ESTIMASI ERODIBILITAS TANAH DAN IDENTIFIKASI JENIS EROSI DI WILAYAH PASCA TAMBANG BATUBARA

Sri Sarminah, Uli Artha Gultom, Syamad Ramayana

Abstract


Teknik penambangan terbuka memiliki banyak dampak negatif yaitu berubahnya kondisi suatu lingkungan dengan penurunan produktivitas tanah, pemadatan tanah, erosi dan sedimentasi, serta terjadinya gerakan tanah atau longsoran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harian (sensitivitas tanah terhadap erosi) dan mengidentifikasi jenis erosi di area pasca tambang batubara. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan efektif, pada areal bekas tambang batubara pada land revegetasi tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan metode purposive sampling, Menentukan titik pengamatan sebanyak 10 titik pengamatan. Kemudian observasi dan pencatatan data di lapangan dan analisis laboratorium. Pendugaan erodibilitas tanah dilakukan dengan cara pengambilan contoh tanah, penentuan struktur tanah, permeabilitas tanah pada saat dilapangan, serta penentuan tekstur tanah dan bahan organik untuk dianalisis di laboratorium. Identifikasi erosi dengan mengambil dokumentasi jenis erosi yang mengacu pada referensi dan fakta yang ditemukan pada saat di lapangan. Untuk mengetahui nilai erodibilitas (kepekaan tanah terhadap erosi) menggunakan nomograph (erosibilitas tanah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai erodibilitas pada land revegetasi tahun 2017 di PT Mahakam Sumber Jaya berkisar antara 0,17-0,26 masuk ke kelas rendah-sedang, hasil identifikasi erosi ditemukan ada 5 jenis erosi yaitu erosi parit, erosi percikan, erosi lembaran, erosi nyata, dan longsor.


Keywords


Erosibilitas tanah, erosi, nomograph

Full Text:

PDF

References


Ademiluyi BO, Fabiyi EP. 2015. Response of Hybrid Maize (Zea mays L.) to Organic and Inorganic Fertilizers in Soils of South-West and North-Central Nigeria. Journal Plant Soil Sci 7 (2) : 121-127.

Asghar A, Ali A, Syed W.H, Asif M.T, Khaliq, Abid A.A. 2010. Growth and Yield of Maize Cultivars Affected by NPK Application in Different Proportion. Pakistan Journal Sci 62 (4) : 211-216

Akhtar, M.S., Z.A. Siddiqui, and A. Wiemken. 2011. Arbuscular Mycorrhizal Fungi and Rhizobium to Control Plant Fungal Diseases. Alternative Farming Systems, Biotechnology, Drought Stress and Ecological Fertilization. Series Sustainability Agriculture. Rev. Vol. 6 (Edit. Lichtfouse, E.) 390p. ISBN: 978-94-007-0185-49

Astiko, A.M., W. Sastrahidayat, dan A. Djauhari. 2013a. The Role of Indigenous Mycorrhiza in Combination with Cattle Manure in Improving Maize Yield (Zea Mays L) on Sandy Loam of Northern Lombok, Eastern of Indonesia. Jurnal Tropika Soils 18 (1).

Astiko, A.M., W. Sastrahidayat, dan A. Djauhari. 2013b. Soil Fertility Status and Soybean [Glycine max (L) Merr] Performance Following Introduction of Indigenous Mycorrhiza Combined with Various Nutrient Sources into Sandy Soil. Jurnal Agrivita 35

Dariah, A., A. Abdurachman dan D. Subardja. 2010. Reklamasi Lahan Pasca Penambangan untuk Perluasan Areal Pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan 4 (1) : 1-12. ISSN 1907-0799.

Douds, D.D., G. Nagahashi, and P.R. Hepperly. 2010. On-farm Production of Inoculum of Indigeneus Arbuscular Mycorrhizal Fungi and assessment of Diluent of Compost of Inoculum Production. Bioresource Technology 101 : 2326-2330

Cooke, G.W. 2005. Fertilizing for Maximum Yield. Granada Publishing Limited. London. P. 75-87.

