PEMBERIAN PUPUK KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans poir) SEBAGAI PENCEGAHAN STUNTING

Faisal Ansyari

Abstract


Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dengan teman sebayanya. Stunting dipengaruhi oleh rendahnya kualitas gizi yang diberikan kepada anak. Dalam pemenuhan gizi diperlukan sayuran yang bermutu, salah satu solusinya yaitu menanam sayuran kangkung secara organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung sebagai pencegahan stunting di Desa Alue Ambang Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya. Penelitian ini menggunakan metode (RAK) rancangan acak kelompok non faktorial terdiri dari 1 faktor 5 kombinan masing-masing diulang 8 kali. faktor yang diuji adalah pupuk kompos dengan taraf (KO) 100%, tanah /8 kg (K1) 2 kg kompos, (K2) 4 kg kompos, (K3) 6x6 kompos dan (K4) 8 kg kompos. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kompos dengan dosis yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 10, 15, 20 dan 25 HST. Berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun umur 10, 15, 20 dan 25 HST. Namun berpengaruh tidak nyata pada umur 10 HST. Berpengaruh sangat nyata terhadap panjang daun, luas daun dan berat berangkasan basah umur 25 HST.


Keywords


Kangkung (Ipomea reptans poir), Pupuk Kompos

Full Text:

PDF

References


Agustine, Karlin, Yusrida, dan Ruli Joko Purwanto. (2013). Tanggapan Pertumbuhan Kangkung (Ipomea reptans) Terhadap Aplikasi Pupuk Organik Cair Urine Sapi Dan Pupuk Anorganik Di lahan Pasang Surut Tipe Luapan. Fakultas Pertanian UIBA. Palembang.

Fahrudin dan Fuat. (2009). Budidaya Caisim (Brasisca juncea L.) Menggunakan Ekstrak The dan Pupuk Kascing. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Hariyanto. (2006). Pengaruh Residu Herbisida Diuron dan Residu Pupuk Berkelanjutan Terhadap Populasi Mikroorganisme Pada Tanah Ultisol Taman Bogo Lampung Timur. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Harjadi, S. S. (2002). Pengantar Agronomi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka.

Harjadi, SS. (1996). Pengantar Agronomi. Jakarta: Gramedia. 197 hlm.

Kasini. (2012.) Pengaruh Bokasi Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bayam Pada Tanah Aluvial. Skripsi. Universitas Tanjung Pura.

Lawenga, F.F., Hasanah,U. dan Widjajanto,D. (2015). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik terhadaf Sifat Fisika Tanah dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) di Desa Bolupountu Kecamatan sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Agrotekbis. 3(5):564 570

Leiwakabessy, F.M. dan A. Sutandi. 2004. Pupuk dan Pemupukan. Departemen Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Lingga. (1991). Petunjuk Penggunaan pupuk . Jakarta: Penebar Swadaya.

Novizan. (2005). Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Agromedia Pustaka. 130 hlm.

Nurshanti, D. F. (2009). Pengaruh pemberian pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim (Brassica juncea L.). Jurnal Agronobis, 1(1), 89-98.

Nyakpa .M.Y.(1988). Kesuburan Tanah. Universitas Lampung.

Purwadi, W. (2017). Pertumbuhan dan Kadar Protein pada Tanaman Kangkung Darat ( Ipomea reptans poir) dengan Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Berbahan Dasar Sabut Kelapa dan Limbah Cair Tahu. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Rakun, A., & Mertha, I. G. (2018). Pengaruh Kompos Terhadap Hasil Panen Tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Jurnal Pijar Mipa, 13(1), 56-59.

Riskedas. (2018). Riset kesehatan dasar 2013.

Riyawati. (2012). Pengaruh Residu Pupuk Kandang Ayam dan Sapi Pada Pertumbuhan Sawi (Brasisca juncea L.) di Media Gambut. Skripsi, Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian dan Perternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Rukmana, R. (1994). Bertanam Kangkung. Yogyakarta: Kanisius. 44 hlm.

Salisbury F.B, dan C.W. Ross. (1995). Fisiologi Tumbuhan Terjemahan Dian Rukmana dan Surmayono. ITB. Bandung. Jilid 2.

Syahril, M. (2016). Penentuan Parameter Seleksi Tidak Langsung Tanaman Padi Pada Tanah Sulfat Masam Melalui Analisis Lintas. Jurnal Penelitian Agrosamudra, 3(2), 55-60.

Wijaya, K. A. (2008). Nutrisi Tanaman Sebagai Penentu Kualitas Hasil dan Resistensi Alami Tanaman. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Zai, A. K. E., Horiuchi, T., & Matsui, T. (2008). Effects of compost and green manure of pea and their combinations with chicken manure and rapeseed oil residue on soil fertility and nutrient uptake in wheat-rice cropping system. African Journal of Agricultural Research, 3(9), 633-639.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i1.5931

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.