STUDI PENGENDALIAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA KOTA SANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR

JUM AHIR

Abstract


Guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mengoptimalkan fungsi/ kinerjanya, Pemerintah Kabupaten Sangatta akan melaksanakan kegiatan Pembangunan Gedung Serba Guna Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur dalam kurun waktu Tahun Anggaran (TA) tahun 2014 sampai dengan tahun 2015. Secara fungsi atau peruntukan Gedung Serba Guna dibangun dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan public satu atap atau satu pintu dengan penyediaan ruang serbaguna, ruang rapat, ruang pelayanan, dan ruang pamer untuk produk unggulan.

Penyusunan perencanaan Teknis Gedung Serba Guna yang kokoh, berkelanjutan, terpadu dan dinamis, perlu suatu perencanaan yang tepat, sehingga proses perencanaan, pengembangan dan pembangunannya memiliki orientasi untuk menghadapi masa depan yang baik dan berkelanjutan, memerlukan arah yang konsisten. Melihat kondisi kualitas sumberdaya manusia dan sasaran prasarana serta dukungan anggaran yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan tuntutan rumusan kebijakan dan ketepatan pemilihan program yang tersusun dalam bentuk pelaksanaan terhadap roda pemerintahan dan bidang lainnya harus dapat menjawab tuntutan pemenuhan disegala bidang, sehingga nantinya institusi terkait harus dapat mengembangkan aspek-aspek disegala bidang kerjasama dan sosialisasi antar badan dan instansi terkait.

Oleh karena itu, dengan dasar bahwa suatu perencanaan adalah program yang memuat gambaran secara detail tentang pekerjaan yang direncanakan, maka perencanaan tersebut harus dibuat berdasarkan rencana kerja yang direncanakan yang mencakup uraian-uraian pekerjaan dengan teliti, rasional efektif dan efisien melalui kerjasama tim. Untuk mendapatkan keputusan yang tepat perlu dilakukan penelitian analisis rencana kerja terhadap pembangunan Gedung Serba Guna, penelitian ini dilakukan untuk menentukan :

(1) Biaya yang tepat Untuk penganggaran Beaya Konstrusi Fisik (BKF) yang diperhitungkan secara riil sesuai dengan spesifikasi teknis yang dipersyarakan,

(2). Mengalokasikan waktu yang tepat kapan memolai pelaksanaan dan kapan pula berakirnya Pekerjaan Konstruksi Fisik sehingga tidak terjadi biaya yang membengkak (overrun).

Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta, mempunyai keterkaitan yang sangat erat antara kebutuhan biaya, mutu dan waktu. biaya, Penetapan spesifikasi pekerjaan konstruksi bangunan gedung tersebut telah ditetapkan sebelum pekerjaan dilaksanakan. Pembangunan Gedung Serba Guna Sangatta tersebut adalah sebagai upaya pemerintah Kabupaten Kutai Timur memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya (good governance). Oleh karena itu pemabanguan dilakukan dengan  letak, bentuk konstruksi, arsitektur, interior, ekterior harus tertata dengan baik, baik tamu maupun petugas dapat melayani dengan sebaik-baiknya.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemilik proyek, untuk menghindari adanya lelang ulang (re tender), pada kenyataannya hal ini tidak dapat dihindarkan. untuk menentukan Pemenang Konsultan Perencana saja cukup memakan waktu, Akibat keterlambatan waktu ini akan menyebabkan biaya membengkak (overrun) pada saat pelaksanaan pekerjaan fisik nantinya. Karena terlambatan (delay time) pada penentuan Konsultan Perencana, maka akan bergeser pula pada saat tender Kontraktor Pelaksana, ini merupakan efek yang tidak dapat terelakan lagi.


Keywords


STUDI PENGENDALIAN WAKTU

Full Text:

doc

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


VOL 1. NOMOR 1. AGUSTUS 2012