“EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL JALAN GUNUNG CERMAI – RE MARTADINATA – GAJAH MADA KOTA SAMARINDA”

SYAHABUDIN SYAHABUDIN

Abstract


Kemacetan lalu lintas terjadi hampir diseluruh kota, salah satunya Kota Samarinda yang setiap harinya mengalami kemacetan lalu lintas. Untuk mengatasi kemacatan lalu lintas diperlukan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Mobilitas yang tinggi untuk melaksanakan aktifitas kehidupan sehari-hari menurut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Salah satu titik ruas jalan yang mempunyai peranan di Kota Samarinda adalah di simpang 3 Tepian Mahakam, yaitu pada ruas jalan Gunung Cermai, jalan RE Martadinata dan jalan Gajah Mada yang merupakan salah satu bukti nyata kemacetan lalu lintas yang ada di Kota Samarinda. Kemacetan dan Panjang antrian semakin terlihat di simpang 3 Tepian Mahakam, kerena titik tersebut merupakan akumulasi kendaraan dari Kawasan pelabuhan, pasar pagi, rumah sakit dirgahayu dan wisata Tepian Mahakam, dan sekitarnya juga merupakan pusat pertokoan, sarana perkantoran, sarana Pendidikan, serta pemukiman penduduk. Mobilitas yang tinggi untuk untuk melaksanakan aktifitas kehiduan seharihari menuntut tersedianya sarana dan prasarana yang aman, nyaman dan lancar. Tuntutan pelaksanaan aktifitas tersebut disesuaikan dengan dinamika kehidupan masyararakat yang beraneka ragam. Hal ini membutuhkan terpenuinya angkutan umum dan angkotan kota yang lebih baik. Hasil Evaluasi Simpang Tiga Bersinyal, Sebagai berikut : ✓ Kapasitas rata-rata 971,3 smp/jam ✓ Derajat kejenuhan rata-rata 0,359 ✓ Tundaan simpang rata-rata 36,795 detik/smp ✓ Tingkat pelayanan (level of service/LOS) simpang bersinyal rata-rata mempunyai tingkat pelayanan (LOS) = D, Menunjukkan keadaan yang mendekati tidak stabil, dimana kecepatan yang dikehendaki masih dapat dipertahankan meskipun sangan dipengaruhi oleh perubahan dalam keadaan perjalanan yang dapat menurunkan kecepatan yang cukup besar.

Keywords


Evaluasi, Kinerja,dan Simpang Bersinyal

Full Text:

pdf

References


Binkot Bina Marga, 1997. Manual

Kapasitas Jalan Indonesia, Departemen

Pekerjaan Umum, Jakarta

Dirjen Bina Marga. 1997. Manual

Kapasitas Jalan Indonesia

(MKJI),Jakarta

Erick Dwi Ananta. 2015 Analisa Kinerja

Simpang Tiga Bersinyal Pada Jalan

Syarifudin Yoes Balikpapan. Skripsi

Program Studi Teknik Sipil dan

Perencanaan Universitas Balikpapan.

Fahmi, Irham., 2011. Manajemen Kinerja

Teori dan Aplikasi, Cetakan Ke 2,

Bandung : Alfabeta

Harianto, Joni., 2004. Perencanaan

Persimpangan Tidak Sebidang Pada

Jalan Raya, USU Digital Library, Medan

Hobbs, F.D. 1995. Rencana dan Teknik

Lalu Lintas, edisi kedua. Yogyakarta:

Gajah Mada University Press.

Munawar, Ahmad., 2004. Manajemen Lalu

Lintas Perkotaan. Yogyakarta : Beta

Offset

Morlok, Edward K. 1988. Pengantar

Teknik dan Perencanaan Transportasi.

Jakarta: Erlangga

Nowo Agustiono. 2000. Evaluasi dan

Perbaikan Kinerja simpang Bersinyal

Tiga pada JL.S Supriadi dan JL. Aks.

Tubun Kotamadya Malang. Skripsi

Program Studi Teknik Sipil. ITN Malang.

Oglesby, C.H. dan Hicks, R.G., 1999.

Teknik Jalan Raya Jilid 1. Jakarta :

Erlangga

Suwatno dan Priansa, D., 2013.

Manajemen SDM Dalam Organisasi

Publik dan Bisnis. Bandung : Alfabeta

Tamin, OZ, 2000. Perencanaan dan

Permodelan Transportasi, Institut

Teknologi Bandung, Bandung


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOL 1. NOMOR 1. AGUSTUS 2012