IDENTIFIKASI MIKROBA AGENS HAYATI PADA LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis jackuenensis Jack.) BELUM MENGHASILKAN DI KECAMATAN MARANG KAYU - KUTAI KARTANEGARA

Purwati Purwati, Tutik Nugrahini, Rustam Baraq Noor

Abstract


Penyerapan dan ketersediaan unsur hara dapat ditingkatkan dengan adanya mikroorganisme tanah.. Lahan perkebunan kelapa sawit umumnya diusahakan pada lahan marjinal dan keragaman populasi mikroba tanah yang rendah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi mikroba agens hayati pada lahan kelapa sawit belum menghasilkan di Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara. Pengambilan sampel tanah berlokasi di perkebunan kelapa sawit belum menghasilkan milik rakyat di Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara dan proses identifikasi (penghitungan dan isolasi) mikroorganisme di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Metode penelitian ini meliputi dua metode meliputi penghitungan jumlah mikroorganisme tanah dan isolasi mikroorganisme tanah. Hasil penelitian menunjukkan mikroba yang terdapat pada lahan kelapa sawit belum menghasilkan yang berpotensi sebagai agens hayati yaitu jamur Trichoderma.


Keywords


Agens Hayati, Identifikasi, Kelapa Sawit

Full Text:

PDF

References


Aeron, A., Kumar, S., Pandey, P., Maheshwari, D. K. 2011. Emerging role of plant growth promoting rhizobacteria in agrobiology. In Bacteria in agrobiology: crop ecosystems (pp. 1-36). Springer, Berlin, Heidelberg.

Bhosale, H. J., Kadam, T. A. and Bobade, A. R. 2013. Identification and production of Azotobacter vinelandii and its antifungal activity against Fusarium oxysporum. Journal Environmental Biology, 34, 177-82.

Hajoeningtiijas, O. D., 2012. Mikrobiologi Pertanian. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Hakim, N., M. Nyakpa, A.M. Lubis, S.G. Nugroho, Saul, N. A. Diha, Go Ban Hong dan H.H. Bailey, 1986, Dasar-Dasar Ilmu Tanah, Universitas Lampung Press, Lampung.

Hanudin, Budiarto, H. dan Marwoto, B. 2018. Potensi Beberapa Mikroba Pemacu Pertumbuhan Tanaman Sebagai Bahan Aktif Pupuk dan Pestisida hayati. Jurnal Litbang Pertanian. Vol. 37 No. 2. 59-70.

Harman, G. E. 2014. Trichoderma Spp., Including T. Harzianum, T. Viride, T. Koningii, T. Hamatumand Other Spp. Deuteromycetes, Moniliales (Asexual Classification System). Cornell University College of Agriculture And Life Sciences. Dept of Ntomology. Cornell University.

Kalay. A. M. 2005. Penggunaan Trichoderma koningii Oud. Sebagai Pengendali Sclerotium rolfsii, Fusarium oxysporium, dan Rhizoctonia solani pada Kacang Tanah. Jurnal Pengelolaan Wilayah, 1, 8-13.

Mali, G. V. and Bodhankar, M. G. 2009. Antifungal and Phytohormone Production Potential of Azotobacter chroococcum Isolates from Groundnut (Arachis hypogea L.) Rhizosphere. Asian Journal, Exp. Sci., 23, 293-297.

Purwati dan Hamidah. 2018. Biodiversitas Mikroba Rizosfer Tanaman Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata cv Borneo Prima). Jurnal Agrifarm. Vol. 7 No. 2. Desember 2018. 51-53.

Purwati dan Nugrahini, T. 2020. Identifikasi Mikroba Rhizosfer Pada Tanaman Lada Malonan 1 (Piper nigrum L.) Di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Agrifor. Vol. XIX No. 1. Maret 2020. 431-437.

PPT. 1983. Term of Reference Tipe A, Jenis dan Macam Tanah di Indonesia untuk Keperluan Survey dan Pemetaan Tanah Daerah Transmigrasi. Pusat Penelitian Tanah.

Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D. dan Hartatik, W. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Sutedjo, M. M. 1996. Mikrobiologi Tanah. Rineka Cipta. Jakarta.

Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengelolahannya. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Zulkarnain. 2007. Keragaman Intensitas beberapa Penyakit Penting Tanaman Kentang pada Sistem Perbenihan Aeroponik dan Perbenihan dengan Menggunakan Media Arang Sekam (Skripsi). Jurusan HPT Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makasar.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i1.5936

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

Agrifor ISSN ONLINE APRIL 2016 : 2503-4960

Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.