Fadwiwati, A,Y dan A.G.Tahir 2013. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Provinsi Gorontalo. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pengkajian 16 (2) : 92-101

Febriyantiningrum, K., D. Oktafitria, N. Nurfitria, N. Jadid, dan D. Hidayati. 2021. Potensi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) sebagai Biofertilizer pada Tanaman Jagung. Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati 6 (1) : 25-31. p-ISSN 2527-3221, e-ISSN 2527-323X. DOI: 10.24002

Hadijah, A.D. 2010. Peningkayan Produksi Jagung Melalui Penerapan Inovasi Pengelolaan Tanaman terpadu. Jurnal Iptek Tanaman Pangan 5 (1) : 64-73

Hartanti, I. 2014. Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati Mikoriza Dan Rock Phosphate Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). JOMFAPERTA, 1 (1) : 1-14

Iskandar, D. 2003. Pengaruh Dosis Pupuk N, P, K Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis di Lahan Kering. Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, 2:1-5

Kasno A. dan T. Rostaman. 2013. Serapan Hara dan Peningkatan Produkstivitas Jagung dengan Aplikasi Pupuk NPK Majemuk. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan. 32 (3) :176-186.

Kumar, A., and A. Ch. Pandey. 2013. Evaluating Impact of Coal Mining Activity Landuse/ Landcover Using Temporal Satellite Images in South Karanpura Coalfields and Environs, Jharkhand State, India. IJARSG–An Open Access International Journal. ISSN 2320 – 0243.

Kumar, B. M. 2013. Mining Waste Contaminated Lands: an Up Hill Battle for Improving Crop Productivity. College of Forestry, Kerala Agricultural University, Thrissur, Kerala. Journal of Degraded and Mining Lands Management 1 (1): 4350. ISSN: 2339-076X.

Lingga, P dan Marsono. 2009. Petunjuk penggunaan pupuk. Penebar Swadaya, Jakarta. 150 hlm

Mamonto, R. 2005. Pengaruh Penggunaan Dosis Pupuk Majemuk NPK Phonska terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Manis (Zea mays Saccharata). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Icshan, Gorontalo.

Maqsood MA, Abid MA, Iqbal, Hussain MI. 2010. Effect of Variable Rate of N and P on Growth and Yield of Maize ((Zea mays L.). Journal Biology Science 1 : 19-20.

Marvelia, A., S. Darmanti, dan S. Parman. 2006. Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata) yang Diperlakukan dengan Kompos Kascing dengan Dosis yang Berbeda. Buletin Anatomi dan Fisiologi 14 (2): 7-18.

Mulyani SM. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Moelyohadi, Y. 2015. Respon Pertumbuhan Akar dan Tajuk Beberapa Genotif Jagung (Zea mays L. ) Pada Kondisi Suplai Hara Rendah Dengan Metode Kultur Air. Klorofil 10 (1) : 36-42.

Musafa, M.K., Aini, L.Q. dan Prasetya, B. 2015. Peran Mikoriza Arbuskular dan Bakteri Pseudomonas fluorescens Dalam Meningkatkan Serapan P dan Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Andisol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 2 (2) : 191-197.

Nafiah, B.I. dan B. Prasetya. 2019. Pengaruh Pupuk Hayati Konsorsium Miktroba dan Mikoriza Arbuskular Terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung Pada Incepticol. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan 6 (2) : 1325-1332. E-ISSN:2549-9793. Doi: 10.21776/ub.jtsl.2019.006.2.13

Noviana I dan Ishaq I. 2011. Karakter Hasil Galur dan Varietas Jagung pada MK II di Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Pengkajian dan Diseminasi Inovasi Pertanian Mendukung Program Strategis Kementrian Pertanian. Cisarua 9-11.

Novriani. 2010. Alternatif Pengelolaan Unsur Hara P (Fosfor) Pada Budidaya Jagung. Jurnal Agronobis 2 (2) : 42-49

Nurdin, Maspeke P., Illahude Z., dan Zakaria, F. 2009. Pertumbuhan dan Hasil Jagung yang Dipupuk N, P, dan K pada Tanah Vertisol Isimu Utara Kabupaten Gorontalo. Jurnal Tanah Tropika. 14(1): 49-56.

Nurhayati. 2012. Infektivitas Mikoriza Pada Berbagai Jenis Tanaman Inang Dan Beberapa Jenis Sumber Inokulum. Jurnal Floratek, 7, 25 -31.

Oktafitria, D., Febriyantiningrum, K., Nurfitria, N., Jadid, N., Purwani, K. I., Sumarsih, N., dan Purnomo, E. 2019. Eksplorasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) Pada Lahan Revegetasi Pasca Tambang Batu Kapur Dan Status Infeksinya terhadap Akar Jagung (Zea mays). Prosiding SNasPPM 4(1), 63-70.

