Kajian Potensi Wilayah Sungai Limboto-Bolango-Bone Terhadap Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (JPSDA) Pada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo

Habir Habir

Abstract


Kajian Potensi Wilayah Sungai Limboto-Bolango-Bone Terhadap Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air (JPSDA) Pada

Balai Wilayah Sungai  (BWS) Sulawesi II Gorontalo

 

Habir1

1Dosen Fakultas Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Samarind

Email: habirhabir1@gmail.com

 

ABSTRAK 

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar, dan memiliki potensi air yang sangat besar dibandingkan dengan negara lain. Secara total potensi sumber daya air di indonesi sebesar 3906.5 Triliun m3 pertahun dengan perkapita sebesar 16600 m3/tahun. Air yang ada ini tersebar di enam pulau besar yang ada Indonesia. Provinsi Gorontalo dengan luas 11.257,07 km2  dan jumlah penduduk mencapai 1.137.385 jiwa mempunyai wilayah administrasi sebanyak 77 (tujuh puluh tujuh) Kecamatan, 72 (tujuh puluh dua) kelurahan dan 657 (enam ratus lima puluh tujuh) Desa yang tersebar pada 5 (lima) Kabupaten dan 1 (satu) Kota (Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017). Berdasarkan batas wilayah hidrologis provinsi Gorontalo mempunyai 3 (tiga) wilayah sungai yaitu 2 (dua) wilayah sungai  lintas provinsi meliputi Wilayah Sungai Limboto Bolango Bone selanjutnya disebut WS LBB dan wilayah sungai Randangan serta 1 (satu) wilayah sungai strategis yaitu wilayah sungai Paguyaman, tahun 2016 Balai Wilayah Sungai Sulawesi II telah melakukan kegiatan Review Pola Pengelolaan sumber daya air WS LBB, dan sesuai dengan Peraturan   Menteri   Pekerjaan   Umum   dan   Perumahan   Rakyat   No. 10/PRT/M/2015 tentang Rencana dan Rencana Teknis Tata Pengaturan Air dan Tata Pengairan bahwa dokumen Pola Pengelolaan Sumber Daya Air wilayah sungai perlu dilakukan review setiap 5 (lima) tahun sejak ditetapkan dimana Dokumen Pola Pengelolaan Sumber Daya Air WS LBB yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor. 591/KPTS/M/2010 telah melampaui kurun waktu 5 (lima) tahun. Dari hasil kajian perhitungan potensi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) untuk biaya jasa pengelolaan sumber daya air (BJPSDA) WS Limboto-Bolango-Bone di Wilayah Sungai SULAWESI II ada beberapa hal yang dapat disimpulkan antara lain : Berdasarkan hasil rekapitulasi dan perhitungan analisis, maka didapatkan Total Biaya Pengelolaan Ideal untuk Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air di WS Limboto-Bolango-Bone adalah Rp. 237,411,871,000. Hasil perhitungan didapatkan bahwa Total Nilai Manfaat Ekonomi (NME) dari Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air pada setiap usaha yang ada di WS Limboto-Bolango-Bone adalah Rp. 2,744,450,014,565,370,- sedangkan hasil perhitungan dan analisis maka didapatkan perkiraan tarif Biaya Jasa Pengelolaan Sumber Daya Air di WS Limboto-Bolango-Bone oleh BWS Sulawesi II adalah air minum Rp. 0,818/M3, Industri Rp. 138,57/M3, Listrik/PLTA Rp. 0/M3, Usaha Pertanian Rp. 147.578,62/Ha dan Pertanian rakyat Rp. 10,44/Ha

 

Kata Kunci: Gorontalo, Wilayah hidrologis, dan PNBP BJPSDA.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT LAMIN