ANALISIS KONTRIBUSI PENERIMAAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI KABUPATEN KUTAI BARAT

Yanuar Ishak -

Abstract


Struktur ekonomi Kabupaten Kutai Barat dapat dilihat melalui kontribusi sektor-sektor produksi yang membentuk nilai PDRBnya. Sepanjang tahun 2008, Sektor Pertambangan dan Penggalian masih menjadi sektor unggulan di Kabupaten Kutai Barat dikarenakan kontribusinya yang cukup besar. Di tahun 2008 Sektor Pertambangan dan Penggalian menyumbang 52,61persen bagi nilai PDRB Kabupaten Kutai Barat. Sektor kedua yang dapat diandalkan adalah sektor Bangunan/konstruksi dengan kontribusi sebesar 17,76 persen.  Sektor yang dapat diandalkan berikutnya adalah Sektor Pertanian dengan andil sebesar 15,69 persen.  Berkaitan dengan upaya menyediakan anggaran bagi pembangunan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat tidak hanya mengandalkan sumber keuangan dari dana perimbangan, namun juga berupaya keras mengumpulkan dana yang berasal dari masyarakat berupa Retribusi Daerah.  Hingga akhir tahun 2011 di Kabupaten Kutai Barat tercatat ada sebanyak 29 jenis pungutan retribusi yang disahkan DPRD Kabupaten Kutai Barat. 

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: 1) Mengetahui perbandingan antara realisasi dengan target capaian Retribusi Daerah Kabupaten Kutai Barat, dan 2) Mengetahui besar kontribusi berasal dari retribusi daerah, terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kutai Barat.

Penelitian ini dibatasi pada sumber-sumber penerimaan daerah yang berasal dari Retribusi Daerah selama kurun waktu 2003-2011.  Selama kurun waktu tersebut ada beberapa jenis retribusi yang sudah tidak berlaku, namun ada juga beberapa jenis retribusi baru.  Penentuan jenis Retribusi di Kabupaten Kutai Barat mengacu pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.  Analisis dilakukan dengan cara Menghitung Besar Capaian Retribusi Daerah dan Menghitung Kontribusi Retribusi Daerah Terhadap PAD.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Hipotesis ditolak, selama tahun 2003-2011 realisasi Retribusi Daerah memberi kontribusi yang masih rendah (kurang dari 25%) terhadap Pendapatan Asli Darerah Kabupaten Kutai Barat. 2) Realisasi Retribusi tertinggi dicapai pada tahun 2004, yaitu sebesar 150,48% dari target yang ditetapkan, sementara pada tahun yang sama realisasi PAD hanya sebesar 95,50%. 3) Realisasi PAD tertinggi dicapai pada tahun 2007 yaitu sebesar 96,95% dari target yang ditetapkan, sementara pada tahun yang sama realisasi Retribusi Daerah sebesar 122,78%.  

Keywords


Pendapatan Asli Daerah, Retribusi Daerah, Kutai Barat

Full Text:

PDF

References


Anonim, 2004. Undang-Undang Otonomi Daerah. Pustaka Pergaulan, Jakarta.

Aswarodi, 2004. Analisis Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah Sebelum dan Setelah Pemberlakuan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 di Kabupaten Lampung Selatan; Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. UPP AMP YKPN, Yogyakarta.

Baridwan, Zaki., 2002. Intermediate Accounting. Edisi Ketujuh. BPFE Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Higgins, Robert C., 2007. Analysis for Financial Management. Eight Edition. McGraw-Hill, Washington.

Kuncoro, Haryo, 2007. Fenomena Flypaper Effect pada kinerja keuangan pemerintah daerah kota dan Kabupaten di Indonesia. Simposium Nasional Akutansi X.

Mamesah. D.J. 2004, Sistem Administrasi Keuangan Daerah. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Musgrave, R.A dan Peggy B Musgrave., 2003. Keuangan Negara dalam Teori dan Praktek. Edisi Kelima. Erlangga, Jakarta.

Reksohadiprodjo, Sukanto., 2000. Ekonomi Publik. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Sidik, Mahfud., 2000. Kebijakan Fiskal Nasional untuk Mendukung Otonomi Daerah. Seminar Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan, Yogyakarta.

Soemita, R., 2001. Manajemen Keuangan. Sinar Baru, Bandung.

Supranto, J., 2000, Statistik Deskriptif, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Supriatna, Yahya, 2000, Sistem Administrasi Pemerintah di Daerah, Bumi Aksara, Jakarta.

Suprihanto, Jhon., 2003. Manajemen Modal Kerja; Teori dan Penerapan. Cetakan Pertama. Edisi Pertama. BPFE-Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Syamsi, Ibnu, 2003, Dasar-dasar Kebijaksanaan Keuangan Negara, Edisi Kedua, Cetakan Kesembilan, Rineka Cipta, Jakarta.

Weston, J. F. dan Eugene F. Brigham, 2001. Managerial Finance. Seven Edition. The Dryden. Hinsdale, Illionis.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.