Evaluasi Kesesuaian Pola Ruang Kawasan Perdagangan di Kelurahan Sempaja Timur
Abstract
Kelurahan Sempaja Timur merupakan salah satu kawasan perdagangan yang berkembang pesat di Kota Samarinda. Perkembangan aktivitas perdagangan berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara pemanfaatan ruang eksisting dan pola ruang yang ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian pola ruang kawasan perdagangan di Kelurahan Sempaja Timur terhadap RTRW Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui analisis overlay antara peta penggunaan lahan eksisting dan peta pola ruang RTRW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total luas kawasan penelitian sebesar 248,6 ha, sebanyak 190,4 ha (76,6%) sesuai dengan pola ruang RTRW, sedangkan 58,2 ha (23,4%) tidak sesuai. Ketidaksesuaian tersebut didominasi oleh alih fungsi lahan permukiman menjadi kawasan perdagangan dan jasa. Hasil penelitian mengindikasikan perlunya penguatan pengendalian pemanfaatan ruang melalui penegakan peraturan zonasi dan evaluasi tata ruang secara berkala guna mendukung pengembangan kawasan perdagangan yang berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abil, A. (2023). Control of settlement space utilization in the Alliritengae riverbanks, Turikale District, Maros Regency. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 138–142. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3798
Adi Nugroho, N., Sudarsono, B., & Sabri, L. (2021). Analisis kesesuaian penggunaan lahan terhadap RTRW menggunakan sistem informasi geografis (Studi kasus: Kecamatan Pedurungan dan Tembalang, Kota Semarang). Jurnal Geodesi Undip, 10(1). https://doi.org/10.14710/jgundip.2021.29634
Belqis, D. A. (2021). Evaluasi Ketidaksesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Jurnal Ilmiah Plano Krisna, 17(2), 65-79.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Sage Publications.
Dewi, S. P., & Rudiarto, I. (2013). Identifikasi faktor perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 9(4), 382–391. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i4.6677
Dwi Marsiska Driptufany, Syaputra, I., Fajrin Fajrin, Defwaldi Defwaldi, & Dwi Arini. (2025). Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Lahan Kota Jambi Tahun 2024 Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Jambi 2013-2033. Jurnal Sains Dan Ilmu Terapan, 8(1), 49–61. https://doi.org/10.59061/jsit.v8i1.926
Jannah, M., Fadlin, F., Widyasasi, D., & Suparjo, S. (2023). Identifikasi perubahan penggunaan lahan pada Sub DAS Karang Mumus Provinsi Kalimantan Timur. Journal of Geomatics Engineering, Technology, and Science, 2(1), 31–35. https://gets.politanisamarinda.ac.id/index.php/gets/article/view/33
Lestari, M. F., & Haryanto, R. (2020). Pergeseran pemanfaatan ruang koridor Jalan Bendungan Hilir, Kota Jakarta Pusat. Jurnal Pengembangan Kota, 8(2), 200–209. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/10210
Mutia, N., Abidin, M.R., & Yanti, J. (2025). Evaluasi Kesesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Makassar Tahun 2024. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography
Nathanael, & Taryana. (2025). Evaluasi kesesuaian penggunaan lahan terhadap Rencana Detail Tata Ruang 2022 di Kecamatan Pulo Gadung. Tunas Agraria. https://jurnaltunasagraria.stpn.ac.id/index.php/JTA/article/view/420
Pradana, A. C., Soedwiwahjono, S., & Nurhadi, K. (2021). Fenomena perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi perumahan: Studi kasus kawasan peri-urban Kecamatan Colomadu. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 3(1), 24-35. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v3i1.37622.24-35
Prihatin, R. B. (2016). Alih fungsi lahan di perkotaan (Studi kasus di Kota Bandung dan Yogyakarta). Jurnal Aspirasi, 6(2), 105–118. https://doi.org/10.22212/aspirasi.v6i2.50
Saifuddin, M., & Danardono. (2024). Analisis kesesuaian penggunaan lahan tahun 2022 terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Boyolali. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 11(1), 59–67. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.7
Sejati, A. P., Sitorus, S. R., & Hidayat, J. T. (2020). Analisis Keselarasan Pemanfaatan Ruang dengan Rencana Pola Ruang dan Pengendaliannya di Kota Jakarta Timur. TATALOKA, 22(1), 108-123.https://doi.org/10.14710/tataloka.22.1.108-123
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sutaryono, S., & Dewi, A. R. (2021). Pemanfaatan neraca penatagunaan tanah untuk percepatan penyusunan RDTR-PZ. Jurnal Pertanahan, 10(1). https://doi.org/10.53686/jp.v10i1.30
Sutaryono, S., Nurrokhman, A., & Lestari, N. D. (2021). Penguatan pelaksanaan penertiban pemanfaatan ruang pasca terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja. Jurnal Pengembangan Kota, 9(2), 154–165. https://doi.org/10.14710/jpk.9.2.154-165
Zhou, H., Tang, M., Huang, J., Mei, X., & Zhao, H. (2024). Driving mechanisms and multi-scenario simulation of land use change based on National Land Survey Data: A case in Jianghan Plain, China. Frontiers in Environmental Science, 12, 1422987. https://doi.org/10.3389/fenvs.2024.1422987
Zhou, Y., Zhong, Z., & Cheng, G. (2023). Cultivated land loss and construction land expansion in China: Evidence from national land surveys in 1996, 2009 and 2019. Land Use Policy, 125, 106496. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2022.106496
Zhuang, X., Zhang, L., & Lu, J. (2022). Past—present—future: Urban spatial succession and transition of rail transit station zones in Japan. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(20), 13633. https://doi.org/10.3390/ijerph19201363
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 TERRACITAS : Toward Sustainable Territorial & Urban Planning

