PERAN KELEKATAN AYAH DALAM PERKEMBANGAN KONTROL DIRI ANAK : SUATU KAJIAN LITERATUR
Abstract
Abstract. Father–child attachment plays an important role in supporting children’s psychological development, including their ability to regulate themselves. However, research that specifically highlights the father’s contribution remains limited, as many previous studies have predominantly focused on maternal roles. This study aims to understand the relationship between father–child attachment and the development of children’s self-control across various developmental stages. The method used in this literature review is a narrative analysis of national and international articles published over the past two decades, encompassing concepts of attachment, paternal involvement, emotion regulation, and self-control development. The findings indicate that secure attachment with fathers is positively associated with children’s ability to regulate emotions, delay gratification, manage impulses, and adapt socially. Numerous studies also show that fathers’ emotional involvement serves as an important mechanism linking attachment quality to the development of children’s self-regulation. Nevertheless, research gaps remain within the Indonesian context, particularly regarding cultural influences and variations in paternal parenting styles. Overall, this review underscores the urgency of gaining a deeper understanding of fathers’ contributions to the development of children’s regulatory abilities and highlights the need for more culturally diverse research.
Abstrak. Kelekatan ayah memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan psikologis anak, termasuk kemampuan anak mengendalikan diri. Namun, penelitian yang secara spesifik menyoroti kontribusi ayah masih terbatas karena banyak kajian sebelumnya berfokus pada peran ibu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara kelekatan ayah dan perkembangan kontrol diri anak pada berbagai tahap usia. Metode yang digunakan dalam kajian literatur ini adalah tinjauan naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam dua dekade terakhir, mencakup konsep kelekatan, keterlibatan ayah, regulasi emosi, dan perkembangan kontrol diri. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelekatan ayah yang aman berhubungan positif dengan kemampuan anak mengatur emosi, menunda gratifikasi, mengelola impuls, dan menyesuaikan diri secara sosial. Berbagai penelitian juga memperlihatkan bahwa keterlibatan emosional ayah menjadi mekanisme penting yang menghubungkan kualitas kelekatan dengan kemampuan regulasi diri anak. Meskipun demikian, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam konteks Indonesia, terutama terkait pengaruh budaya dan variasi pola pengasuhan ayah. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan urgensi pemahaman lebih mendalam mengenai kontribusi ayah dalam perkembangan regulasi diri anak serta perlunya penelitian yang lebih beragam secara budaya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Acocella, J. R., & Calhoun, J. F. (1990). Psychology of adjustment human relationship. New York: McGrawHill.
Agustin, A., & Kusnadi, S. K. (2020). Kelekatan orangtua terhadap kemampuan kontrol diri pada remaja awal. Jurnal Psikologi Poseidon, 67-80. https://doi.org/10.30649/jpp.v1i1.32
Agustin, A., Purwaningtyas, F. D., Rahmadian, M. R., & Yulianasari, V. (2024, December). Literature Study: The Impact of Fatherlessness on Adolescent Self-Control Ability. In Seminar Nasional dan Call For Paper 2023 dengan tema" Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045" PSGESI LPPM UWP (Vol. 11, No. 1, pp. 156-160). https://doi.org/10.38156/gesi.v9i1.388
Ashari, Y. (2018). Fatherless in indonesia and its impact on children’s psychological development. Psikoislamika : Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 15(1), 35. https://doi.org/10.18860/psi.v15i1.6661
Baihaqi, I., Hastuti, D., & Simanjuntak, M. (2025). Keterlibatan dan kelekatan ayah terhadap kematangan sosial anak: peran mediasi regulasi emosi. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(2), 711-731. doi: https://mail.jurnal.konselingindonesia.com/index.php/jkp/article/view/1659
