan jumlah batang (7,31 helai).


Keywords


Kata kunci: Efektivitas, Air cucian beras, Apium Graveolens L, Pupuk organik cair

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Ariyanti, M., Suherman, C., Anjarsari, I. R. D., & Sartika, D. (2017). Respon Pertumbuhan Bibit Nilam Aceh (Pogostemon cablin benth.) Klon Sidikalang Pada Media Tanam Subsoil Dengan Pemberian Pati Beras dan Pupuk Hayati. Jurnal Kultivasi, 16(3), 394–401. https://doi.org/10.24198/kltv.v16i3.14429

Ariyanti, M., Suherman, C., Rosniawaty, S., & Franscyscus, A. (2018). Pengaruh Volume dan Frekuensi Pemberian Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell.) Klon GT 1. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 6(2), 114–123. https://journal.unwim.ac.id/index.php/paspalum/article/download/94/78

Balitsa. (2011). Petunjuk Teknis Budidaya Seledri. Balai Penelitian Tanaman Sayuran, 1–2. http://hortikultura.litbang.pertanian.go.id/leaflet/JuknisSeledri.pdf

Fadilah, A. N., Darmanti, S., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh Penyiraman Air Cucian Beras Fermentasi Satu Hari Dan Fermentasi Lima Belas Hari Terhadap Kadar Pigmen Fotosintetik Dan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.). Jurnal Bioma, 21(1), 47–54.

Hadiwidodo, M., Sutrisno, E., & Sabrina, A. (2019). Pengaruh Variasi Gula Pasir Terhadap Waktu Pengomposan Ditinjau Dari Rasio C/N Pada Sampah Sayuran di Pasar Jati Banyumanik Dengan Penambahan Bioaktivator Lingkungan. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi Dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 16(1), 36–43. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v16i1.36-43

Himayana, A. T. S., & Aini, N. (2018). pengaruh pemberian Air Limbah Cucian Beras terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa var. chinensis). Jurnal Produksi Tanaman, 6(6), 1180–1188. http://protan.studentjournal.ub.ac.id/index.php/protan/article/download/763/786

Jumawati, R., & Paulina, M. (2020). Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada (Lactuca Sativa L.) Terhadap Interval Waktu Aplikasi Pemberian Air Cucian Beras. Jurnal Agroekoteknologi Dan Pertanian (JURAGAN), 1(1), 25–32.

Lalla, M. (2018). Potensi Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik pada Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.). Journal Agropolitan, 5(1), 38–43.

Novi, & Rizki. (2015). Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Pare (Momordica charantia L.) Yang diberi Air Cucian Beras Pada Berbagai Konsentrasi. Jurnal BioCONCETTA, 1(2), 67–73. http://ejournal.stkip-pgri-sumbar.ac.id/index.php/BioCONCETTA

Paulina, M., Lumbantoruan, S. M., & Septiani, A. (2020). Potensi Pemanfaatan Limbah Air Cucian Beras Pada Tanaman Pakcoy (Brassica Rapa L.). Jurnal Agroteknologi Dan Pertanian (JURAGAN), 1(1), 17–24.

Sukasih, L. S. (2017). Pengaruh Pupuk Hayati Evagrow Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil tanaman Seledri (Apium graveolens L.). Jurnal Piper, 13(25), 139–147. https://doi.org/10.7868/s0032180x17120024

Surtinah, Susi, N., & Endriani. (2018). meningkatkan Daya Berkecambah Benih Seledri (Apium Graviolens) Dengan Invigorasi. Jurnal Bibiet, 3(1), 33–39. https://doi.org/10.22216/jbbt.v2i2.3342

Wardiah, Linda, & Rahmatan, H. (2014). Potensi Limbah Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair Pada Pertumbuhan Pakchoy (Brassica rapa L.). Jurnal Biologi Edukasi Edisi 12, 6(1), 34–38. http://jurnal.unsyiah.ac.id/JBE/article/download/2274/2865

Yulianingsih, R. (2017). Pengaruh Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Terung Ungu (Solanum Melongena L.). Jurnal Piper, 13(24), 61–68. http://jurnal.unka.ac.id/index.php/piper/article/download/68/158




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2.5601

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.