PENANGANAN MASALAH PROSTITUSI DI KALIMANTAN TIMUR

Silvester Hengki Sanan

Abstract


ABSTRAK

Masalah prostitusi merupakan persoalaan yang sangat krusial, sebab dalam prakteknya persoalaan tersebut kian menjadi momok yang sangat meresahkan masyarakat. Dengan berbagai macam faktor yang menjadi alasan bagi para Pekerja Seks Komersial (PSK) terus menjalankan aktivitas tersebut, seperti yang terjadi di kalimantan timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, yakni dengan cara meneliti bahan pustaka, undang-undang agar bisa memberikan penjelasan tentang masalah prostitusi. Peneliti juga melakukan pendekatan kasus agar bisa menelaah kasus yang ada dengan dengan membandingkan kasus yang serupa. Melalui penelitian tersebut menghasilkan beberapa faktor penunjang dari kurangnya rasa sejahtera yang mengakibatkan banyak masyarakat mengambil jalan pintas, faktor ekonomi sampai sekarang masih menjadi pendorong bagi kalangan tuna susila untuk terus mengeluti profesinya hingga saat ini.

 

Kata Kunci : Prostitusi, Perempuan, Seks dan Uang


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

A. BUKU

Dian Kartika sari, 8 Agustus 2002, Woman Trafficking dalam Perspektif Agama dan Budaya, Jakarta.

George Ritzer, Douglas J.Goodman, Teori Sosial Modern (Jakarta: Kencana, 2011

George Ritzer, Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013

Hendrojono, tahun 2005, Kriminologi Pengaruh Perubahan Masyarakat dan Hukum, cetakan pertama Surabaya: Srikandi

I.B. Wirawan, Teori-teori Sosial Dalam Tiga Paradigma: Fakta Sosial, Definisi Sosial dan Perilaku Sosial, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 DEDIKASI JURNAL MAHASISWA



Contact person :

Amin Slamet

Faculty of Law. 17 August 1945 University of Samarinda
Jl.Ir.H.Juanda, No.80. Samarinda. East Kalimantan. Indonesia

Email : journalofl@gmail.com

Telp: 0541-743390

Lisensi Creative Commons
Journal of Law is licensed below Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.