Identifikasi Hotspot Pada Kawasan Konservasi Di Cagar Alam Muara Kaman Sedulang Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2021-2023
Abstract
Kebakaran hutan dan lahan merupakan salah satu kejadian alam yang rutin terjadi di Indonesia dan selalu menjadi masalah serius yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah titik hotspot dan mengidentifikasi lokasi rawan kebakaran hutan dari sebaran titik hotspot di Cagar Alam Muara Kaman Sedulang dalam 3 tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan data titik hotspot dari pantauan website SiPongi milik Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021-2023. Metode penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif, yakni dengan cara memaparkan data dan informasi akurat yang telah diperoleh dari hasil pengumpulan dan pengolahan data. Hasil penelitian ini adalah akumulasi jumlah titik hotspot setiap tahunnya dari data tiga tahun terakhir di kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang yaitu pada tahun 2021 sebanyak 1 titik hotspot, tahun 2022 sebanyak 7 titik hotspot dan tahun 2023 sebanyak 644 titik hotspot, dimana desa yang paling sering terdeteksi titik hotspot yaitu Desa Liang Buaya 213 titik hotspot, Desa Muara Kaman Ulu 144 titik hotspot, Desa Sedulang 129 titik hotspot dan Desa Tunjungan 87 titik hotspot. Sedangkan desa yang tidak terdapat titik hotspot dalam 3 tahun terakhir adalah Desa Ngayau, Desa Muara Bengkal Ilir, Desa Kelinjau Ulu dan Desa Senyiur. Hasil observasi lapangan menunjukkan lokasi-lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan pada kawasan Cagar Alam Muara Kaman Sedulang berada pada tutupan lahan rawa, baik itu rawa yang berhutan, rawa semak dan rawa berair. Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi semua merupakan tipe kebakaran permukaan sehingga cepat kembali pulih secara alami pada saat musim hujan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Damanik, S. E. (2019). Pengelolaan kawasan konservasi. uwais inspirasi indonesia.
Hidayat, M. F., & Mesra, R. (2023). Pola Adaptasi Sosial Masyarakat Pindahan Desa Motoling di Dusun Jauh Pelita, Desa Tondei, Motoling Barat. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 9(2), 1368–1375. https://doi.org/10.58258/jime.v9i2.5102
Indra, Kamarubayana, L., & Kirtaamiana, T. (2024). STUDI KEBAKARAN HUTAN TAHUN 2015-2019 BERDASARKAN APLIKASI SIPONGI MENGGUNAKAN CITRA SATELIT NOAA DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR ( Forestry Study Program . Forest Fire Study 2015-2019 Based on the Sipongi Application Using NOOA Satellite Imagery in East Kal. 2(1), 47–70.
Indra, I., Kamarubayana, L., & Tirkaamiana, M. T. (2023). Studi Kebakaran Hutan Tahun 2015 –2019 Berdasarkan Aplikasi Sipongi Menggunakan Citra Satelit Noaa Di Provinsi Kalimantan Timur. JAKT : Jurnal Agroteknologi Dan Kehutanan Tropika, 2(1), 47. https://doi.org/10.31293/jakt.v2i1.7166
KSDAE, D. J. (n.d.). Rencana Strategis Dirjen KASDAE 2015-2019.
Kurniawan, A. J., Emawati, H., & Ismail. (2024). ( Integrated Patrol For Forest And Land Fire Prevention In Paser District , East Kalimantan Province ) Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan . penting yang dilaksanakan pada tahun 2016 , 2017 dan 2018 dengan melibatkan peran serta. Jurnal Agroteknologi Dan Kehutanan Tropika, 2(1), 85–100.
Nahlunnisa, H., & Sopiyandi, S. (2023). Identifikasi Sebaran Titik Panas (Hotspot) Sebagai Penduga Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kabupaten Ketapang Dan Kayong Utara, Kalimantan Barat. Jurnal Silva Samalas, 6(1), 1. https://doi.org/10.33394/jss.v6i1.8362
Nikmah, K. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Observasi Lapangan pada Mata Kuliah Studi Arsip untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. ASANKA : Journal of Social Science and Education, 4(1), 26–33. https://doi.org/10.21154/asanka.v4i1.5912
Rahman, R., Emawati, H., & Bakrie, I. (2017). Studi Aspek Sosial, Ekonomi dan Budaya Masyarakat Desa Sedulang terhadap Upaya Kelestarian Cagar Alam Muara Kaman Sedulang Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Agrifor, 16(1), 83–94.
Sakti, A. A., & Wahyanti, C. T. (2021). Program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk Peningkatan Kesejahteraan dan Pemberdayaan Masyaraka. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora, 5(1), 108–114. https://doi.org/10.23887/jppsh.v5i1.33289
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, Pub. L. No. 41, 1 (1999).
Wahyudi, M. (2021). Analisis Kebijakan Pencegahan Dan Penanganan Kebakaran Hutan DanLahan Di Kalimantan Tengah. Anterior Jurnal, 20(2), 153–159.
DOI: https://doi.org/10.31293/jakt.v4i2.9246
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika
JAKT ISSN ONLINE April 2023 : 2986-3503


JAKT : Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.132






