ANALISA KOROSI DENGAN MENGGUNAKAN ANODA Zn, Fe DAN Cu DALAM SISTEM PROTEKSI KATODIK METODE IMPRESSED CURRENT

MAR LINA

Abstract


Korosi adalah reaksi elektrokimia antara reaksi reduksi dan oksidasi pada dua material yang memiliki potensial yang berbeda. Jika sepotong logam dicelupkan dalam elektrolit maka umumnya logam akan terkorosi.. Penggunaan logam terutama besi yang sangat besar harus diseimbangkan dengan perawatan berkala agar tidak terjadi polusi dengan tujuan meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja. Korosi tidak dapat dihindari, namun laju korosi dapat dihambat atau diperlambat sehingga biaya korosi dapat dihemat 20-25% bila teknologi korosi dapat diterapkan dengan benar terutam untuk negara industri.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi pengaruh penggunaan anoda yang berbeda yaitu dengan lempeng seng, lempeng besi, lempeng tembaga terhadap kinerja proteksi katodik metode impressed current. Logam katoda direndam ke dalam larutan elektrolit air laut dengan proses proteksi katodik menggunakan anoda dengan material seng(Zn), besi(Fe) dan tembaga(Cu) selama tiga hari, kemudian logam-logam tersebut dibersihkan dan dianalisa. Massa terkonsumsi dan  kuat arus proteksi terhadap nilai potensial proteksi pada tiap waktu dihitung untuk mendapatkan laju korosi yang digunakan untuk mengetahui pengaruh efisiensi dari penggunaan anoda yang berbeda.

Dari  penelitian yang telah dilakukan menunjukkan Penggunaan material anoda yang berbeda menghasilkan efektifitas yang berbeda walaupun sistem proteksi katodik pada semua kolam tetap memberikan potensial proteksi yang relatif sama yaitu antara  -800 mV sampai dengan -1200 mV dalam melindungi katoda ditinjau dari pengurangan massa pada katoda tetapi penggunaan anoda yang terbuat dari lempeng tembaga lebih efisien dalam memproteksi katoda ditinjau dari pengurangan massa dari anoda dan besarnya kuat arus yang diperlukan.


Keywords


anoda, impressed current, korosi, proteksi katodik.

Full Text:

doc doc

References


American Petroleum Institute, 1990. Corrosion of Oil - and Gas – Well Equipment. Production Departement American Petroleum Institue.

Fakultas Teknik Kimia ITB, Lab Teknologi Elektrometalurgi. 2003. Corrosion Fundamental 1. Bandung

Peabody. A. W, 2001. Peabody’s Control of Pipeline Corrosion, Second Edition.

NACE International, Texas

Salangka Sulaiman, 1997. Sains Kimia. Poliyama Widya Pustaka. Jakarta

Widharto Sri, 2001. Karat dan Pencegahannya. PT Pradnya Paramita. Jakarta

Widyanto Bambang, 2004. “Proteksi dan Pengendalian Korosi”. Makalah Training Indocor. Bandung

Wikipedia. 2006. Artikel Bebas.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.