PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI KEDANG IPIL KECAMATAN KOTA BANGUN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

MISK ANAH

Abstract


Program Swasembada beras saat ini mempunyai penekanan dan prioritas pembangunan. Penetapan prioritas ini didasarkan pada rencana pembangunan yang berkesinambungan serta evaluasi pada rencana pembangunan sebelumnya, terutama di bidang pertaian.

Guna mendukung misi pemantapan swasembada beras nasional, khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dan mengimbangi peningkatan jumlah penduduk Kalimantan Timur dan pndudukan Kabupaten Kutai Kartanegeara, pemerintah telah melakukan upaya Pembinaan dan Perencanaan Irigasi antara lain melalui program pemeliharaan atau pemanfaatan, rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi dan pemanfaatan Jaringan tata air rawa.

Program tersebut selain diarahkan untuk menunjang misi pemantapan swasembada beras juga diarahkan untuk mendukung upaya-upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas lingkungan hidup khususnya di daerah pedesaan dan pengentasan kemiskinan.

Kegiatan Pengembangan Irigasi untuk menunjang usaha pertanian merupakan salah satu upaya pengembangan system irigasi untuk usaha pertanian, baik untuk usaha tani tanaman pangan, hortikultura, peternakan maupun perkebunan, maka diperlukannya kegiatan perencanaan irigasi yang terpadu dengan dimulai dengan inventarisir potensi pertanian dan lahan pertanian yang akan dialiri jaringan irigasi.

Daerah Irigasi Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara yang mempunyai potensi daerah irigasi persawahan belum direncanakan secara teknis, sehingga perlu dilakukan desain teknis irigasi agar mampu meningkatkan produksi pertanian, pendapatan dan kesejahteraan petani di Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara.

               .

Kondisi Daerah Irigasi Kedang Ipil di Kecamatan Kota Bangun merupakan lahan sawah beririgasi, namun karena suplai air yang tidak berjalan sesuai rencana sehingga kegiatan pertanian lebih mengandalkan pada curah hujan yang turun, dimana tidak terjaminnya sumber air irigasi yang sederhana dikarenakan kondisi saluran secara teknis tidak memadai untuk mengalirkan air.

Sehubungan dengan uraian tersebut di atas, maka penulis melakukan penelitian pada ruas jalan tersebut di atas dalam rangka menyelesaikan Skripsi atau skripsi Sarjana (S1) Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dengan mengambil judul : “Perencanaan Jaringan Irigasi Irigasi Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara”.


Full Text:

doc

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOL 1. NOMOR 1. AGUSTUS 2012