STUDI ANALISA KELAYAKAN INVESTASI READY MIX CONCRETE DI KOTA SAMARINDA

BENNY MOCHTAR EA

Abstract


Peningkatan kebutuhan beton siap pakai (ready mix concrete) disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena efisiensi kerja dan kualitas yang didapatkan benar-benar terjamin serta dapat memenuhi kebutuhan volume yang besar yang disesuaikan oleh keinginan dan komposisi konsumen. Dengan begitu besarnya peningkatan tersebut, meningkatkan pula minat investor untuk menanamkan modalnya pada usaha jasa beton segar siap pakai. Dalam penelitian ini hasil analisa menunjukkan sampai dengan tahun 2024, pendapatan total perusahaan sebesar Rp 23.386.697.650,00 sedangkan pengeluaran total perusahaan sebesar Rp 31.607.298.250,00. Hal ini menandakan bahwa perusahaan belum mengalami titik impas karena pendapatan total lebih kecil dari pada pengeluaran (TR < TC). Dengan menggunakan regresi linier, maka Break Event Point diperoleh pada tahun ke-22 pada nilai Rp 111.163.000.000,00.

Keywords


Investasi, ready mix, beton, perusahaan

Full Text:

pdf pdf

References


J.Fritz Ghinger, Hans A, 1993, Evaluasi

Proyek, PT. Rineka, Jakarta.

Ir.Tri Mulyono, MT, 2004, Teknologi Beton,

Andi Yogyakarta, Yogyakarta.

PT. Bumi Aksara Jakarta, 1990, Analisis

Upah dan Bahan (Analisis BOW),

Jakarta.

Umar Husein, 1990, Studi Kelayakan Proyek,

Jakarta.

W.H Moshley, J.A.Bungzy, 1984,

Perencanaan Beton Bertulang,

Erlangga, Jakarta.

Zaenal A.Z, 2004, Analisis Bangunan

Menghitung Anggaran Bangunan, PT.

Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.31293/teknikd.v8i2.5094

Refbacks

  • There are currently no refbacks.