PERANAN LURAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI KELURAHAN LEMPAKE KOTA SAMARINDA

Marjoni Rachman Erwin Orlando

Abstract


Kesimpulan dari penelitian ini bahwa koordinasi, yang di lakukan oleh lurah dan perangkatnya adalah koordinasi kegiatan pemberdayaan masyarakat, koordinasi penerapan dan penegakan peraturan perundangan-undangan dan peraturan desa atau kelurahan. Dan lurah selalu memberikan bimbingan dan pengarahan setiap ada kegiatan yang akan dilaksanakan minimal satu bulan sekali. Ini dilakukan untuk mengkoordinasikan kegiatan atau program yang dilakukan tersebut agar dapat berjalan sesuai tujuan yang sudah di tetapkan diawal. Sedangkan pengawasan di Kelurahan dilakukan oleh pimpinan sebagai Lurah di Kelurahan Lempake.


Keywords


Peranan lurah dalam meningkatkan knerja pegawai kelurahan lempake

Full Text:

doc

References


Rivai,2003: 148 Peranan dapat di artikan sebagai perilaku yang di atur dan di harap kan dari seseorng dalam posisi tertentu.

Miftha Thohah (dalam buku harbani pasolong,2005:53) peranan di artikan tindakan atau prilaku yang di jalankan.

Rivai 2004:148 daerah harus melakukan tugas pokok dan fungsinya

Rivai 2003:150 meningkatkan kualitas hidup masyarakat

Talizuduhu Ndraha (2005:5) bahwa fungsi kepala desa/kelurahan sebagai administrator

Soekanto 2004: 237 penelitian peranan lurah merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan (setatus).

Melayu S.P.Hasibuan. 1996 :57 penelitian peranan lurah kelurahan organisasi formal karena di bentuk secara sadar dan dengan tujuan tertentu

Melayu S.P.Hasibuan 2005: 38 lurah bersifat administrative

Charles B.Handy dalam Soebagio (2004 ;42) penelitian pengertian kepemimpinan

Michael Armstrong 1999;90penelitian definisi kepemimpinan

Soebagio (2004;41) penelitian efektivitas kepemimpinan

Wirawan (2000;16) penelitian tentang fungsi kepemimpinan

Karjadi 1981:2 Penelitian tentang yang di pimpin

Atmosudirjo, 1981 : 2 kepemimpinan dapat di pandang sebagai pangkal penyebab dari kegiatan , proses , atau kesediaan

Karjadi, 1981 : 3 penelitian drivership atau sikap otoriter

Siagian, (1999:46-47) pempimpin adalah pembuat keputusan (decision maker)

Prawirisentono, 1999:3 Penelitian tentang kinerja pegawai

T.R Mitchell (1978:343) Kinerja mempunyai berapa aspek

Sondang P Siagian (1995:56) aspek – aspek kinerja pegawai

Bintoro 1979 pengertian tentang jenis penelitian

Suharsimi Arikunto (1998:117) Penelitian tentang teknik sampling

Hadari Nawawi (2001 : 144) Pengertian Sampling

Sutrisno Hadi (1984:130) pengertian jumlah sampling

Sugiyono, 2004:62 Penelitian proporsive sampling


Refbacks

  • There are currently no refbacks.