PERANAN KINERJA PENGELOLAAN OBYEK WISATA “KEBUN RAYA UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA” SEBAGAI PELAYANAN KEPADA PUBLIK

Meirinda Rizqi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kinerja karyawan pengelolaan mempunyai pengaruh yang positif terhadap kualitas pelayanan kepada publik pada Obyek Wisata Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda, yang terletak pada Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara. Kota Samarinda yang dilaksakan pada Bulan Maret sampai dengan Juni 2013.

Data primer diperoleh dengan memberikan angket kepada responden yang telah ditentukan sebanyak 17 orang sebagai sampel secara random kepada Karyawan,  Untuk menilai kinerja karyawan pengelola oleh  Mitrakerja, dan Pengunjung Obyek Wisata Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda juga diberikan angket pertanyaan secara random. Dalam angket dibuatkan beberapa pertanyaan dimana setiap jawaban di buat sedemikian rupa sehingga hanya ada tiga jawaban yaitu A untuk kinerja Baik, B kinerja Sedang, dan C kinerja Kurang, Kemudian setiap jawaban di total dan di persentasikan.

Potensi Obyek Wisata ini berfungsi untuk rekreasi, pendidikan, penelitian dan konservasi flora dan fauna yang terletak di dalam Kota Samarinda dan mudah dijangkau dari kota-kota lain.

Kinerja karyawan pengelola obyek wisata Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda, berdasarkan jumlah jawaban pertanyaan maka Kinerjanya termasuk katagori Sedang, namun menurut M.Darwis (Fitria, 2005:1) katagorinya masih rendah karena nilainya hanya 43% atau tidak mencapai 55%.

Penilaian Kinerja oleh Mitra Kerja terhadap pengelola Obyek Wisata Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda cukup baik yaitu katagori Sedang dengan nilai 57%, ini dikarenakan mereka dapat berusaha dengan tenang dan mendapat keuntungan yang lumayan.

Penilian kinerja oleh Pengunjung terhadap pengelola Obyek Wisata Kebun Raya Universitas Mulawarman Samarinda berdasarkan jumlah jawaban pertanyaan maka Kinerjanya termasuk katagori Sedang yatu nilainya 38%. Namun karena tidak mencapai 55%, maka katagorinya masih kurang. Hal ini dikarenakan banyaknya sarana dan prasarana yang kurang berkenan misalnya Kebun Binatang, Kebersihan sampah, dan kurangnya wahana permainan.

Oleh karena itu perlu terobosan inovasi agar pengunjung bertambah, berkesan dan mau datang lagi dengan dibuatnya Water Park untuk melengkapi pasilitas rekreasi. Penataan taman, fasilitas dan tempat parkir, Kebersihan Tempat rekreasi dan kebun binatang perlu ditingkatkan lagi.


Keywords


Kinerja, Pelayanan Publik

Full Text:

doc

References


Anonim. 1988. Pariwisata Nusantara Indonesia. Direktorat Jendral Pariwisata.

Jakarta

Anonim 1989. Sapta Pesona. Dinas pariwisata Seni dan Budaya Kalimantan Timur

Anonim. 2003. Bahan Kuliah Pengelolaan Kawasan Konservasi. Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman Samarinda.

Davis, Keith dan John W. Newstroom. 1966. Perilaku dalam organisasi

Fitria, , 2005, Materi Analisi Rata-rata Hitung, (Mas.Bied.Com)

Kodhyat.H, 1966, Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia, Grasindo, Indonesia.

Lupiyoadi,Rambat,2006, Manajemen Pemasaran Jasa, Salemba Empat, Jakarta.

Ndraha, Taliziduhu. 1997. Metode ilmu Pemerintahan, Rineka Cipta Jakarta.

Robbins, P Stephen, Handayana Pujaatmaka (Penterjemah). 2001 Perilaku Organisasi, Konsep, Kontroversi, Aplikasi, PT. Prenhallindo, Jakarta.

Sujana, 2005. Metode statistic. Bandung: ALFABET

Suwantoro, G. 1997. Dasar-dasar Pariwisata. Penerbit ANDI. Yogyakarta, jilid 1 dan 2, Penerjemahan Agus Dharma, Erlangga, Jakarta

Tasa, Ridwan..2005, Kebun Raya Unmul Samarinda sebagai kawasan wisata dan seni budaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.