PENGOMPOSAN ECENG GONDOK (Eichornia Crassipes SOLMS) DENGAN METODE SEMI ANAEROB DAN PENAMBAHAN AKTIVATOR EM4

Marjenah Marjenah, Justina Simbolon

Abstract


Eceng gondok (Eichornia Crassipes) adalah tumbuhan yang tumbuh di perairan seperti danau, sungai dan rawa-rawa. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang terlebih dahulu harus dikomposkan. Kompos eceng gondok tidak hanya dapat membantu memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman, tetapi dapat membantu memperbaiki sifat fisik tanah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan unsur hara di dalam kompos eceng gondok dan memanfaatkan tanaman eceng gondok sebagai alternatif pembuatan kompos untuk media tumbuh tanaman di persemaian serta mengetahui efisiensi penggunaan aktivator EM4 pada proses pengomposan eceng gondok. Pembuatan kompos eceng gondok dengan metode semi anaerob menggunakan aktivator EM4 dilakukan dengan tujuan mempercepat penguraian bahan organik menjadi kompos. Proses pengomposan dilakukan selama 21 hari dan menghasilkan kompos jadi sebanyak 25,4 kg (17,15%) dengan parameter yang diamati meliputi warna, bau, suhu, kelembaban, pH, kadar unsur hara N, P, K ,Ca, Mg dan kadar C-Organik serta C/N bahan. Hasil analisis kualitas kimia kompos yang dihasilkan dari kompos eceng gondok dengan metode semi anaerob menggunakan aktivator EM4, untuk suhu rata-rata = 42,1 °C, Kadar unsur hara N = 2,00%, P = 0,582%, K = 1,87%, CaO = 2,358%, MgO = 0,390%, Kadar C - Organik = 19,29% memenuhi Standar SNI 19-7030-2004 kecuali pH = 7,82 melebihi standar.


Keywords


eceng gondok, kompos, konsentrasi unsur hara, aktivator EM4

Full Text:

PDF

References


Fitriansyah, F. 1997. Percobaan Pembuatan Kompos Dari Eceng Gondok Dengan Metode Aerob Untuk Media Tanaman Di Persemaian. Skripsi. Fakultas Kehutanan. Universitas Mulawarman. Samarinda.

Hajama, N. 2014. Studi Pemanfaatan Eceng Gondok Sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos Dengan Menggunakan Aktivator EM4 Dan Mol Serta Prospek Pengembangannya. Jurnal Fakultas Teknik. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Mulyono. 2014. Membuat MOL Dan Kompos Dari Sampah Rumah Tangga. Agromedia pustaka. Jakarta.

Murbandono, L., 2003. Membuat Kompos. Penebar Swadaya, Jakarta.

Rinaldie, I. 2011 Percobaan Pembuatan Kompos Dengan Metode Semi Anaerob Dari Tiga Bahan Utama Yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Kehutanan. Universitas Mulawarman. Samarinda.

Pandebesie, E.S., D. Rayuanti. 2013. Pengaruh Penambahan Sekam Pada Proses Pengomposan Sampah Domestik. Jurnal Lingkungan Tropis, 2013, 6(1), 31 – 40.

Samekto R. 2006. Pupuk Kompos. PT Intan Sejati. Klaten

Setyaningsih L. 2007. Pemanfaatan cendawan micoriza arbuskula dan kompos aktif untuk meningkatkan pertumbuhan semai mindi (Melia azedarach Linn) pada media tailing tambang emas Pongkor [tesis]. Bogor: Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor.

Sittadewi, H. 2007. Pengolahan Bahan Organik Eceng Gondok Menjadi Media Tumbuh Untuk Mendukung Pertanian Organik. Jurnal. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi. Jakarta.

Subroto. H., dan A. Yusrani., 2005. Kesuburan dan Pemanfaatan Tanah. Edisi Pertama. Bayumedia Publising, Malang.

Suriany, A. 2007. Pengaruh Penambahan Kompos Terhadap Perubahan Sifat Tanah Dan Pertumbuhan Tanaman. Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Wahyono, S., F. Sahwan dan F. Suryanto., 2003. Mengolah Sampah Menjadi Kompos. Edisi Pertama. Jakarta.

Widarti, B. N., W. K. Wardhini, dan E. Sawono. 2015. Pengaruh Rasio C/N Bahan Baku Pada Pembuatan Kompos dari Kubis dan Kulit Pisang. Jurnal Integrasi Proses Vol. 5 No. 2 (Juni 2015) 75 – 80)

Widyaningsih, T. S. 2007. “Penyerapan Logam Cr total dan Cu2+ Dengan Eceng Gondok Pada Sistem Air Mengalir”. Tesis S2, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Kimia UGM, Yogyakarta.

Yuliarti, N. 2009. 1001 Cara Menghasilkan Pupuk Organik. Yogyakarta.

Yuwono, D. 2005. Kompos dengan Cara Aerob Maupun Anaerob, Untuk Menghasilkan Kompos Berkualitas. Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v20i2.5692

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.