Pengaruh Simulator In-Vessel Composting dalam Tanah untuk Meningkatkan Pengolahan Sampah Organik Skala Rumah Tangga

Tri Adi Nugraha, Nurlinda Ayu Triwuri, Theresia Evila Purwanti Sri Rahayu

Abstract


Banyaknya sampah organik di Indonesia, belum dimanfaatkan secara maksimal. Sampah organik adalah sampah yang terbuat dari sisa-sisa bahan organik.. Pengolahan sampah organik dapat dilakukan dengan cara mendekomposisi sampah organik menjadi pupuk organik pada Prototipe simulator in vessel composting. Pada desain alat prototipe simulator in-vessel composting dalam tanah memiliki tempat penampung sampah dengan 3 ukuran variasi yang berbeda, yaitu memiliki panjang 40 cm, 35 cm, 30 cm dan banyak lubang biopori yang berbeda, yaitu 30, 28, dan 25 lubang. Prototipe simulator in vessel composting diharapkan mempunyai komponen bahan organik dengan standar Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 261/KPTS/SR.310/M/4/2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah. Kandungan C-organik, nitrogen (N) total, Fosfor (P), kalium (K), dan C/N rasio tertinggi masing-masing terdapat pada P1 16,39%, P1 3,57%, P1 3,37%, P1 3,43%, dan P2 7,02%. Kandungan zat organik terbaik pada pupuk organik yang dihasilkan adalah pada perlakuan P1 yaitu dengan perlakuan panjang alat 40 cm dan banyaknya lubang biopori 30 lubang.


Keywords


Sampah organik, pupuk organik, Prototipe simulator in vessel composting, C-Organik, Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), C/N organik

Full Text:

PDF

References


Abdillah, M. H., Program, D., Budidaya, S., Perkebunan, T., Hasnur, P., Kuala, B., & Selatan, K. (2021). Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Berbagai Efektif Mikroorganisme Lokal Composting of Oil Palm Empty Bunches Using Various Effective Local Microorganisms. Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno, 6(1), 17–24.

Anastasia, I., Izatti, M., & Suedy, S. W. A. (2014). Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Organik Padat dan Organik Cair Terhadap Porositas Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amarantus tricolor L.). Jurnal Akademika Biologi, 3(2), 1–10.

Bachtiar, B., & Ahmad, A.H. (2019). Analisis nutrisi kompos Cassia Siam Johar dengan penambahan aktivator Promi Analisis nutrisi kompos Cassia Siam dengan penambahan aktivator Promi. BIOLOGI: Jurnal Biologi Makassar, 4(1), 68–76.

Chaerul, M. (2011). Pemilihan Teknologi Pengomposan Sampah Kota dengan Pendekatan Analytic Hierarchy Process. Jurnal Purifikasi, 12(1), 71-78.

Chotimah, C. (2020). Pengelolaan Sampah Dan Pengembangan Ekonomi Kreatif. 1–69.

Ekawandani, N., & Kusuma, A. A. (2019). Pengomposan sampah organik (kubis dan kulit pisang) dengan menggunakan EM4. Jurnal Tedc, 12(1), 38-43.

Ibrahim, B., Suptijah, P., & Aktinidia, Y. (2013). Proses pengayaan nutrient limbah ikan Waduk Cirata dengan activator Gliocladium sp. Dan media kascing. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 16(1), 33-41.

Khair, R. M., Mizwar, A., & Rahmadayani, E. (2018). Pemanfaatan Lumpur Wastewater Treatment Plant Dan Abu Boiler Industri Refinery Dan Biodiesel Minyak Kelapa Sawit Dengan Sistem in Vessel Composting. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 4(2).

Kinasih, S. S. K., & Aries, Y. (2020). Perencanaan Infrastruktur Persampahan Terkait Masifikasi Industri Kreatif dan Industri Daur Ulang Skala Kota di Kecamatan Seberang Ulu 2, Palembang. J. Manusia & Lingkungan, 27(2), 60.

Mirnawati, M., Nuddin, A., & Yusriadi, Y. (2021). Analisis Pengembangan Usaha Tani Kakao Di Desa Taulo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 21(3), 441-454.

Purnomo, C. W. (2021). Solusi pengelolaan sampah Kota. Ugm Press.

Rahmadayani, E., Mizwar, A., & Khair, R. M. (2018). PEMANFAATAN LUMPUR WASTEWATER TREATMENT PLANT DAN ABU BOILER INDUSTRI REFINERY DAN BIODIESEL MINYAK KELAPA SAWIT DENGAN SISTEM IN VESSEL COMPOSTING. Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa, 1(2), 17-32.

Suwardiyono, S., Maharani, F., & Harianingsih, H. (2019). Pembuatan pupuk organik cair dari air rebusan olahan kedelai menggunakan effective mikroorganisme. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 4(2).

Widiyaningrum, P. (2016). Penggunaan EM4 dan MOL limbah tomat sebagai bioaktivator pada pembuatan kompos. Life Sciences.

WISUDAWAN, A. (2014). OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH KAWASAN PERMUKIMAN KECAMATAN PANDEGLANG KABUPATEN PANDEGLANG (Doctoral dissertation, Program Pascasarjana UNDIP).

Yuriandala, Y., Putra, H. P., & Lathifah, N. (2020). Pengolahan limbah makanan dengan metode conductive drying. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 12(1), 45-58.




DOI: https://doi.org/10.31293/agrifor.v25i1.7111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

link ke situs budidaya tani

 Creative Commons License
AGRIFOR : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs web mitra usaha tani