ANALISA DIMENSI SALURAN TERBUKA GUNA MENANGGULANGI BANJIR TAHUNAN ( STUDI KASUS DI JL. JEND A. YANI – JL. MAYJEND SUTOYO )

ROBBY MARZUKI

Abstract


Analisis Kinerja Saluran Drainase di Daerah Tangkapan Air Hujan. Prasarana dan sarana atau infrastruktur diartikan sebagai fasilitas fisik suatu kota atau negara yang sering disebut pekerjaan umum yang meliputi bangunan atau Fasilitas - fasilitas dasar, peralatan - peralatan, dan instalasi yang dibangun untuk mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Mengingat begitu luasnya cakupan infrastruktur maka dalam hal ini kajian memfokuskan pada saluran drainase. Drainase dapat didefinisikan sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi dan atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Saluran drainase direncanakan untuk dapat melewatkan debit rencana dengan aman. Perencanaan drainase yang harus diperhatikan adalah data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase direncanakan untuk menampung debit rencana dengan aman berdasarkan data curah hujan, tata guna lahan dan dimensi saluran. Saluran drainase di daerah tangkapan air hujan sepanjang Kali Pepe merupakan salah satu Prasarana yang mendukung berfungsinya suatu sistem perkotaan. Pada saluran yang ada di sepanjang daerah tersebut sering terjadi genangan setiap musim hujannya maka perlu dilakukan kajian untuk menganalisis kapasitas saluran drainase tersebut. Data yang digunakan dalam perencanaan adalah data sekunder. Data sekunder diperoleh dari gambar skema saluran drainase dan data - data mengenai dimensi saluran serta data hidrologi. Data - data yang diperoleh kemudian di analisis untuk memperoleh debit rencana dan kapasitas saluran drainase. Debit rencana dihitung dengan mengunakan rumus rasional dan kapasitas saluran dihitung dengan rumus kontinuitas dan manning. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa ada 6 bagian saluran yang terjadi luapan air pada debit rencana periode ulang 5 tahunan.


Keywords


Debit Rencana, Kapasitas Saluran Drainase, Dimensi Saluran

Full Text:

doc

References


Adly,E.,Susilowati,E. 2005. Redesain Bendung Mrican Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Amburika,N.

Ghofur,A . 2005. Redesain terhadap Bendung Tegal dengan lokasi

pada kopur .Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta., Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Anonim, 2005, Buku Pedoman Tugas Akhir dan

Perencanaan Jaringan Irigasi Di Opak I Kabupaten

Sleman, Yogyakarta Direktorat Jendral Pengairan. 1986. Standar Perencanaan Irigasi KP-02. CV.Galang Persada. Bandung Direktorat Jendral Pengairan. 1986. Standar

Perencanaan Irigasi KP-06.

CV.Galang Persada. Bandung Direktorat Jendral Pengairan. 1986. Buku Petunjuk Perencanaan Irigasi,CV.Galang Persada. Bandung Hadi Harbi, 2004, Perancangan Keairan Bendung Tetap atau Bendung Pelimpah, Yogyakarta PT. Tatareka Paradya. 2004. Redesain Bendung Kadireso Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta. Yulianti,W,E. Aprizon,A . 2003. Redesain


Refbacks

  • There are currently no refbacks.