Peran Masyarakat Dalam Pelestarian Fungsi Hutan

Uci Mariana

Abstract


ABSTRAK

UCI MARIANA. Bentuk peran masyarakat dalam pengelolaan dan pelestarian hutan perlu dibina dan dikembangkansesuai dengan pengalaman anggota masyarakat yang bersangkutan dengan dibarengi pemahaman yang baik dari pemerintah tentang menjaga hutan yang baik dan benar. Tugas pemerintah dan masyarakat, adalah : Memberi informasi   kepada pemerintah, Meningkatkan kesediaan masyarakat untuk menerima keputusan, menerapkan penggunaan paperless.

Peran Dinas Kehutanan sebagai perpanjangan tangan pemerintah di daerah yang berfungsi menjaga fungsi kelestarian hutan dengan proaktif dan berperan sebagai motor penggerak dan sebagai pelindung hutan yang utama.

Pemerintah dan para penegak hukum juga harus memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku pembalakan liar danPemerintah juga harus menindak tegas orang-orang yang telah melakukan pencurian sumber daya hutan serta para pelaku perusak hutan.

Pemanfaatan hutan harus sesuai dengan fungsi dan peruntukkannya menyebabkan menyebabkan berbagai masalah yang terkait beberapa kepentingan. Permasalahan yang diteliti yaitu tentang penggunaan lahan kawasan hutan konservasi Taman Nasional Kutai untuk pelebaran jalan poros Sangatta-Bontang dengan mengatasnamakan izin pinjam pakai kawasan hutan berdasarkan SK pembangunan jalan tahun 1990 Nomor 70 Menhut-VI/1990 tanggal 7 Februari 1990.

Masyarakat merelakan pemakaian kawasan konservasi diberikan kepada perusahaan. Semaentara, masyarakat yang bergantung pada hutan berhak menuntut hak  yang sama untuk mendapatkan hak seabagai masyarakat dari kawasan konservasi ini.Masyarakat tahu status kawasan ini, janji dari calon kepala daerah yang harus ditagih ketika terpilih. Pengurangan kawasan untuk kepentingan ekploitasi sumber daya alam, ijin pinjam pakai kawasan hutan, dan pelepasan kawasan untuk ekspansi modal serta perluasan kota merupakan tiga masalah kritis yang dihadapi oleh Taman Nasional Kutai, selain kebakaran karena el-nino

Persoalan kritis yang sebenarnya disebabkan oleh kebijakan pemerintah akan tentang tata kelola kawasan konservasi. Pemerintah seakan-akan terlihat serius jika urusan hutan konservasi, pada kenyataannya nilai uang konservasi dianggap terlampau kecil dibanding memberikan akses pada pemodal untuk berinvestasi.Kepada perusahaan besar yang sanggup memberi “nilai lebih” kepada daerah namun masyarakat menganggap sebagai sebuah kemunduran.

Keyword :  Peran Masyarakat ; Pelestarian Hutan ; Dinas Kehutanan Kutai Timur.

 ===============

 

ABSTRAC

               UCI MARIANA. Shape the role of communities in the management and conservation of forests needs to be fostered and developed in accordance with the relevant community members experience coupled with a good understanding of the government on maintaining the forest is good and right. The task of government and society, are: Providing information to the government, increase people's willingness to accept the decision, implementing the use of paperless.

The role of the Forest Service as an arm of government in an area that serves to maintain the function of forest sustainability by proactively and act as a driving force and as the main protector of the forest.

Government and law enforcement officials must also give the harshest penalty for illegal loggers and government also should take stern action against those who have committed theft of forest resources as well as the perpetrators of forest destruction.

Uses must correspond with the functions and designation result in causing various problems related some interest. The problem under study is about the use of forest land conservation Kutai National Park for road widening shaft Bontang Sangatta-use permit on behalf of the forest area of road construction by decree of 1990 No. 70 Menhut-VI / 1990 dated February 7, 1990.

Community to give up the use of conservation area given to the company.Semaentara, forest-dependent communities the right to demand the same rights to get the right people seabagai of this conservation area. The public knows the status of the region, the promise of prospective regional heads must be charged when elected. Reduction of the area for the benefit of the exploitation of natural resources, borrow and use permit forest area, and release area for capital expansion and the expansion of the city are three critical problems faced by the Kutai National Park, in addition to the fire because of el-nino.

Critical issues are actually caused by government policy on the governance of protected areas. The government seemed to look seriously if the affairs of forest conservation, in fact conservation value of money is considered too small compared to providing access to investors to invest. To large companies who could provide "added value" to the region, but people perceive it as a setback.

Keyword: Role of Civil Society; Preservation of Forests; East Kutai Forestry Service.              


Keywords


Role of Civil Society; Preservation of Forests; East Kutai Forestry Service.

Full Text:

DOC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.