PERENCANAAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH KELURAHAN GUNUNG LINGAI KECAMATAN SAMARINDA UTARA

RAMADHANA SANDI

Abstract


Seiring dengan bertambahnya jumlah konsumen di Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara yang membutuhkan air bersih yang tidak diikuti dengan peningkatan kapasitas pendistribusian, penyediaan dan pelayanan air bersih. Perencanaan suatu jaringan distribusi air bersih suatu kawasan perlu mempertimbangkan beberapa aspek yaitu sosial budaya, teknis, biaya dan lingkungan. Untuk mencapai perencanaan yang tepat, efektif, dan efisien maka diperlukan metodologi penelitian. Hal tersebut telah menimbulkan suatu kesulitan dimana air bersih yang tersedia tidak cukup bagi penduduk yang membutuhkannya, sehingga para konsumen yang berada jauh di ujung pelayanan pemberian air bersih  telah kehilangan mendapatkan air bersih. Hal tersebut telah menimbulkan suatu kesulitan dimana untuk menyelesaikan masalah tersebut maka dilakukan perhitungan yang menyangkut persamaan-persamaan dalam hidrolika saluran tertutup diperlukan suatu model sistem jaringan pipa distribusi air yang melibatkan pengetahuan yang menyangkut persamaan-persamaan dalam hidrolika saluran tertutup. Persamaan dasar yang terkait dengan hidrolika ini adalah persamaan kontinuitas dan kekekalan energi. Disamping itu diperlukan juga persamaan lain, yaitu persamaan Proyeksi penduduk berdasarkan umur rencana, kebutuhan air bersih di Kelurahan Gunung Lingai, kehilangan tekanan (headloss), diameter pipa yang digunakan, tekanan yang terjadi di dalam pipa.Berdasarkan hasil analisa dimana pada tahun 2012 jumlah proyeksi penduduk di Kelurahan Gunung Lingai sebesar 9449 jiwa dengan kebutuhan air bersih = 7,09 liter/detik, sedangkan pada proyeksi umur rencana tahun 2024 jumlah penduduk sebesar 19631 jiwa dengan kebutuhan air bersih di Kel= 14,11 liter/detik dengan panjang pipa pelayanan (L) = 3358 meter dan kapasitas aliran 0,1 liter/detik. Berdasarkan dari hasil analisa perhitungan diameter pipa yang digunakan dalam pada pipa induk adalah pipa yang berdiameter (D) = 400 mm dan 355 mm, dengan kecepatan rata-rata didalam pipa (V) = 0,826 meter/detik, mengalami kehilangan energi (Headloss) = 0,146 m dan tekanan rata-rata (P) = 147509,697 N/m2. Dengan menggabungkan persamaan-persamaan tersebut dapat dibangun suatu sistem persamaan yang menggambarkan sistem jaringan pipa distribusi air bersih yang pada akhirnya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih serta dapat memaksimalkan air bersih yang telah tersedia.


Keywords


jumlah penduduk, kebutuhan air bersih, , headloos, kecepatan, diameter.

Full Text:

doc

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOL 1. NOMOR 1. AGUSTUS 2012