PERBANDINGAN TINGKAT PERTUMBUHAN TINGGI TANAMAN PADA KELERENGAN YANG BERBEDA DI KEGIATAN REHABILITASI DAERAH ALIRAN SUNGAI DI DAS SANTAN KABUPATEN KUTAI TIMUR

Ari Saputra, Legowo Kamarubayana, Zuhdi Yahya, Rolly Yulianthi

Abstract


DAS Santan yang merupakan salah satu DAS di wilayah Kalimantan Timur, juga memiliki peran yang cukup penting karena beberapa aktivitas penggunaan lahan di DAS Santan yang dimanfaatkan untuk kepentingan perekonomian seperti perkebunan, pertanian, kehutanan, perikanan dan lain-lainnya. Salah satu upaya yang dilaksanakan untuk mengatasi lahan kritis, memulihkan, mempertahankan, dan meningkatkan fungsi hutan dan lahan sehingga daya dukung, produktivitas dan peranannya sebagai penyangga kehidupan tetap terjaga yaitu dengan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pertumbuhan tinggi tanaman dan kondisi tanaman pada kegiatan P0 dan P3 di DAS Santan serta membandingkan tingkat pertumbuhan tinggi tanaman pada lokasi kelerengan yang berbeda terhadap kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Sampling With Random Start yang dilakukan melalui teknik sampling. Penelitian ini dilakukan di di Blok XVIII petak 5 dan Blok XII petak 2 areal DAS Santan. Hasil Penelitian ini menunjukkan pada kegiatan P0 dan P3 rata-rata tinggi tanaman pada Blok XVIII Petak 5 ialah 47 cm dan 134 cm. Pada Blok XII Petak 2 rata-rata tinggi tanaman nya ialah 47 cm dan 131 cm. Pada kegiatan P0 dan P3 memiliki nilai persentase tanaman sehat dan mati yang sama yaitu persentase tanaman sehat nya ialah 94,70% dan persentase tanaman matinya ialah 5,30%. Perbandingan rataan tinggi tanaman pada blok XVIII Petak 5 lebih baik dibandingkan dengan blok XII Petak 2 hal ini dikarenakan pada blok XVIII Petak 5 nilai kemiringan kelerengan yaitu 3,6% yang termasuk bentuk relief kelerengan agak landai dan juga nilai rataan tinggi tanamannya ialah 134 cm, sedangkan pada blok XII Petak 2 nilai kemiringan kelerengannya yaitu 18,4% yang termasuk bentuk relief kelerengan agak curam serta nilai rataan tinggi tanamannya ialah 131 cm.


Keywords


Tinggi Tanaman, Kondisi Tanaman, DAS, Rehabilitasi Hutan dan Lahan, Kelerengan

Full Text:

PDF

References


A’yuningsih, D. (2017). Pengaruh faktor lingkungan terhadap perubahan struktur anatomi daun. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi Dan Biologi Universitas Negeri Yogyakarta. Indonesia (B), 103–110.

Achmad, E., MAstur, A. K., & Lestari, Y. (2021). Analisis spasial sebaran lahan kritis di KPHP Unit XII Batanghari Provinsi Jambi. Jurnal Belantara, 4(2), 127–139.

Alfayed, M. R., Biantary, M. P., & Bakrie, I. (2025). ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN TANAMAN REHABILITASI DI IPPKH PT. INDOMINCO MANDIRI BLOK 3 PETAK 7 PADA KAWASAN TAMAN NASIONAL KUTAI TAHUN 2020 (Studi Kasus di Desa Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur). JAKT : Jurnal Agroteknologi Dan Kehutanan Tropika, 3(1), 29. https://doi.org/10.31293/jakt.v3i1.8028

Arsyad, S. (2010). Konservasi tanah dan Air. Edisi kedua. Institute Pertanian Bogor, Bogor.

Asdak, C. (2023). Hidrologi dan pengelolaan daerah aliran sungai. Ugm Press.

Indrihastuti, D., Murtilaksono, K., & Tjahjono, B. (2016). T A T A L O K A Analysis of Critical Land and Recomendation for Land Rehabilitation In The Regional Development In Kendal, Central Java. Tataloka, 18(3), 141–156. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka

Isrun, I. (2009). Analisis Tingkat Kerusakan Lahan Pada Beberapa Sub DAS Di Kawasan Danau Poso. Media Litbang Sulawesi Tengah, 2(1), 150323.

Nugroho, Y., Rahmawati, N., Gt Seransyah Rudy Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Jalan AYani Km, dan, & Kalimantan Selatan, B. (2022). HUBUNGAN SIFAT FISIK TANAH TERHADAP KERUSAKAN TANAMAN CEMPEDAK PADA LAHAN REHABILITASI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) DESA TIWINGAN LAMA KABUPATEN BANJAR Evaluation of Growth and Health of Tolerant Crops on Watershed in Tiwingan Lama Banjar Regency. Jurnal Hutan Tropis, 10(1), 100–107.

Paidil, P., Arifin, Y. F., & Nugroho, Y. (2025). TOPOGRAFI LAHAN Analysis of Jackfruit Plant Growth in River Basin Area Rehabilitation Areas Based on Characteristic of Plant and Topography of Land Paidil , Yudi Firmanul Arifin , dan Yusanto Nugroho. 13(2), 261–269.

Rawana, A. *, Bowo, H., Program, W., Kehutanan, S., Kehutanan, F., & Yogyakarta, I. (2025). Pengaruh Kelerengan Lahan terhadap Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus Pelita di PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). 3, 1.

Sunardi, Hans F.Z. Peday, & Rusdi Angrianto. (2021). Keberhasilan Tumbuh Tanaman Rehabilitasi Di IUPHHK PT. Manokwari Mandiri Lestari Kabupaten Teluk Bintuni. Jurnal Kehutanan Papuasia, 7(2), 186–195. https://doi.org/10.46703/jurnalpapuasia.vol7.iss2.251




DOI: https://doi.org/10.31293/jakt.v4i1.8943

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika

JAKT ISSN ONLINE April 2023 : 2986-3503

link ke situs budidaya tani

Creative Commons Licensesitus web mitra usaha tani
JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.132