ANALISIS KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK RUMPUT PAHIT (Axonopus compressus) DAN UJI EFIKASI ANTIMIKROBA

Siti Muqolifah, Marisi Napitupulu, Helda Syahfari

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan fitokimia rumput pahit (Axonopus compressus) dan uji efikasi anti mikroba serta untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum dari ekstrak rumput pahit (Axonopus compressus) yang dapat memberikan aktivitas penghambatan terhadap mikroba.

Rancangan penelitian yang dilakukan yaitu mengambil sampel dilapangan dan di analisis di laboratorium. Rumput pahit diambil dari perkarangan rumah warga Palaran Samarinda, Kalimantan Timur. Kemudian Rumput Pahit dimeserasi dengan etanol kemudian dimeserasi menggunakan rotary evaporator. Kemudian dilanjutkan dengan menganalisa kandungan Rumput Pahit (Axonopus compresuss), pembuatan esktrak etanol dan skrinning fitokimia ekstrak etanol Rumput Pahit yaitu (tannin, alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid, caratenoid) serta uji aktivitas antimikroba.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Kandungan senyawa metabolit sekunder yang terkandung di dalam Ekstrak Etanol Rumput Pahit (Axonopuss compresuss) adalah tannin, alkaloid, flavonoid, saponnin, triterpenoid, caratenoid; (2) Hasil Uji Efikasi Antimikroba menunjukkan bahwa pada Ekstrak Etanol Rumput Pahit dengan konsentrasi 5%, 10%, 15%, 20%, 25%at menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas solanacearum yaitu sebesar 7,3 mm, 9 mm, 13,6 mm, 11,3 mm, 11,3 mm dan MIC (Minimum Inhibator Concentration) sebesar 5%.


Keywords


Rumput pahit, Analisis fitokimia, Uji efikasi antimikroba

Full Text:

PDF

References


Andriansyah. 2005. Daun Beluntas Sebagai Bahan Antibakteri dan Antioksidan.Artikel. IOTEK Bidan Biology, Pangan dan Kesehatan.

Adeputri, E., Rustikawati, D. Suryati dan C. Herison. 2016. Penapisan tiga puluh penapisan tiga puluh tujuh genotipe tomat dan seleksi primer RAPD untuk toleransi terhadap layu bakteri (Ralstonia solanacearum). Akta Agrosia 19 (1) : 28

Al-Marzoqi AH,Husein,HJ,Al-Khafaji NM. Aktifitas antibakteri ekstrak senyawa fenolik,alkaloid terpenoid mentah dari lactuca serriola L.pada bakteri patogen manusia penelitian Kimia dan Material 2015

Agustina dan Ahmad. 2003. Antioksidan: Penemuan Revolusioner Bagi Kesehatan Gizi Medik Indonesia. 2(5): 4-6.

Geenwood D. 1945. Antibiotics Suscepbility (Sensitivity) Test. Antimicrobial and Chemoterapy. United State of America: Mc Graw Hill Company.

Gunawan, O.S. 1987. Pengendalian Penyakit layu bakteri (Pseudomonas solanacearum) pada tanaman kentang dengan agrimisin. Bull. Penel.Horti. 15 (4).p. 45-48

Gupta, Y, K. and M. H. V. Kumar. 2006. Effect of Centella asiatica L. On pentylenetetrazole-induced kindling, cognition and oxidative stress in rats. Journal Pharmacology Biochemistry and Behavior.(3) : 579-585.

Hidayat, M. 2009 Efek Ekstrak Etanol Kedelai Detam 1 dan Ekstrak Etanol Daun Jati Belanda serta Kombinasinya terhadap Enzim Lipase Inhibitor.

Hidayatullah ME, 2018. Potensi Ekstrak Etanol Tumbuhan Kirinyuh Senyawa Anti-Bakteri, University Research Colloqium.

Jawetz, Melnick & Adelberg. (2013). Mikrobiologi Kedokteran. Edisi 25. Jakarta: Salemba Medika

Lopez D.C., Nonato M.G., 2012,Alkaloid from Pandanus amaryllifoliusCollected from Marikina, Philippines. Phil J of Sci; 2005; 134(1): 39-44.

Mawaddah, R. 2008. Kajian Hasil Riset Potensi Antimikroba Alami dan Aplikasinya Dalam Bahan Pangan. [Skripsi]. Bogor. Institut Pertanian Bogor.

Nadia Ernanda D. 2021. Analisis Kandungan Kimia Akar Rumput Gelagah (Saccharum spontaneum L,.) dan Uji Efikasi Antimikroba

Rahmadani, F., 2015. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Etanol 96% Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea coromandelica) terhadap Bakteri Staphylococcusaureus, Escherichia coli, Helicobacter pylori, Pseudomonas aeruginosa. ,(Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Jakarta.).

Sule WF, Okonko O, et al. 2010. In Vitro Antifungal Activity of Senna alata Linn. Crude Leaf Extract. http://www.medwelljournals.com/. Diakses tanggal 13 Juni 2013

Syamsuhidayat dan Hutapea, J.R., 1991, Inventaris Tanaman Obat Indonesia, 305-306, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan , Jakarata.

Setyorini. S., dan Yusnawan. E. 2016. Peningkatan Kandungan Metabolit Sekunder Tanaman Aneka Kacang sebagai Respon Cekaman Biotik. Journal Iptek Tanaman pangan Vol. 11 No 2

Sumarsih, 203. Mikrobiologi Dasar. Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta

Soedarto. 2015. Mikrobiologi Kedokteran . jakarta: CV. Sagung Seto.

Tjay. (2007). Obat-Obat Penting: Khasiat, Penggunaan, dan Efek-efek sampingnya, 447-461, Gramedia, Jakarta.

WHO, 2018 WHO, 2018. Typhoid vaccines: WHO position paper. Weekly Epidemiological Record, 93 (No. 33) : 153-172.




DOI: https://doi.org/10.31293/jakt.v2i2.7684

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika

JAKT ISSN ONLINE April 2023 : 2986-3503

link ke situs budidaya tani

Creative Commons Licensesitus web mitra usaha tani
JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.132