Cooke, J. E., Kochendorfer, L. B., Stuart-Parrigon, K. L., Koehn, A. J., & Kerns, K. A. (2019). Parent–child attachment and children’s experience and regulation of emotion: A meta-analytic review. Emotion, 19(6), 1103. doi: https://psycnet.apa.org/record/2018-46311-001
Dewi, A. A. S., Windrawanto, Y., & Agustin, A. K. M. (2025). Aspek-Aspek Perkembangan Remaja Yang Dipengaruhi Oleh Kelekatan Antara Orang Tua Dan Remaja. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 223-234. doi: https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/23366/12152
East, L., Jackson, D., & O’Brien, L. (2006). Father absence and adolescent development: a review of the literature. Journal Of Child Health Care, 10 (4). 283-295. doi: 10.1177/1367493506067869
Fauzana, K. (2023). Dampak keterlibatan ayah dalam pengasuhan remaja: Sebuah studi literatur. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 7(1), 39-49. doi: https://jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/happiness/article/view/874/742
Gufron, M.N., & Risnawati, Rini.(2010). Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hidayati, F., Kaloeti, DVS, & Karyono. (2011). Peran ayah dalam mengasuh anak. Jurnal Psikologi Undip, 9(1). Diambil dari https://media.neliti.com/media/publications/126909-ID-peran-ayah-dalam-pengasuhan-anak.pdf
Kim, Y., Bravo, P., Richards, JS dkk. Pola Asuh Ayah dan Pengendalian Diri Anak: Perbandingan antara Belanda dan Korea Selatan. Psikiatri Anak Hum Dev (2025). https://doi.org/10.1007/s10578-025-01903-6
Mahfudho, Z., Dewi, EMP, & Widyastuti. (2019). Pengaruh peran ayah dan pengendalian diri terhadap perilaku mengakses situs pornografi pada remaja laki-laki. Jurnal Psikologi, 4(2), 43–54.
Marsela, R. D., & Supriatna, M. (2019). Konsep diri: Definisi dan faktor. Journal of Innovative Counseling: Theory, Practice, and Research, 3(02), 65-69. doi: https://journal.umtas.ac.id/innovative_counseling/article/view/567/297
Munajat, A. (2022). Pola asuh ayah terhadap prilaku prososial anak. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 7(1), 1611-â. doi: https://ojspanel.undikma.ac.id/index.php/realita/article/view/5930
Saridewi, I. I. (2023). Hubungan Kurangnya Keterlibatan Pola Asuh Ayah (Fatherless) dengan Perilaku Adiksi Merokok pada Remaja: Studi Literatur (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). doi: https://repository.unair.ac.id/133416/
Soetjiningsih, C. H. (2018). Perkembangan Anak Sejak Pembuahan Sampai dengan Kanak-Kanak Akhir: Seri Psikologi Perkembangan. Prenada Media. doi: https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=y_q2DwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=10Christiana+Hari+Soetjiningsih,+Perkembagan+Anak:+Sejak+Pembuahan+Sampai++dengan+Kanak-kanak+Akhir,(+Jakarta:+Prenada+Media+Group,+2012),+h.+154&ots=hE28_S7Hax&sig=EPAQSBnak_L8xTRUxWLgILU2cLo&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Solekah, N. (2024). Pengaruh peran ayah terhadap kontrol diri mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2020 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang). doi: http://etheses.uin-malang.ac.id/72699/
Tangney, J.P., Baumeister, R.F., & Boone, A.L. (2004). High self control predicted good adjustment, less pathology, better grade, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271-324. doi: https://www.taylorfrancis.com/chapters/edit/10.4324/9781315175775-5/high-self-control-predicts-good-adjustment-less-pathology-better-grades-interpersonal-success-june-tangney-angie-luzio-boone-roy-baumeister
Yuliana, E.L., Khumas, A., & Ansar, W. (2023). The Effect of Fatherless on Self-Control of Adolescents Who Do Not Live with Fathers. Pinisi Journal of art, Humanity and Social Studies. Vol 3 No 5.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 PROSIDING PARADE ILMIAH PSIKOLOGI UNTAG SAMARINDA (PAIS UNDA)
INDEXED BY :

PAIS UNDA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
5.png)
.png)
.png)

