PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARARAN, KEJELASAN SASARAN ANGGARAN, DESENTRALISASI DAN AKUNTABILITAS PUBLIK TERHADAP KINERJA MANAJERIAL SKPD (STUDI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KOTA SAMARINDA)

Yeni Solekhah, Titin Ruliana, Imam Nazarudin Laif

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh dari Partisipasi Dalam Penyusunan Anggaran, Kejelasan Sasaran Anggaran, Desentralisasi dan Akuntabilitas Publik terhadap Kinerja Manajerial pada SKPD kota Samarinda. Pada penelitian ini kinerja Manajerial berfungsi sebagai variabel dependen. Ada empat variabel yang berfungsi sebagai variabel independen, yaitu partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasan sasaran anggaran, desentralisasi dan akuntabilitas publik. Jenis penelitian ini ialah pengujian Hipotesis yaitu penelitian yang biasanya menjelaskan sifat hubungan tertentu atau menentukan perbedaan antar kelompok atau kebebasan dua atau lebih faktor dalam suatu situasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolonieritas, uji autokorelasi dan uji hipotesis (uji t dan f). Sampel dalam penelitian ini yaitu semua kepala sub pada SKPD bagian yang terlibat langsung dalam penyusunan anggaran dan data dikumpulkan melalui metode kuesioner.

Hasil penelitian ini bahwa variabel partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh secara tidak signifikan terhadap kinerja manajerial, kejelasan sasaran anggaran berpengaruh secara tidak signifikan terhadap kinerja manajerial, desentralisasi berpengaruh secara tidak signifikan terhadap kinerja manajerial, dan akuntabilitas publik berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja manajerial. Sedangkan dari hasil uji simultan bahwa partisipasi dalam penyusunan anggaran, kejelasan sasaran anggaran, desentralisasi dan akuntabilitas publik secara bersama-sama (simultan) berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja manajerial pada satuan kerja perangkat daerah kota samarinda.

Keywords


Partisipasi penyusunan anggaran, kejelasan sasaran anggaran, desentralisasi, akuntabilitas publik, kinerja manajerial.

Full Text:

PDF

References


Anonim. UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah.

______. UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang Melahirkan Nuansa Baru dalam Pemerintah Indonesia.

Bastian, Indra. 2006. Akuntansi Sektor Publik Suatu Pengantar. Jakarta: Erlangga

Galuh Ferawati. 2011. Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran, Komitmen Organisasi, dan Motivasi Terhadap Kinerja Manajerial. Skripsi. Jember: Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

Hansen dan Mowen. 2004. Manajemen Biaya. Buku 2. Jakarta : Salemba Empat

M. Nafarin. 2007. Penganggaran Perusahaan. Edisi Revisi. Jakarta : Salemba Empat

_________. 2008. Penganggaran Perusahaan. Edisi 3. Jakarta : Salemba Empat

Mahmudi. 2010. Manajemen Kinerja Sektor Publik.Yogyakarta: STIM YKPN

Mardiasmo. 2004. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

_________. 2006. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi.

Mulyadi. 2001. Akuntansi Manajemen. Jakarta : Salemba Empat

_______. 2003.Akuntansi Manajemen, Konsep, Manfaat dan Rekayasa. Yogyakarta: BP STIE YKPN.

Sujarweni, V. Wiratna. 2015. Akuntansi Sektor Publik. Yoyakarta : Pustaka Baru Press

Suwandi, Annisa Pratywi. 2013. Pengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran dan Desentralisasi Terhadap kinerja pemerintah daerah SKPD kota Padang. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang




DOI: https://doi.org/10.31293/ekm.v5i3.2058

Refbacks

  • There are currently no refbacks.