KAJIAN KAPASITAS SALURAN DRAINASE PADA JALAN DANAU MELINTANG TENGGARONG

TAUFIK AFRIAN

Abstract


Drainase adalah saluran pengalir air dari jalan yang turun saat hujan dan di alirkan ke daerah lain dan berakhir pada sungai. Dari grafik perkembangan pembangunan serta perkembangan penduduk dan kegiatan ekonomi suatu wilayah yang sangat cepat, menuntut adanya kebutuhan prasarana dan sarana kota yang semakin kompleks dan mendesak termasuk di dalamnya kebutuhan akan sarana dan prasarana drainase yang merupakan bangunan pelengkap jalan di kota ini. Hal ini disebabkna karena perkembangan urbanisasi yang menyebabkan perubahan tata guna lahan. Oleh karena itu perkembangan kota harus diikuti dengan peningkatan dan perbaikan system drainase. Dalam kondis seperti ini memungkinkan untuk adanya normalisasi yang dilakukang oleh pemerintah kota, dan perubahan dimensi saluran juga dapat membantu saluran menjadi lebih optimal untuk mengalirkan air yang melewati daerah ini. Dan kesadaran masyarakat juga sangat penting dalam menjaga kebersihan saluran, agar kempuan drainase menampung air yang datang dapat berlangsung untuk waktu yang lama dengan kondisi baik, lancar, dan tidak terjadi banjir atau genangan. Untuk perhitungan hidrolgi yaitu menghitung curah hujan menggunakan metode distribusi normal dan metode log person type III. Dari hasil perhitugan hujan rancangan periode 2, 5, 10 dan 25 tahun didapat nilai debit banjir rancangan untuk setiap saluran pada penelitian ini. Untuk perhitungan hidrolika pada penelitian ini menggunakan metode manning. Dari hasil perhitungan dengan dimensi existing didapatkan kondisi drainase tidak mampu menampung debit yang ada. Maka untuk periode 25 tahun harus merubah dimensi penampang saluran menjadi lebih besar dari dimensi existing

Keywords


Drainase, Perkembangan bangungan, Debit banjir rancangan, Dimensi Rencana

Full Text:

pdf

References


Arsyad, 2006. Konservasi Tanah dan Air.

IPB Press. Bogor.

http://yudhacivil.blogspot.co.id/2014/

/aliran-permukaan.html

Asdak, Chay, 1995. Hidrologi dan

Pengelolaan Daerah Alirah Sungai,

Gajah Mada University Press.

Yogjakarta.

http:geoenviron.blogspot.co.id/2011.

html

Edisono, Sutarto, dkk, 1997. Drainase

Perkotaan, Gunadarma, Jakarta.

https://bebasbanjir2025.wordpress.com/04-

konsep-konsep-dasar/koefisienaliran-permukaan/

http://ivanmiftahulfikri92.blogspot.com/201

/10/catchment-area.html

https://www.atobasahona.com/2016/09/peng

ertianhidrologi-dan-siklushidrologimenurut-ahli.html

http://www.layarpustaka.com/pengertiandefinisi-curah-hujan-dan-jenis-jenishujan-serta-intesitas-hujan/#

Imam Subarkah, 1980. Hidrologi Untuk

Perencanaan Bangunan Air, Idea

Dharma, Bandung.

Saifuddin Azwar, 1996. Tes Prestasi, Fungsi

dan Pengembangan Pengukuran

Prestasi Belajar, Pustaka Pelajar,

Yogyakarta.

Sosrodarsono Suyono dan Kensaku Takeda,

Hidrologi untuk Pengairan,

Pradya Paramitha, Bandung.

Suhardjono, 1981. Drainase Perkotaan.

Gunadarma. Jakarta.

Suripin, M. Eng, 2004. Sistem Drainase

Perkotaan yang Berkelanjutan, Andi

Offset, Yogyakarta.

Ven Te Chow, 1985. Alih Bahasa, E.V.

Nensi Rosalina, 1997. Hidrolika

Saluran Terbuka, Erlangga, Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOL 1. NOMOR 1. AGUSTUS 2012