Pemanfaatan Tanaman Air Eceng Gondok (Eichhornia crassipes), Kiambang (Pistia stratiotes) Dan Mata Lele (Lemna minor) Dalam Penyerapan Logam Berat Seng (Zn) Pada Air Tercemar

Anshar Harya Sakti, Imanuddin Imanuddin, Rosdianto Rosdianto, La Sarido, Rudi Rudi

Abstract


Kualitas air untuk keperluan kegiatan budidaya ikan merupakan suatu variabel yang mempengaruhi pengelolaan dan kelangsungan hidup, berpengaruh juga terhadap keberlangsungan hidup biota atau organisme perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dari tanaman air Eichhornia crassipes (Eceng Gondok), Pistia stratiotes (Kiambang) dan Lemna minor (Mata Lele) yang ampuh  menyerap logam berat Seng (Zn). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskritif. Penggujian sampel di laboratorium dan metode eksperimen yaitu mencari perbandingan antara tanaman air yang mampu lebih baik menurunkan konsentrasi logam berat pada air limbah. Data awal hasil penelitian menunjukan bahwa penyerapan tanaman air Eichhornia crassipes, Pistia stratiotes dan Lemna minor mampu menurunkan logam berat jenis Seng (Zn) dengan nilai konsentrasi yang sama pada setiap air sampel yaitu dengan kadar 0,71 mg/L, setelah diberi perlakuan Eichhornia crassipes (Eceng Gondok) mengalami penurunan menjadi 0,24 mg/L, Pistia stratiotes (Kiambang) 0,42 mg/L, Lemna minor (Mata Lele) 0,16 mg/L. Presentase penyerapan logam berat Seng (Zn) dari tanaman Eichhornia crassipes sebesar 66,19%, Pistia stratiotes 40,84%, dan Lemna minor 77,46%.


Keywords


Logam Berat Seng (Zn), Air Tercemar, Tanaman Air

Full Text:

PDF

References


Darmono, L. H. (2001). Pencemaran Hubungannya dengan Toksikologi Senyawa Logam, Penerbit Universitas Indonesia Press. Jakarta.

Dewi, N. K. (2012). Biomarker pada ikan sebagai alat monitoring pencemaran logam berat kadmium, timbal dan merkuri di perairan Kaligarang Semarang. Program Doktor Ilmu Lingkungan.

El-Kheir, W. A., Ismail, G., El-Nour, F. A., Tawfik, T., & Hammad, D. (2007). Assessment of the efficiency of duckweed (Lemna gibba) in wastewater treatment.

Fachrurozi, M., Utami, L. B., & Suryani, D. (2010). Pengaruh variasi biomassa Pistia stratiotes L. terhadap penurunan kadar BOD, COD, dan TSS limbah cair tahu di Dusun Klero Sleman Yogyakarta.

Hafidhin, F. A., Ratnawati, R., Sutrisno, J., Nurhayati, I., Nur Febrianti, A., & Al Kholif, M. (2023). Penerapan Teknologi Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Eceng Gondok untuk Mengolah Air Limbah Laundry. Jurnal Ilmu Alam Dan Lingkungan, 14(2), 42–50.

Herlambang, P., & Hendriyanto, O. (2015). Fitoremediasi limbah deterjen menggunakan kayu apu (Pistia stratiotes L.) dan Genjer (Limnocharis flava L.). Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan, 7(2), 100–114.

Kusrinah, Nurhayati, A., & Hayati, N. (2016). Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Eceng gondok (Eichornia crassipes) Menjadi Pupuk Kompos Cair Untuk. Dimas, 16(1), 27–48.

Leng, R. A., Stambolie, J. H., & Bell, Rjlr. (1995). Duckweed-a potential high-protein feed resource for domestic animals and fish. Livestock Research for Rural Development, 7(1), 36.

Marlany, R., Setiawati, S., & Tamburaka, R. S. E. (2023). Pemanfaatan Tanaman Air untuk Menurunkan Parameter Pencemar pada Kali Kadia Kota Kendari Menggunakan Metode Fitoremediasi. Ajie, 07(September), 100–117. https://doi.org/10.20885/ajie.vol7.iss3.art4

RAZIKIN, R. K. (n.d.). PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JEMBER.

Rovita, G. (2012). Stratifikasi vertikal NO3-N dan PO4-P pada perairan di sekitar eceng gondok (Eichornia crassipes Solms) dengan latar belakang penggunaan lahan berbeda di rawa pening. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 1(1), 19–25.

Safarrida, A., & Ngadiman, W. J. (2015). Fitoremediasi kandungan kromium pada limbah cair menggunakan tanaman air. J Bioteknol Biosains Indones, 2, 55–59.

Savira, W., & Fitrihidajati, H. (2024). Pemanfaatan Eceng gondok (Eichornia crassipes) dan Kayu apu (Pistia stratiotes ) sebagai Agen Fitoremediasi Pencemaran Air oleh Logam Berat Zink (Zn). LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi, 13(1), 191–197. https://doi.org/10.26740/lenterabio.v13n1.p191-197

Suryandari, Astri dan Sugiantian, Y. (2009). Manfaat Dan Permasalahannya. 151–154.

Sutandi, M. C., Genkensiana, A., & Mayaut, C. C. I. (2021). Pemanfaatan Gulma Eceng Gondok sebagai Penjernih Air. Jurnal Teknik Sipil, 17(1), 55–69. https://doi.org/10.28932/jts.v17i1.2895

Ulfin, I., & Widya, W. (n.d.). Studi Penyerapan Kromium Dengan Kayu Apu (Pistia, L). Akta Kimindo Jurusan Kimia Institut Teknologi Sepuluh November, 1, 41–48.

Yesiani, L. N. M. (2014). Manajemen Kualitas Air Pada Tambak Pembesaran Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer) Dan Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Di Tambak Ud. Laskar Langit Desa Patas Kecamatan Gerokgak Buleleng, Bali. Universitas Brawijaya. Malang, 10.

Zumani, D., Suryaman, M., & Dewi, S. M. (2015). PEMANFAATAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms)UNTUK FITOREMEDIASI KADMIUM (Cd) PADA AIR TERCEMAR. Jurnal Siliwangi:Seri Sains Dan Teknologi, 1(1), 22–31.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v25i1.9354

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

link ke situs budidaya tani

 Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs web mitra usaha tani