Pulungan, A.S.S. 2018. Tinjauan Ekologi Fungi Mikoriza Arbuskula. Jurnal Biosains. 4 (1).

Purba, R. 2017. Pengkajian Pemupukan pada Usahatani Jagung di Lahan Kering dan Lahan Sawah di Kabupaten Pandeglang Banten. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian 2 (1): 205-290

Rahni NM. 2012. Efek Fitohormon PGPR terhadap Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L.). Jurnal Agribisnis Pengembangan Wilayah 3 (2) : 27-35.

Raihan, H.S. 2009. Pemupukan NPK dan Ameliorasi Lahan Pasang Surut Sulfat Masam Berdasarkan Nilai Uji Tanah Untuk Tanaman Jagung. Jurnal Ilmu Pertanian 9 (1) : 20-28

Ramayana, A.S. 2015. Studi Kondisi Biogeofisik Lahan untuk Desain Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang Batubara. Disertasi Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda.

Ramayana, A.S., S.D. Idris., Rusdiansyah, dan K.F. Majid. 2021. Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang Batubara Untuk Budidaya Tanaman Jagung (Zea mays L.) Dengan Aplikasi Pupuk Majemuk. Jurnal Agrifor…………….

Reavindo, Q., dan Br Bangun, R. 2016. Pengaruh Luas panen dan harga Produksi Terhadap Produksi Tanaman Jagung Kabupaten Karo. Jurnal Agrica, 9 (1) : 74- 79. doi:https://doi.org/10.31289/agrica.v9i1.401

Ruchjaniningsih, Thamrin, M dan Taufik, M. 2013. Respon Varietas Jagung Terhadap Nitogen di Lahan Sawah dan Lahan Kering. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pengkajian 16 (3) : 183-189.

Sahputra, H., Suswati., dan Gusmeizal. 2019. Efektifitas Aplikasi Kompos Kulit Kopi dan Fungi Mikoriza Arbuskular Terhadap Produkyivitas Jagung Manis. Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), 6 (2) : 106-111

Sasli, I. dan A. Ruliansyah. 2012. Pemanfaatan Mikoriza Arbuskular Spesifik Lokasi Untuk Efisiensi Pemupukan Pada Tanaman Jagung Di Lahan Gambut Tropis. Jurnal Agrovigor, 5 (2) : 65-74. ISSN 1979 5777

Setya, R., Kuswardani, R., dan Pane, E. 2019). Analisis Usahatani Jagung (Zea Mays L.) dan Efisiensi Pemasaran di Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat. AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis, 1 (2) : 152-161.

Setiawati M, Fitriantin, B, dan Suryatman, P. 2000. Pengaruh Mikoriza dan Pupuk Fosfat Terhadap Derajat Infeksi Mikoriza dan Komponen Pertumbuhan tanaman Kedelai. Paper presented at the Prosiding Seminar Nasional Mikoriza I. Bogor.

Sharer MS, Ayub M, Nadeem MA, Ahmad N. 2003. Effect of Different rates of N and P on Growth and Grain Yield of Maize. Journal Asian Plant Science 2 (3) : 347-349.

Sirajuddin, M. 2010. Komponen Hasil dan Kadar Gula Jagung Manis (Zea mays L. Sacharata) Terhadap Pemberian Nitrogen dan Zat Tumbuh Hidrasil. Fakultas Pertanian UNTAD, Palu.

Sukiman, H. 2015. Pemanfaatan Mikoriza Untuk Meningkatkan Kualitas Bibit Pohon dan Produktivitas Lahan Kawasan Perkotaan. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia. 1 (8) : 2021-2026. ISSN: 2407-8050.

Sulaiman, A.A., I.K Kariyasa, Hoerudin, Subagyono, K. dan Bahar, F.A. 2018. Cara Cepat Swasembada Jagung. IAARD Press. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta. 140 hlm

Taufiq A, Kuntyastuti H, Manshuri AG. 2004. Pemupukan dan Ameliorasi Lahan Kering untuk Peningkatan Produktivitas Kedelai. Prosiding Lokakarya Pengembangan Kedelai Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu di Lahan Kering. Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi.

Taufik, M., Maintang, M.B. Nappu. 2015. Kelayakan Usaha Tani Jagung di Sulawesi Selatan. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian 18 (1) : 67-80.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i1.5790

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.