Tingkat Kerusakan Tanaman MPTS (Multi-Purpose Tree Species) Pada Berbagai Fase Pertumbuhan Di Gapoktahut Alam Pala Lestari, KPH Pesawaran

Vania Eveline Simanjuntak, Machya Kartika Tsani, Surnayanti Surnayanti, Sugeng Prayitno Harianto

Abstract


Keberadaan Multi-Purpose Tree Species (MPTS) dalam sistem agroforestri memberikan manfaat ekologis dan ekonomis, namun keberadaannya juga rentan terhadap gangguan organisme pengganggu yang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai fase pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan tanaman MPTS berdasarkan kejadian serangan pada setiap fase pertumbuhan di Gapoktanhut Alam Pala Lestari, Kabupaten Pesawaran. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi langsung di lapangan pada 37 petak ukur berukuran 25 m × 40 m dengan pengumpulan data berupa jenis tanaman, jumlah tanaman terserang, serta persentase kejadian serangan pada fase semai, pancang, tiang, dan pohon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 jenis MPTS yang menyusun lahan agroforestri, yaitu alpukat, aren, cengkeh, durian, jambu, jengkol, kelapa, kemiri, mangga, nangka, pala, petai, pinang, dan rambutan. Pada fase semai, kejadian serangan nilai tertinggi sebesar 25% pada tanaman pala. Pada fase pancang, kejadian serangan nilai tertinggi mencapai 80% pada pala, diikuti oleh cengkeh dan pinang. Pada fase tiang dan pohon, tanaman pala menunjukkan kejadian serangan tertinggi dibandingkan jenis lainnya, masing-masing sebesar 93% dan 99%. Persen tingkat kerusakan paling tinggi pada semua fase, ada pada fase pohon dengan kategori kerusakan ringan.


Full Text:

PDF

References


Agrios, G. N. (2023). Plant Pathology (6th ed.). Elsevier Academic Press.

Ahmad, F., Kusumiyati, K., Soleh, M. A., et al. (2024). Chili cultivars vulnerability: a multi-factorial examination of disease and pest-induced yield decline across different growing microclimates and watering regimens. BMC Plant Biology, 24, 979.

Akhsan, N., & Fitri, N.A. (2024). Identifikasi jamur patogen bercak daun Eucalyptus sp. dan uji ekstrak daun Eucalyptus pellita F. Muell terhadap jamur patogen bercak daun secara in vitro. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 7(1), 45–53.

Alifia, R. Y., Abadi, A. L., & Choliq, F. A. (2023). Mekanisme antagonisme beberapa isolat jamur endofit terhadap patogen Colletotrichum gloeosporioides penyebab penyakit antraknosa pada tanaman anggrek Dendrobium secara in vitro. Plantropica: Journal of Agricultural Science, 8(2), 124-133.

Bangerth, F., & Li, C. J. (2022). Fruit abscission and hormone balance in horticultural crops. Scientia Horticulturae, 293, 110684.

Fikry, M. Y., Wahyuningsih, E. (2024). Keanekaragaman jenis dan pendapatan pada berbagai pola agroforestri di hutan kemasyarakatan Aik Bual Lombok Tengah. GeoScienceEd Journal, 5(2): 197–211.

Fitriana, F., Sudarma, I.M., & Suniti, N. (2024). Uji efektivitas ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) untuk menghambat pertumbuhan Colletotrichum sp. penyebab penyakit antraknosa pada buah pepaya (Carica papaya L.). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 7(2), 87–96

Ghimire, M., Khanal, A., Bhatt, D., Dahal, D., Giri, S. (2024). Agroforestry systems in Nepal: Enhancing food security and rural livelihoods – a comprehensive review. Food and Energy Security, 13(1): e524.

Hardiansyah, G., Erianto, E., Pranoto, D. Y. B., Haryono, Z., Mahdi, I. (2023). Upaya kesejahteraan masyarakat melalui penanaman MPTS. Community Development Journal, 4(4): 9505–9512.

