STUDI TENTANG METODE PEMANENAN DENGAN JALUR TEBANG (MICROPLANNING) DAN TANPA JALUR TEBANG DI PT. SURYA HUTANI JAYA KECAMATAN MUARA KAMAN KUTAI KARTANEGARA

Rachmad Marsono, Maya Preva Biantary, Ismail Bakrie, Heni Emawati, Jumani Jumani

Abstract


Pemanenan ramah lingkungan dapat meningkatkan produktifitas dari area produksi, pemanenan hutan selalu memperhitungkan dampak terhadap lingkungan selain dari dampak ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersihan lahan dan nilai kepadatan tanah dari dua metode penebangan yang berbeda, yaitu penebangan dengan menggunakan jalur tebang (microplanning) dan penebangan tanpa menggunakan jalur tebang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif dan Deskriptif Kuantitatif.  Metode Deskriptif Kualitatif yaitu membandingkan kualitas kebersihan lahan dengan melakukan pengamatan di lapangan disertai dokumentasi menggunakan drone pada pemanenan menggunakan metode jalur tebang (microplanning) dan tanpa jalur tebang. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa Metode pemanenan menggunakan jalur tebang (microplanning) menghasilkan tingkat kebersihan lahan lebih signifikan dibandingkan dengan metode pemanenan tanpa menggunakan jalur tebang, Tingkat kepadatan tanah pada metode pemanenan menggunakan jalur tebang (microplanning) lebih rendah dibandingkan dengan metode pemanenan menggunakan jalur tanpa tebang. Pemanenan menggunakan jalur tebang, rata-rata nilai kepadatan tanah hasil uji lab dari setiap plot adalah 1) 1,311 g/ml untuk kedalaman 0-20 cm ; 2) 1,061 g/ml untuk kedalaman 20-40 cm. Sehingga dengan penghitungan pada form penilaian kepadatan total nilai yang di peroleh adalah 2,372 g/ml. Sedangkan Pada metode pemanenan menggunakan jalur tebang, rata-rata nilai kepadatan tanah hasil uji lab dari setiap plot adalah 1) 1,366 g/ml untuk kedalaman 0-20 cm ; 2) 1,369 g/ml untuk kedalaman 20-40 cm. Sehingga dengan penghitungan pada form penilaian kepadatan total nilai yang di peroleh adalah 2,735 g/ml.

 


Keywords


Metode pemanenan dengan jalur, Metode pemanenan tanpa jalur, PT Surya Hutani Jaya

Full Text:

PDF

References


Ariadi, A. (2023). Analysis of land use/land cover change and erosion hazard levels in the social forestry area of KPH Ulubila, South Sulawesi Indonesia. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 1230, No. 1, p. 012047). IOP Publishing.

Arifin, M. (2010). Kajian sifat fisik tanah dan berbagai penggunaan lahan dalam hubungannya dengan pendugaan erosi tanah. Mapeta, 12(2). http://ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/mapeta/article/view/212.

Aritonang, M. (2018). Pemanenan Hutan Ramah Lingkungan. https://palembang.tribunnews.com/pemanenan-harvesting-hutan-ramah- lingkungan/ (diakses pada, 23 Februari 2020).

Budiana, I. G. E., Jumani, J., & Biantary, M. P. (2017). Evaluation of Soil Revegetation Success Rate Ex-Pit Coal Mine in Kitadin site Embalut Kutai in East Kalimantan. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 16(2), 195-208.

Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Diha, M.A., Hong, G.B.,Bailey, H. (1986). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung. Lampung.

Hanafiah, K.A,. (2005). Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta: PT. RajaGrafindo Perkasa.

Margolang, R. D. M. R. D., Jamilah, J., & Sembiring, M. (2014). Karakteristik beberapa sifat fisik, kimia, dan biologi tanah pada system Pertanian organik. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 3(2), 104544.

Sabaruddin, S., Fitri, S. N. A., & Lestari, L. (2019). Hubungan antara Kandungan Bahan Organik Tanah dengan Periode Pasca Tebang Tanaman HTI Acacia Mangium Willd. Journal of Tropical Soils, 14(2), 105-110. DOI: http://dx.doi.org/10.5400/jts.2009.v14i2.105-110

Setyowati, D. L. (2007). Sifat fisik tanah dan kemampuan tanah meresapkan air pada lahan hutan, sawah, dan permukiman. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 4(2). DOI: https://doi.org/10.15294/jg.v4i2.103

Suripin. (2001). Pelestarian Sumber Daya Tanah Dan Air. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.

Surya Hutani Jaya. (2016). SOP Microplanning PT. Surya Hutani Jaya. Kalimantan Timur.

Surya Hutani Jaya. (2018). Rencana Kerja Sepuluh Tahun 2017- 2026 (RKU 2017 - 2026), PT. Surya Hutani Jaya. Kalimantan Timur.

Surya Hutani Jaya. (2019). SOP Harvesting. PT. Surya Hutani Jaya. Kalimantan Timur.




DOI: https://doi.org/10.31293/jakt.v2i1.7143

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika

JAKT ISSN ONLINE Februari 2023 : 2986-3503

link ke situs budidaya tani

Creative Commons Licensesitus web mitra usaha tani
JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.132