Revitalisasi Infrastruktur dan Digitalisasi UMKM Kerajinan Dayak di Desa Budaya Pampang Samarinda
Abstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi kapasitas operasional dan jangkauan pasar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lamin Pamung Tawai di Desa Budaya Pampang, Samarinda. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi keterbatasan infrastruktur fisik tempat berjualan yang rentan terhadap faktor cuaca dan risiko keamanan, serta stagnasi strategi pemasaran yang masih bersifat konvensional. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), intervensi dilakukan dalam dua dimensi utama: revitalisasi fasilitas fisik melalui pemasangan folding gate dan partisi modular, serta akselerasi digital melalui pengembangan portal e-commerce pada domain budayapampang.web.id. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kenyamanan kerja dan efisiensi manajemen inventaris. Selain itu, integrasi teknologi digital telah memperluas visibilitas produk kerajinan Dayak ke pasar nasional dan internasional. Keberlanjutan program dijamin melalui pembentukan tim pengelola fasilitas dan peningkatan literasi digital pemuda desa sebagai admin pemasaran. Sinergi antara penguatan fisik dan digital ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, tetapi juga berfungsi sebagai mekanisme pelestarian warisan budaya Dayak Kenyah di era industri 4.0.
Full Text:
PDFReferences
Ajib, A., Nurlaela, N., Farhani, F., & Khiarotunnisa, K. (2024). Participatory Action Research (PAR) dalam Pemberdayaan UMKM. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 884-892.
Allameh, S. M., & Rostami, N. A. (2014). Survey relationship between organizational justice and organizational citizenship behavior. International Journal of Management Academy, 2(3), 1–8.
Aselage, J., & Eisenberger, R. (2003). Perceived organizational support and psychological contracts: A theoretical integration. Journal of Organizational Behavior, 24(5), 491–509.
Bahrudin, F., Haryadi, R. M., & Siswa, T. A. Y. (2025). Perancangan Fasilitas Usaha dan Platform Digital Berkelanjutan Bagi UMKM Lamin Pamung Tawai. Bakti Banua: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 93-104.
Haryadi, R. M., Sitorus, A. N., & Zilfana, Z. (2025). Optimizing destination branding in Pampang Cultural Village, East Kalimantan. International Journal of Sustainable Community Services and Development (IJSCSD), 1(1), 38-49.
Paramitha, D. I., dkk. (2022). Upaya Pengembangan UMKM Berbasis Digital di Provinsi Kalimantan Timur Melalui Kampus UMKM Shopee. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 3895-3904.
Purwadi. (2016). Keunggulan Produk Akulturatif pada Sarung Samarinda. Journal of Creative Industry, 3(1), 12-20.
Wijanarka, T., & Sari, N. K. D. A. P. (2022). The role of SMEs in Indonesian e-commerce to the Indonesian economy during the COVID-19 pandemic. Journal of World Trade Studies, 7(1), 33–48.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Lamin