Hasby, A., Astuti, L. P., & Rizali, A. (2024). Bioactivities of bay leaf (Syzygium polyanthum) fumigant tablets against Araecerus fasciculatus (De Geer) (Coleoptera: Anthribidae). Jurnal Entomologi Indonesia, 21(2), 118-129.

Jaya, I. N. S., Sadono, R., & Nugroho, B. (2021). Struktur tegakan dan kerentanan serangan hama pada sistem agroforestri. Jurnal Ilmu Kehutanan, 15(2), 87–96.

Kilmaskossu, S. T. E. M., Nerokouw, J. P. 1993. Inventory of Forest Damage at Faperta Uncen Experiment Gardens in Manokwari Irian Jaya Indonesia. Proceedings of the Symposium on Biotechnological and Environmental Approaches to Forest and Disease Management. Bogor: SEAMEO.

Li, F., Zhang, Y., & Wang, X. (2022). Wood decay fungi: an analysis of worldwide research. Journal of Soils and Sediments, 22, 2154–2167.

McTaggart, A. R., Aime, M. C., Shivas, R. G., & Geering, A. D. W. (2021). Rust fungi: taxonomy, diversity and evolution. Fungal Biology Reviews, 37, 1–21.

Octaviani, I., Ikawati, S. (2022). Inventarisasi hama dan musuh alami pada tanaman padi di Kecamatan Pulau Laut Timur. Jurnal Pertanian Terpadu, 10(1): 24–36.

Rahman, A., Pratama, R., & Kurniawan, D. (2019). Kerentanan tanaman tahunan terhadap serangan hama dan penyakit pada fase produktif. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 23(2), 101–109.

Rizali, A., Oktaviyani, O., Putri, S., Doananda, M., Linggani, A. (2021). Invasion of fall armyworm alters native herbivore attack intensity and natural enemy diversity. Biodiversitas, 22(8).

Santos, M., Egea-Cortines, M., Gonçalves, B., & Matos, M. (2023). Molecular mechanisms involved in fruit cracking: A review. Frontiers in Plant Science, 14, 1130857.

Schwarze, F. W. M. R., & Fink, S. (2021). Wood decay fungi and tree stability. Forest Pathology, 51(1), e12669.

Siregar, I., Harahap, M., & Nasution, Z. (2022). Intensitas serangan hama dan penyakit pada tanaman MPTS di Sumatera Utara. Jurnal Agroforestri Indonesia, 5(1), 45–53.

Tamrin, M., Kamaluddin, A.K., Kehutanan, P. S., Pertanian, F., Khairun, U., & Pertamina, J. (2022). Pengelolaan Agroforestri pada Blok Pemanfaatan KPH Bacan Kabupaten Halmahera Selatan. Wahana Forestra : Jurnal Kehutanan, 17(2), 135–147.

Tsao, W.C., Li, Y.H., Lin, T.C., & Wang, C.L. (2024). Identification and molecular detection of the pathogen of Phalaenopsis leaf yellowing. Frontiers in Microbiology, 15, 1324578.

Tulung, M. (2000). Study of cacao moth (Conopomorpha cramerella) control in North Sulawesi. Eugenia, 6(4): 294–299.

Wibowo, C.S., Apriyanto, A., Ernawan, R., et al. (2024). Molecular basis of resistance to leaf spot disease in oil palm. Frontiers in Plant Science, 15, 1305678.

Wulandari, C., Safe’i, R., & Kaskoyo, H. (2020). Kesehatan tanaman pada sistem agroforestri di Indonesia. Jurnal Sylva Lestari, 8(3), 321–330.

Yustika, V., Asmarahman, C. (2021). Identifikasi dan pengendalian hama dan penyakit di pesemaian PT Natarang Mining Kabupaten Tanggamus. Jurnal Rimba Lestari, 1(2): 78–87.

Zhou, Y. et al. (2025). Characterization of Fungal Pathogens Causing Blueberry Fruit Rot. Pathogens, 14(2).




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v25i1.9325

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

link ke situs budidaya tani

 Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs web mitra usaha tani