Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Koefisien Limpasan Dan Kapasitas Drainase Sub-Das Jalan Manunggal

Yuswal Subhy, Muhammad Nur Hafiz, Rasya Pratama Gunadi, Antoni Gilberth Imanuel

Abstract


Alih fungsi lahan perkotaan meningkatkan permukaan kedap air sehingga menaikkan koefisien limpasan, sementara saluran drainase umumnya dirancang dengan koefisien limpasan tetap. Penelitian ini menganalisis pengaruh skenario perubahan tata guna lahan terhadap koefisien limpasan komposit dan kebutuhan kapasitas saluran drainase Sub-DAS Jalan Manunggal, Kota Samarinda. Hujan rancangan dianalisis dengan distribusi Log Pearson III, intensitas dengan metode Monobe, dan debit dengan Metode Rasional pada empat skenario tutupan lahan, dengan nilai koefisien mengacu pada tabel standar dan Warsilan (2019). Hasil menunjukkan koefisien limpasan komposit meningkat dari 0,48 menjadi 0,66 dan debit rancangan kala ulang 5 tahun naik 37,8% (6,21 menjadi 8,56 m³/det). Saluran eksisting (12,02 m³/det) tetap memadai pada seluruh skenario, namun margin keamanannya menyusut dari 48% menjadi 29%, dengan ambang kritis koefisien limpasan 0,92. Pengendalian tata guna lahan dan penyediaan ruang terbuka hijau efektif memelihara kapasitas drainase.


Keywords


tata guna lahan, koefisien limpasan, kapasitas drainase

Full Text:

PDF

References


Asdak, C. (2004). Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai. Gadjah Mada University Press.

Budianto, M. B., Harianto, B., Salehudin, Hartana, & Hidayat, S. (2022). Dampak perubahan tata guna lahan dan implikasinya terhadap besaran debit banjir pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan, 8(2), 102–114. DOI:10.29303/jstl.v8i2.334

Budianto, M. B., Yasa, I. W., Setiawan, A., & Hartana, H. (2023). Pengaruh sistem drainase berwawasan lingkungan terhadap debit limpasan pada daerah penyangga Kota Mataram. Jurnal Sains Teknologi & Lingkungan. DOI:10.29303/jstl.v9i3.557

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2006). Tata cara perencanaan drainase permukaan jalan. Departemen Pekerjaan Umum.

Herdiaprila, D. (2023). Penentuan koefisien limpasan rata-rata (Cr) pada tata guna lahan Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Jurnal Serambi Engineering, 8(2). https://doi.org/10.32672/jse.v8i2

Karyaningsih, I., Alfiyah, D. S., & Atsilah, D. (2024). Strategi pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) Kabupaten Kuningan berdasarkan tingkat kesehatan pohon. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(6). https://doi.org/10.14710/jil.22.6.1663-1669

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Tata ruang air. Penerbit Andi.

Lindra, L. D., & Wardhani, E. (2019). Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit limpasan di Kota Cimahi. Seminar Nasional Cendekiawan ke 5 Tahun 2019. 1.1.1-1.1.6. ISSN ISSN (p): 2460 - 8696 ISSN (e): 2540 - 7589

Nurdiyanto, Montarcih L., L., & Suhartanto, E. (2016). Analisis hujan dan tata guna lahan terhadap limpasan permukaan di Sub-DAS Pekalen Kabupaten Probolinggo. Jurnal Teknik Pengairan, 7(1). 10.21776/ub.pengairan

Rumata, N. A., Syamsuri, A. M., Janna, N. M., & Ilma, N. (2023). Kajian pengaruh perubahan lahan terhadap bencana banjir di Kecamatan Manggala Kota Makassar. Jurnal Environmental Science, 6(1), 100–106. https://doi.org/10.35580/jes.v6i1.52056

Subagyo, G. W. (2022). Analisis laju infiltrasi pada ruang terbuka hijau yang terbatas di pemukiman perkotaan. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 8(1), 104–108. https://doi.org/10.33506/rb.v8i1.1527

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Penerbit Andi.

Syarifudin, A. (2017). Drainase perkotaan berwawasan lingkungan. Penerbit Andi.

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi terapan. Beta Offset.

Ocktaviani, S. N., Badrun, B., & Cangara, S. (2025). Analisis Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Debit Banjir Pada Wilayah Hilir DAS Saddang Kabupaten Pinrang. Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 3(2), 234–242. https://doi.org/10.56326/jptsk.v3i2.4290

Warsilan, W. (2019). Dampak perubahan guna lahan terhadap kemampuan resapan air (Kasus: Kota Samarinda). Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 15(1), 70–82.https://doi.org/10.14710/pwk.v15i1.20713

Yasa, I. W., Soekarno, S., & Negara, I. D. G. J. (2020). Efek sumur resapan terhadap pengurangan volume limpasan permukaan. Ganec Swara, 14(1), 537. https://doi.org/10.35327/gara.v14i1.131

Yusfiaka, A., Hartati, E., & Nugraha, M. C. (2020). Hubungan perubahan tata guna lahan dengan debit air limpasan pada kawasan hunian Pantai Indah Kapuk 2. Jurnal Serambi


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 TERRACITAS : Toward Sustainable Territorial & Urban Planning