PERENCANAAN PUSAT KREATIF KRIYA DI SAMARINDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FUTURISTIK

Gracie Lung Prawira Sakti, Mahdalena Risnawaty Arifin, Faizal Baharuddin

Abstract


Perencanaan Pusat Kreatif Kriya di Kota Samarinda bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang mewadahi aktivitas pelatihan, produksi, pameran, dan penjualan karya seni kriya lokal. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung pelaku industri kreatif Samarinda dalam mengembangkan kreativitas, khususnya pada produk seperti miniatur kayu, manik-manik, kain ulap doyo, anjat, sarung Samarinda, seraung, dan tikar lampit. Selain sebagai pusat kreativitas, bangunan ini berfungsi sebagai tempat interaksi sosial dan kolaborasi masyarakat. Kurangnya sarana yang memadai, rendahnya minat masyarakat, serta minimnya perhatian pemerintah menjadi tantangan utama yang melatarbelakangi kebutuhan pembangunan ini. Pendekatan Arsitektur Futuristik diterapkan untuk menciptakan desain inovatif yang mencerminkan kemajuan teknologi dan estetika masa depan, dengan harapan menarik minat masyarakat serta memperkuat identitas kota. Penerapan gaya seperti high-tech, biomimicry, hingga parametric design bertujuan menciptakan ruang yang fungsional, adaptif, dan inspiratif. Perencanaan ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan terhadap kebutuhan ruang kreatif sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal di era modern.


Keywords


Pusat kreatif, Kriya lokal, Arsitektur futuristik

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31293/ttm.v6i2.8756

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.