PERENCANAAN GEDUNG REHABILITASI SOSIAL ANAK JALANAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS DI SAMARINDA

Warlia Warlia

Abstract


Perkembangan anak jalanan di berbagai daerah semakin meningkat salah satunya di Kota Samarinda. Pada tahun 2013 memiliki jumlah anak jalanan sebanyak 187 orang, kemudian ditahun 2015 jumlah anak jalanan semakin bertambah yaitu sebanyak 200 orang. Ada tiga faktor utama penyebab timbulnya anak jalanan yaitu kurangnya perhatian dari keluarga, pengaruh lingkungan teman, serta faktor kemiskinan menjadikan anak terpaksa menanggung beban ekonomi keluarga. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat gedung rehabilitasi dengan pendekatan arsitektur tropis melalui deskriptif dan rancangan design bangunan gedung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan gedung rehabilitasi untuk anak jalanan berlokasi di Jalan Ruhui Rahayu, dengan luas ±16.265 m2, dengan kriteria anak jalanan mulai dari umur 4 hingga 16 tahun. Selain itu, daya tampung untuk anak jalanan dan pengelolaanya berjumlah 250 orang. Konsep bangunan berupa banyaknya bukaan dan sunshading untuk meminimalisir cahaya matahari terhadap bangunan.

Kata Kunci : Rehabilitasi, Anak Jalanan, Arsitektur Tropis


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.