PENGARUH LAPIS PONDASI TANAH SEMEN PADA STABILISASI TANAH DASAR PEKERJAAN PEMELIHARAAN JALAN DAMANHURI KOTA SAMARINDA

ES WAN

Abstract


Satu alternatif untuk mengatasi kesulitan ( kemahalan ) pengadaan batu yang memenuhi persyaratan adalah dengan menstabilisasi tanah setempat yang berkualitas dengan campuran semen Porland sehingga menghasilkan suatu pondasi perkerasan yang cukup kuat, tahan terhadap air, permukaan yang halus, dan tahan lama.Di Indonesia pekerjaan Lapis Pondasi Tanah Semen sudah cukup lama digunakann di Propinsi Riau yang mempunyai permasalahan yang hampir sama dengan propinsi Kalimantan Timur yaitu tidak mempunyai material batu yang memenuhi persyaratan untuk pembangunan jalan. Dengan beberapa pertimbangan ekonomi, teknis dan waktu pelaksanaan, maka sejak tahun 2000, propinsi Kalimantan Timur sudah memulai menerapkan pembangunan jalan dengan Lapis Pondasi Tanah Semen dan sampai saat ini masih diterapkan pada sebagian besar pembangunan jalan. Sedangkan pada proyek Pembangunan Jalan Panjitan – Damanhuri – Samarinda dikerjakan pada tahun 2005-2006 / 2006-2007 dengan menggunakan Lapis Pondasi Tahah Semen.

Untuk memberikan gambaran tentang kondisi yang ada di lapangan dan bagaimana caranya untuk mempercepat program perkerasan jalan dengan anggaran biaya yang memadai dan menghasilkan produk yang berkualitas serta tercapainya proses transportasi darat yang bisa cepat dilalui, menganalisa perbandingan biaya antara Lapis Pondasi Tahah Semen dengan menggunakan Aggregate Base, sehingga biasa digunakan para praktisi untuk mempertimbangkan struktur yang dipakai, diambil dari perbandingan yang sedang atau telah dikerjakan pada proyek Pembangunan Jalan Panjaitan – Damanhuri – Samarinda Propinsi Kalimantan Timur dan Membandingkan kelebihan dan kekurangan dari penerapan pekerjaan SOIL SEMENT dengan AGGREGAT BASE, objek penelitian dalam studi ini adalah tanah dilokasi proyek pembangunan jalan Panjaitan-Damanhuri Samarinda. Dan variabel yang digunakan adalah Biaya antara Lapis Pondasi Tahah Semen dengan menggunakanaAggregate Base dan Soil Sement.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Nilai batas UCS minimum (20 kg/cm2), target (24 kg/cm2) dan maksimum (35 kg/cm2) untuk Soil Cement Baseyang disyaratkan SNI 03-3637-1994 dapat dicapai dengan mencampur tanah tersebut dengan prosentase semen masing-masing 6,94 %, 8,40 % dan 12,42 %, sedangkan Nilai batas CBR minimum (100 %), target (120 %) dan maksimum (200 %) untuk Soil Cement Base yang disyaratkan SNI 03-1744-1989 dapat dicapai dengan mencampur tanah tersebut dengan prosentase semen masing-masing 7,33 %, 8,85 % dan 14,96 %. Untuk mendapat nilai UCS (Unconfined Compressive Streght) yang disyaratkan yaitu sebesar 24 kg/cm², maka setelah dilakukan perhitungan didapat nilai :

- Kadar Semen     =  8,4 %

- Dan Nilai CBR   =  114,061 %

Sehingga berdasarkan dari evaluasi pengujian / pemeriksaan dan perhitungan di atas maka dapat disimpulkan bahwa kadar semen yang diperlukan untuk mendapatkan nilai UCS 24 kg/cm² adalah 8,4 % terhadap berat contoh tanah. Dan hasil hasil perhitungan biaya didapatkan hasil sebagai berikut :

a)       Harga pondasi  jalan menggunakan Agregat sebesar

Rp. 1.272.347,72 per  m2

b)       Harga pondasi  jalan menggunakan SCB sebesar Rp. 1.110.245,77 per  m2

c)       Harga total pekerjaan jalan secara OE (Owner Estimate) sebesar Rp. 2.005.000,00  per m2


Keywords


Soil Sement, Aggregat Base, Pondasi Jalan

Full Text:

doc

References


Anonim, 2005, Teknik Bahan Perkerasan Jalan, Seri Pemeliharaan Jalan Kabupaten, Penerbit Balai Bahan dan Perkerasan Jalan, Puslitbang Prasarana Transportasi, Bandung.

Anonim, 2005, Teknik Evaluasi Perkerasan Lentur, Seri Pemeliharaan Jalan Kabupaten, Penerbit Balai Bahan dan Perkerasan Jalan, Puslitbang Prasarana Transportasi, Bandung

Asyianto, 2008, Metode Konstruksi Proyek Jalan, Penerbit Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Anonim, 1987, Petunjuk Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen, Departemen Pekerjaan Umum.

Cristady Hardiyatno, Harry, 2007, Pemeliharaan Jalan Raya, Penerbit Gajah Mada University Press.

Sasmoko Adi, Ari, 2007, Diktat Mata Kuliah Teknologi Bahan Jalan, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda.

Sunggono, Ir, 1995, Buku Teknik Sipil, Penerbit Nova, Bandung

Sukirman Silvia, 1999, Perkerasan Lentur Jalan Raya, Penerbit Nova, Bandung


Refbacks

  • There are currently no refbacks.